Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di Tengah Pandemi, Baznas Dorong Konsep Zakatech dalam Pengelolaan Zakat

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:36 WIB
Di Tengah Pandemi, Baznas Dorong Konsep Zakatech dalam Pengelolaan Zakat
Pengelolaan zakat lewat Zakatech. (Dok : Baznas).

Suara.com - Baznas mendorong konsep Zakatech dalam pengelolaan zakat di seluruh dunia, terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hal tersebut menjadi pembahasan utama Konferensi Zakat Internasional ke-4 atau The 4th International Conference of Zakat (ICONZ) tahun 2020 dengan tema “ZakaTech for Inclusive Development”. Acara diselenggarakan secara daring pada Rabu, (7/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020).

ZakaTech dimaknai sebagai penggunaan teknologi yang relevan dalam manajemen perzakatan, sehingga dapat mengaktifkan peran zakat yang lebih luas lagi dalam pembangunan yang inklusif.

Acara ini merupakan kerjasama antara Pusat Kajian Strategis Baznas (Puskas-Baznas), Kementerian Agama Indonesia, Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Trisakti dan Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, sedangkan penyelenggaraanya dilakukan secara daring melalui platform online conference.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA. CA mengatakan, masyarakat dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang memberikan dampak buruk pada kehidupan masyarakat, terutama bagi golongan mustahik yang selalu menjadi kelompok paling rentan.

"Karena itu perlu ada langkah pasti untuk menjawab persoalan tersebut dan harus bergerak bersama-sama," katanya.

Ia menambahkan, pembatasan kontak fisik antar individu masih menjadi kunci utama dalam pengendalian penyebaran virus. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi para lembaga atau pegiat zakat dalam melayani mustahik yang membutuhkan perhatian. 

“Baznas mendorong lembaga-lembaga amil zakat di Indonesia khususnya untuk mengembangkan pengelolaan zakat berbasis teknologi dalam melayani mustahik dan muzaki. Baznas berharap, melalui konferensi ini, akan ditemukan gagasan-gagasan yang bisa menjawab permasalahan pelayanan terhadap mustahik juga para muzaki atau orang yang menunaikan zakat, di tengah pandemi,” katanya.

Konferensi ini menghadirkan berbagai narasumber yang memiliki kualifikasi tinggi di bidang zakat yang terdiri dari regulator, praktisi, peneliti dan juga akademisi. Pemaparan mereka akan disimak oleh sekitar 500 peserta berasal dari penjuru dunia.

Beberapa narasumber diantaranya adalah, Wakil Menteri Agama Indonesia, Dr. KH Zainut Tauhid Sa’adi, Lead Research Economist Islamic Development Bank (IsDB) Dr. Mohammed Obaidullah Ketua National Zakat Foundation (NZF) Worldwide Azim Kidwai, Dr. Aishath Muneeza INCEIF Malaysia, Prof. Muhammad Zilal Hamzah Profesor Universitas Trisakti, dan lain sebagainya.

Konferensi Zakat Internasional ke-4 dibagi menjadi tiga pleno dan pada sesi parallel turut mengundang 40 akademisi dan peneliti dari berbagai latar belakang dan universitas terkemuka di Indonesia untuk mempresentasikan dan mendiskusikan penelitian mereka yang berkaitan dengan tema utama.

Konferensi ini diharapkan dapat memunculkan kesempatan dan inovasi mengenai ZakaTech yang dapat membantu lembaga zakat untuk memenuhi aspirasi zakat.

Direktur Pusat Kajian dan Strategis (PUSKAS) Baznas, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal mengatakan, pada zaman kemajuan seperti sekarang ini, pemanfaatan teknologi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sangat mempermudah. Dalam memenuhi kebutuhan ibadah, memanfaatkan teknologi ialah dibolehkan selama itu tidak menyalahi syariat.

Sesuai tema “ZakaTech for Inclusive Development”, pemanfaatan kemajuan teknologi menjadi salah satu cara yang diharapkan bisa memberikan jawaban dalam pelayanan zakat dalam menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-19.

“Pemanfaatan teknologi dalam proses penghimpunan, seperti zakat digital, dapat membantu muzaki dalam menunaikan tanggung jawabnya dalam menunaikan zakat. Teknologi pada penyaluran zakat juga dinilai menjadi sangat krusial agar manfaat dan dampak zakat semakin dapat dirasakan bagi mustahik dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Batik Nasional, Baznas Ajak Masyarakat Beli Produk Perajin Tradisional

Hari Batik Nasional, Baznas Ajak Masyarakat Beli Produk Perajin Tradisional

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 19:50 WIB

Baznas Gandeng Formula Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sukabumi

Baznas Gandeng Formula Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sukabumi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:14 WIB

Tahap I Sukses, Baznas Lanjutkan Program Donasi Beasiswa Pasca Pandemi

Tahap I Sukses, Baznas Lanjutkan Program Donasi Beasiswa Pasca Pandemi

News | Kamis, 24 September 2020 | 19:36 WIB

Zakat Jadi Stimulan Konsumsi saat Pandemi

Zakat Jadi Stimulan Konsumsi saat Pandemi

Sumsel | Jum'at, 18 September 2020 | 17:12 WIB

WOM Finance Gandeng Baznas Tingkatkan Literasi Keuangan Pengusaha Mikro

WOM Finance Gandeng Baznas Tingkatkan Literasi Keuangan Pengusaha Mikro

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 12:50 WIB

Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020

Bersama IPB, Baznas Selenggarakan Islamic Economics Winter Course 2020

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB