Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Viral di Tiktok, Aset Kripto Dogecoin Naik 100 Persen

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Juli 2020 | 06:27 WIB
Viral di Tiktok, Aset Kripto Dogecoin Naik 100 Persen
Dogecoin (DOGE).

Suara.com - Harga salah satu aset kripto Dogecoin (DOGE) naik 100 persen dalam satu hari saja setelah viral di media sosial Tiktok. Hal ini membuat trader atau investor DOGE mampu melipatgandakan uangnya dalam satu hari saja.

Tren kenaikan harga DOGE karena viral di Tiktok juga menjadi sorotan media di Amerika Serikat dan negara lainnya.

Di Indonesia, Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di Indodax, Indonesia startup bitcoin and crypto exchanges. Oscar Darmawan mengatakan, Dogecoin merupakan aset kripto yang paling menarik dibandingkan aset kripto lainnya. Harga Dogecoin naik hampir 100 persen dari Rp 40 per koin (Rabu 8 Juni 2020) menjadi Rp 76 per koin (Kamis 9 Juni 2020).

"Kenaikan DOGE hampir 100% sehari ini membuat makin besar userbase Dogecoin. Ini karena viralnya Dogecoin di Tiktok global. Selama ini, Dogecoin juga cukup banyak dipergunakan ekosistem di online untuk bertransaksi seperti bitcoin. User Indodax hampir seperti menggandakan uangnya dalam sehari melalui trading Dogecoin ini," kata Oscar Darmawan dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Menariknya lagi, DOGE diciptakan dengan membawa gimmick bercandaan, pada mulanya. Penciptanya, Jackson Palmer mengambil nama DOGE dari meme anjing ‘doge’ yang sering dilihat di media sosial dan menganggapnya sebagai joke cryptocurrency.

Oscar Darmawan mengatakan, DOGE memiliki ekosistem tersendiri yang bisa membuat aset kripto itu tidak bisa dipandang remeh.

“Dogecoin memang crypto yang paling menarik dibandingkan lainnya karena memang dibuat pada awalnya hanya untuk bercandaan tapi akhirnya menjadi ekosistem sendiri yang mandiri dan bertransformasi menjadi aset yang punya fan base sendiri," katanya.

DOGE mengalami kebanjiran permintaan dari investor/trader setelah video viralnya di Tiktok. Dari catatan coinmarketcap.com, volume perdagangan 24 jam DOGE dari seluruh dunia melonjak menjadi 881 juta dolar AS pada Kamis (9/7/2020) atau meningkat sekitar 680 persen dalam satu tahun.

Sementara itu di Indonesia, khususnya di Indodax, volume transaksi selama 24 jam mencapai Rp 58 miliar pada Kamis (9/7/2020). Akibat video tiktok tersebut, DOGE lebih menarik dibanding bitcoin yang merupakan aset kripto paling populer.

baca juga

Bitcoin mencatatkan volume transaksi Rp 34,2 miliar, berada di urutan nomor 2 setelah DOGE. DOGE merupakan salah satu aset kripto yang menarik dari Amerika Serikat. Aset kripto ini memiliki popularitas yang cukup baik. DOGE berada di peringkat 26 dari ribuan aset kripto atau koin di seluruh dunia.

Oscar Darmawan mengatakan, viralnya DOGE di Tiktok Global yang membuat harganya meningkat drastis membuat dunia aset kripto lebih menarik. Karena pemahaman orang-orang akan bertambah, bahwa aset kripto tidak melulu soal bitcoin, meskipun sampai saat ini, bitcoin adalah aset kripto yang paling popler.

Sebelumnya, harga bitcoin hingga pertengahan tahun ini masih dalam tren bullish. Di masa pandemi corona, harga bitcoin juga melonjak lebih dari 100 persen dari Maret hanya Rp 65 juta meningkat menjadi Rp 150 juta setelah beberapa lama. Saat ini, bitcoin masih konsisten dalam tren bullish atau tren meningkat dengan harga Rp130an juta.

“DOGE hadir melengkapi bitcoin untuk aset kripto populer yang layak dibeli. Bisa dilihat pertumbuhan volumenya yang meningkat sangat drastis. Selain itu, masih ada aset kripto atau coin-coin lain yang bisa untuk dikoleksi,” kata Oscar Darmawan.

Oscar Darmawan mengungkapkan, Indodax memperdangkan lebih dari 70 aset kripto dari luar negeri dan dalam negeri. Bahkan di Indonesia sendiri, banyak coin dalam negeri yang menunjukkan performa apik.

Menurutnya, di masa pandemi dan masa pemulihan saat ini, aset kripto dan lainnya hadir melengkapi instrument investasi yang jatuh diterpa wabah COVID-19. Hingga saat ini, kinerja-kinerja produk investasi lain seperti saham masih dalam tren bearish atau menurun.

“Indodax hadir untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan aset kriptonya dan sistem blokchainnya. Masyarakat Indonesia masih belum terlambat untuk berinvestasi di Indodax. Karena kami menghadirkan fitur yang ramah untuk pemula dan selalu aktif mengedukasi yang juga untuk membantu meningkatkan literasi keuangan digital Indonesia,” tutup Oscar Darmawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Theta Asal California Perluas Pangsa Pasarnya di Indonesia

Theta Asal California Perluas Pangsa Pasarnya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2020 | 05:55 WIB

Binance dan Tokocrypto Resmi Perdagangkan BIDR, Stablecoin Berbasis Rupiah

Binance dan Tokocrypto Resmi Perdagangkan BIDR, Stablecoin Berbasis Rupiah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:45 WIB

Indodax Luncurkan Website untuk Permudah Transaksi Bitcoin

Indodax Luncurkan Website untuk Permudah Transaksi Bitcoin

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×