alexametrics

Ramalan Airlangga, Kuartal III Ekonomi Bisa Minus 3 Persen

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani
Ramalan Airlangga, Kuartal III Ekonomi Bisa Minus 3 Persen
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) dengan pengusaha Prancis yang berlangsung secara daring, Selasa (30/6/2020). [Dok. KBRI Paris]

"Kita memprediksi di Kuartal III ini yang bentar lagi akan keluar ini rincian antara minus 3 sampai 1," kata Airlangga.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III bakal minus antara 3 persen hingga 1 persen.

Hal tersebut dikatakan Airlangga saat konferensi pers di Kantor BNPB secara virtual, Selasa (27/10/2020).

"Kita memprediksi di Kuartal III ini yang bentar lagi akan keluar ini rincian antara minus 3 sampai 1," kata Airlangga.

Airlangga mengungapkan bahwa masa kritis kondisi ekonomi Indonesia sudah terlewatkan pada kuartal II yang lalu dimana pada periode tersebut pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

Baca Juga: OJK Regional 6: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Masih Tinggi

"Jadi kalau kita lihat Kuartal II diperkirakan itu kita bottom-nya ada di sana di atas minus 5, kontraksi terdalam," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020 berada direntang minus 2,9 persen hingga minus 1 persen.

Itu berarti perekonomian nasional dipastikan sudah masuk kedalam jurang resesi karena pada kuartal II kemarin, pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Kuartal III kita perkirakan pertumbuhan ekonomi pada kisaran minus 2,9 persen hingga minus 1 persen," ucap Sri Mulyani saat konferensi pers APBN Kita secara virtual, Senin (19/10/2020).

Namun kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kondisi ekonomi pada kuartal III sudah sangat lebih baik dibandingkan dengan kuartal II, hal tersebut terlihat dari beberapa indikator ekonomi yang telah menunjukkan perbaikan.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Segera Pulih dan Kembali Positif

Hal tersebut sejalan dengan perkiraan lembaga ekonomi dunia yang menyebut kuartal III kondisinya jauh lebih baik.

Komentar