Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:54 WIB
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuding oknum menekan pemerintah melalui medsos meminta tambahan kuota impor BBM 2025.
  • Kementerian ESDM telah memberi tambahan kuota 10% dan solusi serap impor Pertamina, tetapi tekanan berlanjut.
  • Tekanan oknum meliputi narasi PHK dan SPBU menjual kopi setelah kuota 2025 habis pada Agustus.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menuding adanya oknum yang menekan pemerintah lewat media sosial agar operator SPBU swasta diberikan tambahan kuota impor BBM. 

Bahlil menyebut, narasi itu terjadi pada 2025, saat sejumlah SPBU swasta kehabisan stok BBM. Padahal kata Bahlil, Kementerian ESDM saat itu telah memberikan tambahan sebesar 10 persen dari kuota yang ditetapkan pada 2025. 

Selain itu Kementerian ESDM juga memberikan solusi dengan meminta SPBU swasta menyerap impor BBM Pertamina melalui skema business-to-business (B-to-B).

"Tetapi pasca itu ada oknum badan usaha swasta yang memain-main yang mempergunakan sosial media  untuk mempengaruhi publik dan menekan kebijakan pemerintah. Yang ujungnya adalah agar kita memberikan kuota impor tambahan," kata Bahlil dalam seniar di Channel Youtube Kasisolusi yang dikutip Selasa (13/1/2025). 

SPBU Shell di kawasan Lapangan Ros jualan beras hingga makanan ringan karena tidak ada pasokan BBM yang masuk. (Suara.com/Yaumal)
SPBU Shell di kawasan Lapangan Ros jualan beras hingga makanan ringan karena tidak ada pasokan BBM yang masuk. (Suara.com/Yaumal)

Bahlil mengaku, tidak gentar dengan narasi tekanan itu. Dia menegaskan negara tidak bisa dikendalikan pengusaha. 

"Mana bisa Bahlil digituin. Negara enggak boleh ditekan-tekan seperti itu. Yang mengatur pengusaha itu adalah negara. Tapi negara juga enggak boleh zalim sama pengusaha," tegasnya.

Bahlil pun mengungkap narasi yang digunakan untuk menekan pemerintah seperti SPBU swasta yang beralih menjual kopi hingga memunculkan isu PHK. 

"Me-framing dengan tidak menjual minyak, menjual kopi, menjual teh, seolah-olah bahwa ada PHK. Mereka kan untuk BBM jenis solar kan tetap kerja," kata Bahlil. 

Bahlil menyayangkan narasi itu, sebab SPBU swasta sudah mendapatkan keuntungan dari penjualan kuota yang diberikan untuk Januari hingga Desember 2025. 

baca juga

"Tapi dia kan sudah mendapatkan kuota dari Januari sampai dengan Desember. Harusnya kalau selesainya dia untungnya lebih banyak dong. Kan kuotanya dari Januari sampai Desember. Revenue-nya habis (terpenuhi)," kata Bahlil. 

"Contoh di bulan Agustus atau September. Berarti kan keuntungan dia untuk satu tahun (sudah didapatkan), harusnya sudah untung dong. Jadi nggak ada alasan untuk mengatakan bahwa itu pemerintah enggak hadir untuk membantu mereka," tegasnya. 

Sebagaimana diketahui kelangkaan  BBM sempat terjadi di SPBU Swasta pada Agustus 2025. Hal itu disebabkan kuota impor yang diberikan pemerintah telah habis seluruhnya. Kementerian ESDM memberikan tambahan kuota sebesar 10 persen dari kuota yang ditetapkan. Namun tambahan itu mengalami kehabisan. 

Belakangan para SPBU swasta menyerap impor BBM Pertamina. Diawali oleh BP-AKR yang memasok sebanyak 100 ribu barel, kemudian disusul Vivo dan Shell dengan volume yang sama. Total, Pertamina menyuplai BBM ke SPBU swasta sebanyak  430 ribu barel. 

Sementara untuk tahun 2026, Kementerian ESDM telah menetapkan kuota impor bagi bagi masing-masing SPBU swasta. Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman pun menyebut para badan usaha sudah mulai mengimpor BBM untuk memenuhi kebutuhannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu

Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:09 WIB

Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026

Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:09 WIB

Menteri Bahlil Mau Swasembada BBM Lewat RDMP Kilang Balikpapan

Menteri Bahlil Mau Swasembada BBM Lewat RDMP Kilang Balikpapan

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×