Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Stok Minyak Berlimpah, Tren Sewa Kapal Tanker Penyimpanan Ikut Naik

Iwan Supriyatna

Kamis, 24 September 2020 | 10:15 WIB
Stok Minyak Berlimpah, Tren Sewa Kapal Tanker Penyimpanan Ikut Naik
Ilustrasi kapal tanker. (Shutterstock)

Suara.com - Pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid-19 yang terhambat menyebabkan penumpukan baru pasokan minyak global, mendorong perusahaan minyak dunia seperti Trafigura dan lainnya untuk kembali memesan sejumlah kapal tanker untuk menyimpan jutaan barel minyak mentah dan olahan di laut.

Penggunaan kapal tanker untuk menampung minyak di laut yang disebut floating storage menjadi opsi dikarenakan kilang-kilang yang ada sudah mendekati kapasitas maksimal.

OPEC sekarang memperkirakan permintaan minyak global tumbuh 6,6 juta barel per hari menjadi rata-rata 96,9 juta barel per hari tahun depan.

Perkiraan yang diperbarui ini juga lebih rendah 400.000 barel per hari dari perkiraan sebelumnya. Lockdown sebagian yang diterapkan kembali di kebanyakan belahan dunia memperlambat pemulihan permintaan minyak selama sisa tahun 2020.

Namun produksi minyak meningkat lagi. Sementara OPEC + memangkas produksi minyak sebanyak 10,7 juta barel per hari pada Mei hingga Juni, pemangkasan produksi minyak diturunkan menjadi 7,6 juta barel per hari mulai Juli dan turun lebih lanjut menjadi 5,6 juta barel per hari setelah Desember.

Ini akan meningkatkan produksi setidaknya 5,1 juta barel per hari sampai Jan 2021 tanpa memperhitungkan peningkatan produksi dari negara penghasil minyak lainnya.

Norwegia sendiri meningkatkan produksi minyaknya menjadi 1,7 juta barel per hari selama bulan Juli dan Libya diperkirakan akan segera kembali ke tingkat produksi minyak sebelumnya sebesar 1,2 juta barel per hari, suatu peningkatan gabungan sebesar 1,4 juta barel per hari.

Selain itu, beberapa anggota OPEC + memproduksi minyak jauh lebih banyak daripada kuota mereka. International Energy Agency memperkirakan dalam laporan pasar minyaknya yang banyak diperhatikan kalangan minyak bahwa UEA memompa 3 juta barel per hari di bulan Juli.

Menurut Petro-Logistics SA, yang melacak pergerakan pengiriman minyak internasional, negara itu memasok lebih dari itu pada Agustus.

baca juga

Ini jauh lebih banyak dari kuota mereka yang sebesar 2,6 juta barel per hari. Nigeria, Irak, Rusia dan Kazakhstan juga melampaui kuota mereka selama periode Mei hingga Juli. Faktanya, total kelebihan produksi bisa mencapai 2,0 juta barel per hari melebihi kuota mereka.

Hal ini menjadi perhatian utama para perusahaan minyak karena pemicu utama perang harga minyak yang dimulai pada Maret 2020 adalah kelebihan produksi dari berbagai anggota OPEC +.

"Ketika salah satu negara inti OPEC+ gagal memenuhi target kepatuhannya, hal itu menimbulkan pertanyaan pasar tentang keberlanjutan seluruh kesepakatan pemangkasan produksi minyak," kata Bill Farren-Price, direktur konsultan RS Energy Group ditulis Kamis (24/9/2020).

Ketika ada lebih banyak produsen minyak yang tidak patuh, risiko terulangnya perang harga minyak meningkat.

Dalam perang harga minyak di bulan Maret, kelebihan produksi minyak yang sangat besar ditambah produksi Arab Saudi yang mencapai lebih dari 12 juta barel per hari dibandingkan dengan permintaan minyak yang masih sangat lemah menyebabkan melimpahnya minyak yang harus disimpan di kapal tanker minyak.

Penggunaan kapal tanker minyak ini secara signifikan sebagai tempat penyimpanan terapung menyebabkan tarif kapal tanker minyak melonjak ke posisi tertinggi dalam sejarah karena pasokan kapal berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Bahan Bakar AS Menyusut, Harga Minyak Merangkak Naik

Stok Bahan Bakar AS Menyusut, Harga Minyak Merangkak Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 08:03 WIB

Manfaat Minyak Hati Ikan Kod Untuk Kesehatan: Baik Buat Ibu Hamil

Manfaat Minyak Hati Ikan Kod Untuk Kesehatan: Baik Buat Ibu Hamil

Health | Kamis, 24 September 2020 | 07:15 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Minyak Kayu Putih Bisa Memutihkan Kulit Ketiak?

CEK FAKTA: Benarkah Minyak Kayu Putih Bisa Memutihkan Kulit Ketiak?

News | Rabu, 23 September 2020 | 09:48 WIB

Terkini

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:45 WIB

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Tan Kian Pernah Dikaitkan Kasus Asabri, Taipan Properti yang Viral Lelang Jam Rp106 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:43 WIB

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:26 WIB

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

×