Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan

Fabiola Febrinastri

Senin, 16 November 2020 | 09:18 WIB
Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan
Pembangunan rumah di kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)

Suara.com - Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dipastikan selesai sesuai target, yaitu 2021. Hal ini dikemukakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

"Pada 2021, seluruh pekerjaan untuk mendukung KSPN ini bisa dipastikan selesai. Kalau targetnya 2021 selesai, pasti selesai juga," katanya, Jateng, Jumat (13/11/2020).

Hal tersebut dikatakannya dalam acara Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Yogyakarta-Bawen, di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

Menurut Basuki, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui rencana induk pembangunan infrastruktur. Basuki juga menyebut, bantuan rumah swadaya masyarakat selesai akhir tahun ini.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ke Kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ke Kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)

Adapun bentuk bantuan  perbaikan hunian penduduk adalah Pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta). Bantuan diberikan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata, agar dapat menjadi homestay bagi wisatawan yang berkunjung dan ingin menikmati keramahan warga.

“Orang yang nggak ingin di hotel yang mahal, mungkin bisa di homestay. Masyarakat nggak jadi penonton. Masyarakat dapat manfaat dari kunjungan wisata. Banyak sekali. Ada 785 homestay yang akan diperbaiki, sehingga wisatawan bisa tinggal di homestay warga dan warga juga bisa menikmati hasil adanya wisatawan," ungkapnya.

Dalam kunjungannya di Sarhunta KSPN Borobudur, tepatnya di Dusun Bojong, Kelurahan Mendut, Basuki yang didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) Moch. Mulya Permana, menemui salah satu penerima bantuan. Basuki menyatakan optimistis, Sarhunta KSPN Borobudur mampu selesai di akhir tahun 2020.

"Kawasan Borobudur masuk sebagai kawasan yang diprioritaskan sebagai destinasi wisata prioritas dalam 2020. Jadi pastikan mampu selesai tahun ini," tambahnya.

PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) memberikan alokasi 785 unit rumah untuk ditingkatkan kualitasnya guna mendukung Program KSPN Borobudur. Program ini dialokasikan untuk 13 desa dan 2 kelurahan di sekitar Candi Borobudur.

“Sampai saat ini, Program Sarhunta yang kami tangani mencapai 785 unit yang tersebar di 13 desa dan 2 kelurahan di sekitar Borobudur. Sebanyak 785 unit ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu 385 untuk peningkatan kualitas Sarhunta dan 400 unit merupakan jenis bantuan tanpa fungsi usaha,” terang Mulya Permana, saat dimintai keterangan.

Sebanyak 385 unit yang mendapatkan Sarhunta ini akan menjadi tempat menginap wisatawan yang berkunjung ke Borobudur, sedangkan 400 unit rumah mengalami perbaikan dan penyeragaman muka.

“Selain infrastruktur jalan, sarana air bersih juga yang terpenting dalam kawasan wisata,” tambahnya.

Salah satu penerima bantuan yang ditemui oleh Basuki adalah Sahrir. Ia merupakan penerima bantuan peningkatan kualitas untuk Sarhunta dan mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini, karena dengan begini, rumah yang saya miliki jadi lebih bagus dan mampu memberikan tambahan penghasilan bagi saya khususnya, dan bagi kami umumnya warga sekitar Dusun Bojong," ujarnya.

Rumah yang awalnya belum bisa dijadikan sebagai usaha homestay, kini mampu dijadikan tempat usaha. 

“Semoga Program Sarhunta ini lebih banyak lagi di kawasan Borobudur, sehingga dapat berkembang lebih baik. Terima kasih banyak kepada pemerintah, rumah kami jadi lebih layak dan rumah kami juga jadi dapat menjadi tempat pencarian,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni

Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 08:59 WIB

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Kawasan Wisata Gunung Salak, Diduga ODGJ

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Kawasan Wisata Gunung Salak, Diduga ODGJ

Jakarta | Minggu, 15 November 2020 | 19:34 WIB

Antisipasi Hujan Abu Erupsi Merapi, Stupa Candi Borobudur Ditutup Terpaulin

Antisipasi Hujan Abu Erupsi Merapi, Stupa Candi Borobudur Ditutup Terpaulin

Video | Kamis, 12 November 2020 | 15:25 WIB

Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa

Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 10:20 WIB

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 09:54 WIB

ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun

ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 08:46 WIB

Terkini

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB