Pemerintah Klaim RUU Cipta Kerja Banyak Manfaatnya, Ini Daftarnya

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Minggu, 04 Oktober 2020 | 20:47 WIB
Pemerintah Klaim RUU Cipta Kerja Banyak Manfaatnya, Ini Daftarnya
Airlangga Hartarto. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Pemerintah bersama Badan Legislasi DPR RI telah menyepakati substansi Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

Kesepakatan ini dicapai dalam Rapat Kerja Badan Legislasi DPR RI dengan pemerintah untuk pengambilan keputusan terhadap Pembicaraan Tingkat I RUU Cipta Kerja, Sabtu (3/10/2020) di Jakarta. 

Selanjutnya, RUU itu akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk pengambilan keputusan dan mendapatkan pengesahan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim, banyak manfaat yang didapat pekerja dalam RUU Cipta Kerja.

Manfaat yang dapat dirasakan setelah berlakunya UU Cipta Kerja, antara lain bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa dukungan dalam bentuk kemudahan dan kepastian dalam proses perizinan melalui OSS (Online Single Submission). 

"Ditambah lagi kemudahan dalam mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), kemudahan dalam mendirikan Perseroan Terbuka (PT) perseorangan, hingga kemudahan dengan persyaratan yang mudah dan juga biaya yang murah, sehingga ada kepastian legalitas bagi pelaku usaha UMKM," ujar Airlangga dalam keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Selain itu, RUU Cipta Kerja juga menawarkan kemudahan dalam pendirian koperasi, dengan menetapkan minimal jumlah pendirian hanya oleh 9 (sembilan) orang. 

Koperasi juga diberikan dasar hukum yang kuat untuk melaksanakan prinsip usaha syariah, selain juga kemudahan dalam pemanfaatan teknologi.

Untuk sertifikasi halal, RUU CK menjamin percepatan dan kepastian dalam proses sertifikasi halal. Bahkan bagi pelaku UMK, diberikan kemudahan tambahan berupa biaya sertifikasi yang ditanggung pemerintah. 

baca juga

Lembaga Pemeriksa Halal juga diperluas lingkupnya, kini dapat dilakukan oleh Ormas Islam dan Perguruan Tinggi Negeri.  

Terkait keberadaan perkebunan masyarakat yang terlanjur masuk kawasan hutan, masyarakat akan dapat memiliki kepastian pemanfaatan atas keterlanjuran lahan dalam kawasan hutan, di mana untuk lahan masyarakat yang berada di kawasan konservasi, masyarakat tetap dapat memanfaatkan hasil perkebunan dengan pengawasan dari pemerintah.  

Tak hanya itu, bagi nelayan juga diatur penyederhanaan perizinan berusaha untuk kapal perikanan. 

Kini perizinan hanya cukup satu pintu melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kementerian Perhubungan tetap memberikan dukungan melalui standar keselamatan.

RUU CK juga akan mempercepat pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang dikelola khusus oleh Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). 

Percepatan reformasi agraria dan redistribusi tanah juga akan dilakukan oleh Bank Tanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Cipta Kerja Mau Disahkan, LBH Jakarta: Pengkhianatan Konstitusi

RUU Cipta Kerja Mau Disahkan, LBH Jakarta: Pengkhianatan Konstitusi

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 20:35 WIB

Beredar Foto Anggota DPR Tak Jaga Jarak Usai Sidang RUU Cipta Kerja

Beredar Foto Anggota DPR Tak Jaga Jarak Usai Sidang RUU Cipta Kerja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Upah Masih Tinggi, Ekonom UI Sebut RUU Cipta Kerja Perlu Segera Disahkan

Upah Masih Tinggi, Ekonom UI Sebut RUU Cipta Kerja Perlu Segera Disahkan

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2020 | 15:39 WIB

KASBI: Dari Hotel ke Hotel Hingga Malam Dewan Ngebet Sahkan RUU Cipta Kerja

KASBI: Dari Hotel ke Hotel Hingga Malam Dewan Ngebet Sahkan RUU Cipta Kerja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 15:19 WIB

Pemerintah dan DPR Ngotot, Perlukah RUU Cipta Kerja Segera Disahkan?

Pemerintah dan DPR Ngotot, Perlukah RUU Cipta Kerja Segera Disahkan?

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:08 WIB

KSPN Pastikan Tidak Ikut Aksi Mogok Nasional Soal RUU Cipta Kerja

KSPN Pastikan Tidak Ikut Aksi Mogok Nasional Soal RUU Cipta Kerja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 12:56 WIB

PKS Tolak Pengesahan RUU Cipta Kerja, Ini Alasannya!

PKS Tolak Pengesahan RUU Cipta Kerja, Ini Alasannya!

Kaltim | Minggu, 04 Oktober 2020 | 12:44 WIB

Bikin Marah Buruh! Pesangon Diturunkan Jadi 25 Kali Upah di RUU Cipta Kerja

Bikin Marah Buruh! Pesangon Diturunkan Jadi 25 Kali Upah di RUU Cipta Kerja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:09 WIB

Dikebut DPR Menuju Paripurna, Buruh Tak Kendor Tolak RUU Cipta Kerja

Dikebut DPR Menuju Paripurna, Buruh Tak Kendor Tolak RUU Cipta Kerja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:44 WIB

Siap-siap! 2 Juta Buruh Mogok Kerja Massal 6-8 Oktober 2020

Siap-siap! 2 Juta Buruh Mogok Kerja Massal 6-8 Oktober 2020

Jakarta | Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen dengan Sensasi Dingin untuk Cuaca Ekstra Panas

5 Rekomendasi Sunscreen dengan Sensasi Dingin untuk Cuaca Ekstra Panas

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Eks Pelatih Man United Bongkar Tabiat Buruk Cristiano Ronaldo: Tukang Provokasi

Eks Pelatih Man United Bongkar Tabiat Buruk Cristiano Ronaldo: Tukang Provokasi

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:38 WIB

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Anung Ingatkan soal Penumpukan Anggaran

Realisasi Belanja APBD DKI Baru 54,39 Persen, Pramono Anung Ingatkan soal Penumpukan Anggaran

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Mengapa Bagian Luar Samping Kulkas Terasa Sangat Panas saat Dicolokkan? Ini Penyebabnya

Mengapa Bagian Luar Samping Kulkas Terasa Sangat Panas saat Dicolokkan? Ini Penyebabnya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Indonesia Perkuat Kedaulatan AI Lewat 9 Inovasi Teknologi Buatan Anak Bangsa

Indonesia Perkuat Kedaulatan AI Lewat 9 Inovasi Teknologi Buatan Anak Bangsa

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:32 WIB

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×