Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Alasan Kenapa Lulusan Luar Negeri Lebih Dipandang Ketimbang Dalam Negeri

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 11 November 2020 | 14:49 WIB
Alasan Kenapa Lulusan Luar Negeri Lebih Dipandang Ketimbang Dalam Negeri
Sosiolog Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati

Suara.com - Pengamat Sosial, Devie Rahmawati menilai dunia industri tanah air saat ini lebih cenderung memilih pekerja lulusan dari daerah atau perguruan tinggi luar negeri.

Devie mengatakan hal itu sudah terbukti dalam penelitian yang dilakukannya dengan cara wawancara terhadap 50 pengusaha atau CEO sepanjang 2018-20219.

"Mereka lebih mau memperkerjakan anak daerah dan anak Indonesia yang lulusan luar negeri,” kata Devie dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Peta Jalan Pendidikan bersama Komisi X DPR RI, Rabu (11/11/2020).

Devie menjelaskan, para CEO itu berpandangan bahwa pekerja lulusan dari daerah atau perguruan tinggi luar negeri memiliki etos kerja yang lebih tinggi daripada "produk dalam negeri".

"Ketika mereka minta gaji Rp 10-15 juta, itu mereka bisa memberikan produktivitas Rp 20-25 juta, beda dengan lulusan Indonesia menilai dirinya terlalu tinggi, tapi mereka tidak mampu memberikan yang semestinya pada nilai gaji yang diberikan pada mereka," ungkapnya.

Selain itu, karakter lulusan dalam negeri juga cenderung tidak menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas, ketika ada masalah maka berhenti dan tidak berusaha mencari solusi atas pekerjaan yang mangkrak tersebut.

"Memang generasi ini menuntut fleksibilitas yang lebih tinggi, mereka tidak suka diawasi dan deadline yang padahal menjadi DNA industri, lalu kepercayaan diri yang terlalu tinggi,” ucapnya.

Devie menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, para pengusaha pasti akan mencari pekerja yang berpengalaman bukan lulusan baru (fresh graduate), sehingga perusahaan bisa bekerja secara efisien.

"Di era krisis seperti sekarang, kami mengharapkan ada Superman dan Superwoman, orang yang bisa melakukan multitasking dan compliment dengan tuntutan industri. Ini menjadi catatan serius, bagaimana industri kita bisa tertolong jika SDM institusi pendidikan tidak bisa menjawab itu," imbuh Devie.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Pandemi, Pengamat: Industri Pilih Profesional Ketimbang Lulusan Baru

Imbas Pandemi, Pengamat: Industri Pilih Profesional Ketimbang Lulusan Baru

Bisnis | Rabu, 11 November 2020 | 14:35 WIB

Penelitian UI Ungkap Cara Cegah Kematian karena Serangan Jantung

Penelitian UI Ungkap Cara Cegah Kematian karena Serangan Jantung

Health | Selasa, 10 November 2020 | 15:18 WIB

Lindungi Buruh SKT, Pemda Minta Kenaikan Cukai Rokok Dipertimbangkan

Lindungi Buruh SKT, Pemda Minta Kenaikan Cukai Rokok Dipertimbangkan

Bisnis | Selasa, 10 November 2020 | 12:51 WIB

Sinergi Disperindag Kota Yogyakarta dalam Mendukung IKM Lokal

Sinergi Disperindag Kota Yogyakarta dalam Mendukung IKM Lokal

Your Say | Senin, 09 November 2020 | 13:12 WIB

AirAsia Unlimited Pass Diharapkan Kembali Gairahkan Industri Penerbangan

AirAsia Unlimited Pass Diharapkan Kembali Gairahkan Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 09 November 2020 | 12:45 WIB

Kisah Wanita Escort yang Langgeng dengan Pacar, Sudah 11 Tahun Bersama!

Kisah Wanita Escort yang Langgeng dengan Pacar, Sudah 11 Tahun Bersama!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2020 | 17:42 WIB

Gegara Covid-19, Utilitas Produksi Pabrik Turun Jadi 56 Persen

Gegara Covid-19, Utilitas Produksi Pabrik Turun Jadi 56 Persen

Bisnis | Minggu, 08 November 2020 | 09:33 WIB

Terkini

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

×