Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kembangkan Kompetensi SDM, Kemnaker Bangun Ribuan BLK Komunitas

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 12 September 2020 | 16:30 WIB
Kembangkan Kompetensi SDM, Kemnaker Bangun Ribuan BLK Komunitas
"Naker Tanggap Covid 2020" bertema "Pemulihan Ekonomi Tenaga Kerja" selama tiga hari di Bali, yaitu 11-13 September 2020. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tetap melakukan berbagai upaya konkrit dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Salah satunya dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini dikemukakannya dalam "Naker Tanggap Covid 2020" bertema "Pemulihan Ekonomi Tenaga Kerja" selama tiga hari di Bali, yaitu 11-13 September 2020. Acara ini dibuka secara resmi oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Program pendirian BLK Komunitas merupakan terobosan presiden dalam peningkatan kompetensi SDM Indonesia untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang ada, dengan tambahan keterampilan atau hard skill, " katanya, , di Bali, Sabtu (12/9/2020).

Ia mengungkapkan, BLK Komunitas yang telah dirintis sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, telah berdiri sebanyak 1.113 lembaga yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Tahun ini, Kemnaker tetap berkomitmen dalam akselerasi pelatihan kerja dengan membangun BLK Komunitas sebagai bagian dari agenda peningkatan SDM ketenagakerjaan Indonesia yang berifat partisipatoris," tambahnya.

Ida mengatakan, setelah adanya penyesuaian program dan anggaran tahun ini, Kemnaker menargetkan dapat mendirikan 1.000 BLK  Komunitas di seluruh  Indonesia.

"Penyebaran BLK Komunitas yang  sebelumnya difokuskan untuk lembaga pendidikan keagamaan, saat ini mulai  memperluas penyebarannya melalui  peran dari serikat pekerja dan komunitas masyarakat lainnya, " katanya.

Program ini diharapkan bisa dinikmati sedikitnya oleh 4.508 tenaga kerja penyandang disabilitas yang terdampak pandemi.

"Program Padat Karya bisa menjangkau 72.000 pekerja yang berada di zona PSBB, dan Program Inkubasi Bisnis menjangkau 660 orang, " ujarnya.

Sementara program penciptaan Wirausaha Baru ditargetkan menjangkau 175.000 orang dan pemulangan calon pekerja migran yang gagal berangkat karena pandemi sebanyak 26.000 orang.

Untuk program bantuan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja, Kemnaker telah melakukan upaya penanggulangan Covid-19 pada 765 perusahaan yang masih beroperasi di wilayah zona merah.

"Kemnaker juga menerapkan Gerakan Pekerja Sehat di perusahaan yang menjangkau 19.000 pekerja, rapid test oleh 7.500 pekerja dan PCR Test yang diikuti 1.125 pekerja di seluruh Indonesia, " katanya.

Ida menambahkan, pelaksanaan program subsidi upah bagi pekerja yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Target penerima subsidi upah adalah 15.725.232 pekerja. Mereka akan menerima subsidi upah sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan.

"Kemnaker akan terus melaksanakan program ini hingga sesuai target serta terus melakukan evaluasi dan perbaikan," katanya.

Pada kesempatan itu, Airlangga mengatakan, pemerintah terus mendorong peningkatan skill masyarakat melalui BLK Komunitas bagi para pekerja dalam masa pandemi Covid-19. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, yaitu agar Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadir di Pertemuan Tenaga Kerja G20, Menaker Bawa 4 Isu Strategis

Hadir di Pertemuan Tenaga Kerja G20, Menaker Bawa 4 Isu Strategis

News | Jum'at, 11 September 2020 | 12:33 WIB

Lindungi Pekerja, Presiden Terbitkan PP Relaksasi Iuran BPJS Kesehatan

Lindungi Pekerja, Presiden Terbitkan PP Relaksasi Iuran BPJS Kesehatan

News | Rabu, 09 September 2020 | 20:03 WIB

SDM Kesos Kemensos Lakukan Pembenahan agar Siaga Tangani Dampak Bencana

SDM Kesos Kemensos Lakukan Pembenahan agar Siaga Tangani Dampak Bencana

News | Senin, 07 September 2020 | 19:23 WIB

15,9 Juta Orang Diklaim Sudah Daftar Kartu Pra Kerja Jokowi

15,9 Juta Orang Diklaim Sudah Daftar Kartu Pra Kerja Jokowi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 13:50 WIB

Cegah Covid-19, Menaker Minta Jajarannya Lakukan Pengawasan di Perkantoran

Cegah Covid-19, Menaker Minta Jajarannya Lakukan Pengawasan di Perkantoran

News | Rabu, 02 September 2020 | 18:31 WIB

Kemnaker Beri Bantuan Program Padat Karya pada 25 Kelompok Tani

Kemnaker Beri Bantuan Program Padat Karya pada 25 Kelompok Tani

News | Selasa, 01 September 2020 | 19:55 WIB

Terkini

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:35 WIB