Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Minat Masyarakat Jepara Beli Emas Perhiasan Tinggi Meski Pandemi

Iwan Supriyatna

Rabu, 09 September 2020 | 07:48 WIB
Minat Masyarakat Jepara Beli Emas Perhiasan Tinggi Meski Pandemi
Ilustrasi perhiasan emas. [Shutterstock/Kondor83]

Suara.com - Minat masyarakat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah membeli emas perhiasan tetap tinggi meskipun harga setiap gramnya cenderung berfluktuasi di tengah pandemi Covid-19.

"Harga jual emas memang berfluktuasi dan akhir-akhir ini memang cenderung naik. Namun, minat masyarakat membeli tetap tinggi," kata penjaga toko emas Mutiara Silver Mayong Yida di Jepara, ditulis Rabu (9/9/2020).

Hal itu, kata dia, terlihat dari transaksi setiap harinya mencapai puluhan pembeli mulai dari kalung, gelang, cincin hingga anting-anting.

Untuk harga jual emas perhiasan dengan kadar 75 karat harganya sebesar Rp 820.000 per gramnya, sedangkan yang berkadar 40 karat dijual Rp 490.000 per gramnya.

Menurut dia bagi beberapa kalangan emas perhiasan menjadi simpanan seperti halnya tabungan yang sewaktu-waktu bisa dijual kembali ketika membutuhkan uang.

"Selain menjadi simpanan, perhiasan tersebut juga bisa dipakai sehari-hari untuk mempercantik penampilan," ujarnya.

Ningsih, salah seorang pembeli kalung emas mengakui membeli emas perhiasan karena untuk investasi jangka panjang.

Ia mengakui setiap kali memiliki uang cukup banyak lebih memilih dibelikan emas sehingga ketika harga jualnya naik bisa dijual kembali dengan harga yang lebih mahal, ketimbang saat membelinya.

Selain itu, kata dia, ketika memiliki kebutuhan mendesak, bisa dijual kembali di toko emas yang menjual perhiasan tersebut.

baca juga

Harga jual emas yang dibeli saat ini, kata dia, memang ada kenaikan karena harga perhiasan yang dibeli sebelumnya untuk kadar 75 karat hanya Rp 800.000 per gram, kini naik, sedangkan yang kadar 40 karat juga sama dari sebelumnya Rp 400.000 per gram juga naik menjadi Rp 490.000 per gram.

Meskipun demikian, dia mengaku, tidak mempermasalahkannya karena tokonya ketika menerima penjualan juga akan membelinya sesuai harga jual emas terkini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Widih! Harga Emas Melejit, Minat Pembelian Perhiasan di Jepara Tinggi

Widih! Harga Emas Melejit, Minat Pembelian Perhiasan di Jepara Tinggi

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2020 | 11:53 WIB

Turun Rp 5.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.015.000 per Gram

Turun Rp 5.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.015.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 09:33 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 08:34 WIB

Terkini

APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?

APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:51 WIB

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:44 WIB

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:39 WIB

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:31 WIB

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:26 WIB

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB