Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Masuk Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat Lawan Dolar AS

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 Juli 2020 | 09:00 WIB
Masuk Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat Lawan Dolar AS
Ilustrasi tukar rupiah terhadap dolar AS. (instagram)

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada awal pekan ini bisa menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, Senin (6/7/2020) pagi ini terlihat aset-aset berisiko menguat seperti indeks-indeks saham Asia dan indeks saham berjangka AS. Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga terlihat menguat lagi yang mengindikasikan pasar melepas aset aman ini dan masuk ke aset berisiko.

Sehingga, pasar mungkin mulai merespon positif membaiknya data-data ekonomi yang positif di tengah pandemi yang dirilis di akhir pekan lalu sepeti data tenaga kerja AS bulan Juni yang menunjukan perbaikan melebihi ekspektasi dan data indeks aktivitas sektor jasa dan manufaktur AS-China-Eropa bulan Juni yang juga menunjukan peningkatan melebihi ekspektasi.

Kendati begitu, tutur dia, pasar masih akan mempertimbangkan peningkatan laju penularan covid-19 global yang berisiko menurunkan kembali aktivitas ekonomi, seperti yang dilaporkan WHO dan ketegangan AS-China yang makin memanas.

"Rupiah bisa terbantu menguat mengikuti penguatan aset berisiko regional hari ini dengan potensi ke area kisaran Rp 14.450 dan potensi resisten di kisaran Rp 14.570," kata Ariston dalam riset hariannya, Senin (6/7/2020).

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (3/7/2020) berada di level Rp 14.522 per dolar. Level itu melemah dibanding pergerakan Kamis sebelumnya di level Rp 14.377 per dolar AS.

Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat Pekan kemarin berada di level Rp 14.566 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang di level Rp 14.516 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Jelang Akhir Pekan Ini Diprediksi Loyo Digerus Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Jelang Akhir Pekan Ini Diprediksi Loyo Digerus Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2020 | 09:20 WIB

Nilai Tukar Rupiah Makin Loyo ke Level Rp 14.516 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Makin Loyo ke Level Rp 14.516 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:59 WIB

Nilai Tukar Rupiah Loyo ke Level Rp 14.341 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Loyo ke Level Rp 14.341 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2020 | 10:42 WIB

Rupiah Diprediksi Belum Bisa Menguat Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19

Rupiah Diprediksi Belum Bisa Menguat Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2020 | 09:00 WIB

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Masih Dibayangi Kasus Baru Corona

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Masih Dibayangi Kasus Baru Corona

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2020 | 09:06 WIB

Nilai Tukar Rupiah Lesu ke Level Rp 14.369 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Lesu ke Level Rp 14.369 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2020 | 10:30 WIB

Khawatir Kasus Corona Bertambah, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Loyo

Khawatir Kasus Corona Bertambah, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Loyo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2020 | 09:03 WIB

Terkini

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB