Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Ekonom CSIS Sebut Merger Gojek - Tokopedia Bisa Dongkrak Pemulihan Ekonomi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 07 Januari 2021 | 11:36 WIB
Ekonom CSIS Sebut Merger Gojek - Tokopedia Bisa Dongkrak Pemulihan Ekonomi
Kantor Gojek di Jakarta Selatan. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menilai, keberadaan ekosistem platform digital yang lebih mendukung sangat diperlukan saat ini, terutama untuk mendongkrak permintaan dan kegiatan transaksi barang dan jasa oleh masyarakat.

Selain itu, kolaborasi ini juga diyakini akan semakin memperkuat ekosistem UMKM yang selama ini menjadi pasar Gojek dan Tokopedia.

"Yang perlu diingat, kontribusi bisnis platform digital sangat penting. Karena, industri ini terus mengalami pertumbuhan yang pesat, baik dari sisi penjualan produk maupun distribusinya," kata Yose ditulis Kamis (7/1/2021).

Menurut dia, hal paling mendasar dari lambatnya pemulihan ekonomi adalah kurangnya permintaan atau daya beli masyarakat terhadap produk dan jasa. Kurangnya permintaan itu dipicu lantaran di masa pandemi, masyarakat enggan keluar rumah untuk menghindar paparan virus Covid-19.

"Dengan adanya platform digital yang menawarkan beragam kemudahan dalam layanannya, maka akan mendorong konsumen untuk melakukan transaksi barang dan jasa," imbuh Yose.

Yang terpenting, lanjut Yose, ketika merger benar-benar terjadi, layanan yang disediakan oleh entitas hasil dari kolaborasi Gojek dan Tokped, tidak eksklusif hanya untuk konsumen maupun mitra yang ada di dalam ekosistem mereka saja.

Layanan yang diberikan harus terbuka untuk masyarakat umum, bukan hanya pasar Gojek dan Tokopedia saja Inovasi jauh lebih penting dibandingkan layanan yang eksklusif.

Terkait rencana merger dua startup paling bernilai di Indonesia itu, Yose Rizal menjelaskan, model bisnis yang dikembangkan para pelaku usaha startup adalah meraih pangsa pasar melalui layanan atau produk yang punya skalabilitas.

Industri ekonomi digital yang ada saat ini basisnya adalah menghubungkan antara pasar yang satu dengan pasar yang lain.

Dia mencontohkan, sebagai sebuah platform e-commerce, Tokped menghubungkan antara konsumen dengan mitra Tokped. Jadi, model bisnis yang dikembangkan adalah meraih pasar melalui efisiensi. Ini baik dari sisi konsumen maupun mitra dari platform tersebut.

"Nah, penguasaan pasar itulah, yang kemudian membuat para pebisnis platform digital bisa meyakinkan investor untuk tetap menyuntikkan dananya dan si investor itu dapat revenue," katanya.

Persoalannya, ia menambahkan, di tengah ketatnya kompetisi bisnis berbasis digital, untuk bisa meraih pangsa pasar, saat ini pebisnis platform digital tidak bisa berjalan sendirian. Mereka harus menggandeng mitra yang memiliki ekosistem besar di segmen bisnis tertentu.

"Untuk meraih pasar yang lebih luas, Gojek dan Tokped melihat kesempatan untuk ekspansi dengan menggandeng mitra yang memiliki bisnis berbeda tapi model bisnisnya sama," kata Yose.

Jika dirinci lebih jauh, ada sejumlah benefit yang bisa didapat Tokped dengan menggandeng Gojek. Di antaranya, Tokped bisa memperluas jangkauan bisnisnya dengan membidik pasar konsumen dan mitra yang ada dalam ekosistem Gojek. Benefit yang sama juga akan didapatkan Gojek.

Menurutnya Gojek bisa mendapatkan pasar dengan menyasar konsumen dan mitra Tokopedia lewat produk yang dimilikinya. Misalnya, menyediakan fasilitas GoPay sebagai media pembayaran transaksi belanja di platform Tokped.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merger Tokopedia dan Gojek Tak Akan Ciptakan Monopoli

Merger Tokopedia dan Gojek Tak Akan Ciptakan Monopoli

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 23:02 WIB

Bicara Pemulihan Ekonomi, Jokowi: Kuncinya Adalah Investasi

Bicara Pemulihan Ekonomi, Jokowi: Kuncinya Adalah Investasi

Jakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 13:27 WIB

Kabar Merger Tokopedia dan Gojek Mencuat

Kabar Merger Tokopedia dan Gojek Mencuat

Bogor | Selasa, 05 Januari 2021 | 23:20 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB