Ekonomi Di China Bangkit Tanpa Vaksin, Indonesia Bisa Enggak?

Bimo Aria Fundrika, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 November 2020 | 20:57 WIB
Ekonomi Di China Bangkit Tanpa Vaksin, Indonesia Bisa Enggak?
Ilustrasi Pemulihan Ekonomi Nasional (shutterstock)

Suara.com - Ekonomi China tumbuh 4,9 persen pada kuartal III-2020. Capaian itu merupakan hasil dari kerja keras negara tersebut dalam menangani pandemi virus corona atau Covid-19. 

Salah satu cara yang digunakan China adalah dengan menerapkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah secara total dan tanpa vaksin.

Hal tersebut pun juga jadi sorotan oleh Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (PEN), Budi Gunadi Sadikin, dirinya mengatakan bahwa negeri tirai bambu tersebut mampu melawan Covid-19 tanpa adanya vaksin.

Lantas bagaimana dengan Indonesia, apakah ekonomi bisa bangkit tanpa adanya vaksin?

"Vaksin salah satu, bukan the only solution," kata Budi dalam sebuah acara CEO Networking yang digelar secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, kunci pemulihan ekonomi yang bisa dilakukan saat ini ialah pembentukan rasa aman di masyarakat lewat protokol kesehatan ketat, sembari menunggu adanya vaksin, tanpa itu jangan harap ekonomi bisa bangkit.

"Yang di address adalah vaksin dulu, tapi menunggu vaksin protokol kesehatan yang ketat harus di jaga. Insya Allah kalau kesehatan beres ekonomi baik," ucapnya.

Dia bercerita di China, dimana kasus virus corona ini muncul pertama kali, pemerintah disana meresponnya dengan sangat cepat dengan melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat dan karantina wilayah. Alhasil kata dia hanya beberapa bulan saja kegiatan ekonomi sosial dibuka kembali.

Padahal kata Budi China belum melakukan penyuntikan vaksin terhadap warganya.

baca juga

"Dia (china) bangkit tanpa ada vaksin," katanya.   

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Tidak Ada Efek Samping dari Vaksin Covid-19 Buatan Turki

Peneliti: Tidak Ada Efek Samping dari Vaksin Covid-19 Buatan Turki

Health | Selasa, 24 November 2020 | 20:51 WIB

Adakah Orang Tak Bisa Diberi Suntikan Vaksin? ini 4 Kemungkinannya!

Adakah Orang Tak Bisa Diberi Suntikan Vaksin? ini 4 Kemungkinannya!

Health | Selasa, 24 November 2020 | 19:11 WIB

Program PEN Diklaim Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Program PEN Diklaim Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Jakarta | Selasa, 24 November 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×