Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Ini Bedanya DSP dan SSP dalam Iklan Programmatic

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:42 WIB
Ini Bedanya DSP dan SSP dalam Iklan Programmatic
ilustrasi iklan TV [shutterstock]

Suara.com - Ada banyak istilah yang digunakan dalam iklan programmatic, contohnya DSP dan SSP. Apa itu DSP dan SSP? Apakah ada keterkaitan antara keduanya? Kerap dijumpai, orang yang baru terjun di iklan programmatic pernah mendengar namun belum sepenuhnya paham dengan kedua istilah tersebut.

Terlebih lagi, artikel berbahasa Indonesia yang membahas mengenai istilah-istilah dalam iklan programmatic secara garis besar masih sulit ditemukan. Padahal, memahami DSP dan SSP sangat penting dalam iklan programmatic.

Mari kita mulai dengan DSP atau Demand Side Platform. DSP memberikan akses kepada pengiklan untuk mempromosikan iklan digital mereka di berbagai ad exchange atau bursa iklan, termasuk opsi untuk tracking iklan, melakukan bidding secara real-time, targeting, dan optimasi.

Lain lagi dengan SSP atau Supply Side Platform yang ditujukkan untuk para publisher atau penerbit, dimana fungsi utamanya adalah mengelola pemasangan iklan di website atau mobile app, termasuk opsi untuk otomasi, optimasi, meningkatkan performa, dan mengatur harga dari masing-masing slot iklan yang ditawarkan.

Nah, untuk merangkum semuanya, merujuk dari Polus Media, DSP secara keseluruhan mencakup:

1. Memberikan akses kepada pengiklan untuk membeli impresi dari berbagai situs publisher

2. Dapat mentarget secara spesifik kelompok-kelompok user tertentu, berdasarkan informasi mengenai lokasi dan riwayat browsing yang mereka lakukan sebelumnya

3. Penerbit atau Publisher menyediakan impresi iklan melalui bursa iklan, dan DSP memutuskan mana yang harus dibeli

Sementara SSP bisa dirangkum sebagai berikut:

1.SSP memberikan impresi kepada bursa iklan, kemudian DSP sebagai perantara pengiklan, menganalisa dan membeli impresi tersebut

2. Impresi yang diberikan oleh publisher melalui SSP bisa berdasarkan lokasi dan tipe audiens yang ditarget oleh pengiklan

3. SSP memberikan kontrol kepada publisher untuk mengatur harga dasar inventori yang akan mereka jual kepada pengiklan

Namun, selain DSP dan SSP, ada juga yang disebut sebagai DMP atau Data Management Platform yang fungsinya mengambil dan mengolah data dari berbagai platform agar pengiklan mendapatkan insight marketing yang berguna, supaya performa iklan mereka semakin baik. Biasanya hasil olah data yang disediakan oleh DMP akan membantu pengiklan untuk menentukan targeting dengan tepat.

Bagaimana DSP dan SSP dalam iklan programmatic bekerja serta berhubungan satu dengan yang lainnya? Secara garis besar, alurnya adalah pengiklan melakukan promosi produknya dengan mencari slot iklan yang cocok melalui DSP.

Biasanya, pengiklan memiliki target yang ingin dicapai. Disini, pengiklan juga dapat melakukan bidding pada inventori di bursa iklan yang disediakan oleh berbagai website dan mobile app dari penerbit. Proses ini juga terkoneksi pada DSP yang digunakan oleh penerbit untuk mendistribusikan iklan-iklan ke inventori mereka sesuai dengan target yang diinginkan oleh pengiklan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Facebook Bakal Larang Iklan yang Mencegah Vaksinasi

Facebook Bakal Larang Iklan yang Mencegah Vaksinasi

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Studi: Pembatasan Iklan Produk Tak Sehat Turunkan Angka Obesitas pada Anak

Studi: Pembatasan Iklan Produk Tak Sehat Turunkan Angka Obesitas pada Anak

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:15 WIB

BTS Dapat Penghargaan Namun Hyundai Malahan Hapus Iklan

BTS Dapat Penghargaan Namun Hyundai Malahan Hapus Iklan

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:20 WIB

BTS alias Bangtan Boys Dapat Penghargaan, Hyundai Hapus Iklan

BTS alias Bangtan Boys Dapat Penghargaan, Hyundai Hapus Iklan

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2020 | 09:55 WIB

Hyundai Menghapus Iklan BTS di China Akibat Pernyataan Ini

Hyundai Menghapus Iklan BTS di China Akibat Pernyataan Ini

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Google Hapus 240 Aplikasi Android yang Di-install Jutaan Kali di Indonesia

Google Hapus 240 Aplikasi Android yang Di-install Jutaan Kali di Indonesia

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB