Sri Mulyani Jawab Isu Miring soal Anggaran Kesehatan yang Dipangkas

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 16:07 WIB
Sri Mulyani Jawab Isu Miring soal Anggaran Kesehatan yang Dipangkas
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab tudingan miring soal alokasi anggaran infrastruktur yang lebih besar dibandingkan dengan anggaran kesehatan pada tahun depan.

Menurut Sri Mulyani anggaran infrastruktur yang mencapai Rp 417 triliun pada tahun 2021 merupakan akumulasi dari sejumlah proyek infrastruktur yang tak jalan di 2020 karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

"Anggaran infrastruktur tahun 2021 cukup besar ini untuk menampung apa yang selama tahun 2020 (proyek) tertunda dan juga di dalam rangka untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021 yang dilakukan secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Jadi menurut dia, tidak benar pada tahun depan pemerintah mengabaikan sektor kesehatan demi menggenjot proyek infrastruktur di tengah pendemi. Justru kata dia anggaran kesehatan jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun ini.

"Banyak yang bertanya kenapa anggaran infrastruktur lebih besar dari anggaran kesehatan seolah-olah kita tidak memberikan perhatian kepada kesehatan, itu tidak benar. Anggaran kesehatan masih sangat besar dan ditambah tahun ini meskipun tidak mampu terabsorbsi semuanya pun tetap kita akan gunakan dan kita jaga untuk tahun 2021," katanya.

Jadi menurut dia anggaran infrastruktur yang mencapai Rp 417 triliun itu bukanlah sumber atau penyebab anggaran di bidang kesehatan menjadi menurun.

"Namun kita memberikan jaminan bahwa seluruh langkah-langkah di bidang kesehatan dengan tata kelola yang baik tetap bisa menjalankan seluruh kebijakan dan langkah untuk mengembalikan pemulihan ekonomi, melalui syarat yaitu penanganan covid yang efektif dan terus mendukung aspek kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya, ekonom senior Institute Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menyoroti langkah pemerintah yang memangkas anggaran belanja kesehatan di 2021 hingga 20,1 persen.

Pasalnya kata Faisal, sektor kesehatan tetap menjadi prioritas pemerintah untuk menanggulangi pandemi virus corona atau Covid-19 yang belum berakhir.

"Anggaran kesehatan itu turun dari Rp 212,5 triliun jadi Rp 169,7 triliun di tengah primary health masih babak belur," kata Faisal dalam sebuah webinar, Jumat (18/12/2020).

Faisal pun menyayangkan langkah pemerintah tersebut, soeolah-olah kata Faisal pemerintah tidak begitu serius menanggulangi pandemi.

"Jadi memang sektor kesehatan ini nomer dua, tidak ada komitmen," katanya.

Pengurangan anggaran sektor kesehatan, lebih ironis lagi ketika melihat bahwa anggaran infastruktur justru meningkat pada tahun depan.

"Pemerintah menetapkan anggran untuk belanja infrastruktur sebesar Rp 414 triliun untuk tahun depan. Jumlah ini naik signifikan jika dibandingkan dengan anggaran pada 2020 sebesar Rp 281,2 triliun," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Jadi Andalan Sri Mulyani Dongkrak Ekonomi di 2021

Vaksin Jadi Andalan Sri Mulyani Dongkrak Ekonomi di 2021

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 15:43 WIB

Said Didu Kritik Hutang Triliyunan Tapi Dikorup, Ini Balas Staf Sri Mulyani

Said Didu Kritik Hutang Triliyunan Tapi Dikorup, Ini Balas Staf Sri Mulyani

Jogja | Selasa, 22 Desember 2020 | 11:49 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Makin Melorot

Kasus Covid-19 Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Makin Melorot

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 08:13 WIB

Terkini

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB