Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dapat Investor, PDS Siap Lanjutkan Garap Apartemen Antasari'45

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 09 September 2020 | 11:33 WIB
Dapat Investor, PDS Siap Lanjutkan Garap Apartemen Antasari'45
Ilustrasi proyek apartemen.

Suara.com - PT Prospek Duta Sukses (PDS) pengembang proyek apartemen mewah Antasari’45 di Kawasan Jakarta Selatan mengumumkan dua kabar gembira yang akan menjadi solusi permanen terhadap masalah keuangan.

Pertama, mayoritas kreditur separatis telah menyetujui proposal yang diajukan oleh PDS, dimana salah satu poin penyelesaian adalah perusahaan akan mengundang investor baru untuk menyuntikkan dana guna penyelesaian utang dan menormalisasi operasional perusahaan sehingga proyek Antasari’45 bisa dilanjutkan kembali.

Kedua, bahwa Perusahaan saat ini telah menerima komitmen dari dua calon investor serius yang siap memenuhi persyaratan yang ditentukan Perusahaan, setelah mayoritas kreditur menyetujui.

Kedua investor dipastikan memiliki profil dan kredibilitas tinggi untuk memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi seluruh kreditur dan konsumen.

Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS) Wahyu Hartanto mengatakan, proposal yang diajukan di hadapan kreditur adalah rencana dan aksi nyata yang kredibel dan bisa dianggap solusi permanen bagi masalah keuangan Perusahaan.

"Inilah yang menyebabkan prosesnya agak lama, karena kami betul-betul mencari investor yang bukan hanya kuat permodalannya tapi juga memiliki komitmen dan visi yang sama dengan kami yaitu untuk menyelesaikan tanggung jawab dan komitmen perusahaan terhadap konsumen dan kreditur, seperti yang sudah disepakati," ujar Wahyu dalam keterangannya, Rabu (9/9/2020).

Wahyu menambahkan bahwa dalam situasi perekonomian yang sangat sulit dan tidak pasti seperti sekarang ini, yang penting bukan seberapa besar sebuah perusahaan untuk bisa diandalkan sebagai solusi.

"Yang paling penting adalah nilai-nilai, track record, dan komitmennya untuk terus tumbuh dengan cara-cara yang mengedepankan etika dan tata kelola perusahaan yang baik, dalam setiap situasi, khususnya dalam situasi sulit seperti sekarang ini. Dua grup calon investor yang sudah mengirimkan pernyataan serius memenuhi semua kriteria tersebut. Jadi kami tidak khawatir siapapun yang terpilih akan sama bagusnya bagi kita semua," tambah Wahyu.

Terkait nama kedua calon investor tersebut, Wahyu belum dapat membukanya karena terikat perjanjian kerahasiaan sebagai bagian dari keseluruhan proses restrukturisasi keuangan dan organisasi perusahaan.

Dalam beberapa hari ke depan, menurut Wahyu, Perusahaan sudah dapat menentukan calon investor mana yang dipilih.

Wahyu meyakini bahwa kabar gembira ini dapat menepis kabar dan berita miring yang mengatakan perusahaan akan lari dari tanggung jawab sampai-sampai sekelompok konsumen melaporkan PDS ke polisi dengan tuduhan dugaan penggelapan dan penipuan.

"Tapi kami bisa mengerti kepanikan konsumen, situasi seperti sekarang ini memang baru bagi semua pihak. Oleh karena itu kuncinya adalah kerjasama bukan saling mencurigai. Dengan kabar ini, yang terpenting kami bisa membuktikan janji kami kepada konsumen dan kreditur, sehingga tidak ada pihak ekternal yang mengambil keuntungan sesaat," tukas Wahyu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga

Suami Tinggal di Belanda, Ibu Pembunuh Balita Ternyata Istri Ketiga

News | Senin, 07 September 2020 | 17:47 WIB

Wanita Asal Maroko Sangkal Bunuh Bayinya, Ngaku Cuma Menggigit

Wanita Asal Maroko Sangkal Bunuh Bayinya, Ngaku Cuma Menggigit

News | Senin, 07 September 2020 | 17:36 WIB

Bayi WN Maroko Dibunuh Ibunya di Apartemen, Tubuh Banyak Luka Gigitan

Bayi WN Maroko Dibunuh Ibunya di Apartemen, Tubuh Banyak Luka Gigitan

News | Senin, 07 September 2020 | 16:52 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB