Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pada 2020, Kemendes PDTT Bakal Digitalisasi 10.629 Badan Usaha Milik Desa

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 18:58 WIB
Pada 2020, Kemendes PDTT Bakal Digitalisasi 10.629 Badan Usaha Milik Desa
Menteri PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Dok : Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDDT), Abdul Halim Iskandar mengikuti rapat koordinasi terkait ekonomi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan, Jakarta, Senin (20/7/2020). Dalam rapat yang digelar secara virtual, Menteri Halim melaporkan perkembangan digitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Harapannya, tahun 2020 ini, upaya maksimalnya adalah genjot 10.629 BUMDes yang masih bertransaksi sudah masuki era digitalisasi.

Gus Menteri, sapaan akrabnya, memaparkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah selesai profiling sekitar 27.000-an BUMDes sebelum pandemi Covid-19.

"Selama Covid-19, masih bertahan 10.629 BUMDes, dengan total transaksi Rp308 Miliar," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Target Kemendes PDTT dalam waktu dekat ini adalah mengembalikan kinerja positif BUMDes yang telah kerja sama dengan marketplace sebanyak 53 BUMDEs perdagangan.

Kemudian, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini, untuk lebih mengokohkan keberadaan BUMDes agar lebih kredibel, Kemendes PDTT kembali lakukan registrasi ulang.

"BUMDes yang masih ada transaksi maupun yang sudah tidak ada, kami minta registrasi agar pendampingan kami enak dan efektif," kata lelaki Kelahiran Jombang ini.

Kemendes PDTT juga menggandeng bank milik pemerintah, seperti BNI dan BRI, termasuk marketplace dan perguruan tinggi untuk pendampingan BUMDes.

Sebelumnya, Gus Menteri mengatakan, BUMDes yang tahan pandemi Covid-19 merupakan BUMDes yang berdiri atas dasar inisiatif masyarakat yang telah melalui telaah ekonomi dan bisnis.

Berbeda dengan BUMDes yang berdiri karena program pemerintah kabupaten, menurutnya, cenderung tidak mampu bertahan.

“BUMdes yang bertahan ini ternyata semua berdiri atas dasar telaah ekonomi dan bisnis yang dilakukan. Artinya, berdiri karena telaah tingkat kebutuhan masyarakat, bukan karena program pemerintah kabupaten. Makanya revitalisasi ini kita gunakan sistem buttom up bukan top down,” kata Gus Menteri.

Turut hadir dalam rapat, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Whisnutama dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Andrawina Budaya, Menteri Desa Bangga Kegigihan Panggungharjo

Hadiri Andrawina Budaya, Menteri Desa Bangga Kegigihan Panggungharjo

Jogja | Sabtu, 11 Juli 2020 | 19:35 WIB

Ini Alasan UNY Beri Gelar Honoris Causa Menteri Desa Abdul Halim Iskandar

Ini Alasan UNY Beri Gelar Honoris Causa Menteri Desa Abdul Halim Iskandar

Jogja | Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:10 WIB

Isu Reshuffle Kabinet, Mendes Halim: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

Isu Reshuffle Kabinet, Mendes Halim: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

Jatim | Sabtu, 04 Juli 2020 | 19:03 WIB

Menteri Desa dan PDTT: Covid-19 Mendekonstruksi Tatanan Budaya Kita

Menteri Desa dan PDTT: Covid-19 Mendekonstruksi Tatanan Budaya Kita

Jogja | Rabu, 01 Juli 2020 | 10:38 WIB

Mendes PDTT Pastikan 47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Lewat Rekening

Mendes PDTT Pastikan 47.030 Desa Sudah Salurkan BLT Lewat Rekening

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 17:00 WIB

Mendes Klaim BLT Dana Desa Sudah Cair Rp 2,2 Triliun

Mendes Klaim BLT Dana Desa Sudah Cair Rp 2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:48 WIB

Terkini

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:39 WIB

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:34 WIB

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB