Bio Farma Dapat Izin Olah Bahan Baku Vaksin Covid-19 Sinovac

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:00 WIB
Bio Farma Dapat Izin Olah Bahan Baku Vaksin Covid-19 Sinovac
Ilsutrasi---Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan PT Bio Farma (Persero) telah mendapatkan sertifikat untuk memproduksi vaksin Covid-19.

Menurutnya, sertifikat ini menjadi penting karena pemerintah juga membeli vaksin dalam bentuk bahan baku curah (bulk).

"Apapun produksi yang kita lakukan harus juga standar Indonesia. Alhamdulillah kita sudah mendapatkan sertifikasi dari BPOM untuk 100 juta pertama," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut, Erick juga mengatakan bahwa saat ini total Bio Farma boleh memproduksi vaksin sebanyak 250 juta dosis, dimana untuk 150 juta dosis sertifikatnya ditargetkan dapat diterima pada bulan Maret nanti.

"Untuk 150 juta berikutnya kita harapkan nanti di kloter Maret 2021 kita mendapatkan sertifikat tambahan dari BPOM, sehingga 250 juta kapasitas untuk vaksin yang diproduksi Bio Farma sudah mempunyai sertifikat," katanya.

250 juta dosis vaksin yang diproduksi Bio Farma ini kata dia bisa untuk 125 juta penduduk.

"Jadi, kalau 250 juta buat 125 juta orang kalau (disuntikkan) 2 kali. Dan tadi teknologinya sudah ditingkatkan, kalau yang tadinya hanya virus yang dimatikan, sekarang juga teknologi baru sudah bisa dilakukan secara bertahap di Bio Farma," pungkasnya.

Asal tahu saja, selama 6 bulan kedepan atau semester I 2021, PT Bio Farma akan kedatangan sebanyak 144 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku, bahan baku vaksin tersebut berasal dari Sinovac.

"Jadi total bahan baku yang kami amankan dengan Sinovac 143 juta dosis tapi kita mendapat tambahan sekitar 10 persen, tapi sampai semester 1 kita sudah memiliki jadwal penerimaan sekitar 144 juta sekian dosis," ungkap Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

baca juga

Dari data yang disampaikan dalam rapat, terlihat bahwa pengiriman bahan baku vaksin Sinovac akan dilakukan dalam 6 tahap, artinya setiap 1 bulan Bio Farma akan menerima pengiriman bahan baku vaksin.

  1. Januari akan menerima 16,5 juta dosis bahan baku vaksin.
  2.  Februari akan menerima 21 juta dosis bahan baku vaksin dalam 2 kali pengiriman.
  3.  Maret akan menerima 28 juta dosis bahan baku vaksin dengan 3 kali pengiriman.
  4.  April akan menerima 30 juta bahan baku vaksin dengan 2 kali pengiriman.
  5.  Mei akan menerima 19,2 juta bahan baku vaksin dengan 2 kali pengiriman.
  6. Dan Juni akan menerima 30 juta dosis bahan baku vaksin dengan 2 kali pengiriman. Sehingga totalnya 144,7 juta dosis bahan baku vaksin.

"Inilah program kerja kita dalak 6 bulan ini untuk segera bisa memproduksi vaksin ini sehingga kita mendapatkan izin rilisnya dari BPOM dan segera bisa menjalankan program vaksinasinya oleh Kementerian Kesehatan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Vaksin BCG Produksi Bio Farma Resmi Dapatkan Label Halal

Vaksin BCG Produksi Bio Farma Resmi Dapatkan Label Halal

Health | Selasa, 25 Maret 2025 | 21:01 WIB

7 BUMN "Sakit", Erick Thohir: Wijaya Karya, Waskita Hingga Krakatau Steel

7 BUMN "Sakit", Erick Thohir: Wijaya Karya, Waskita Hingga Krakatau Steel

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 09:53 WIB

Profil Indofarma Jadi Sorotan, Begini Sejarah, Produk, Hingga Gaji Pegawai Anak Perusahaan Bio Farma

Profil Indofarma Jadi Sorotan, Begini Sejarah, Produk, Hingga Gaji Pegawai Anak Perusahaan Bio Farma

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:43 WIB

Produsen Vaksin Terbesar di Indonesia, Ini Profil Bio Farma dan Perkiraan Gaji Karyawannya

Produsen Vaksin Terbesar di Indonesia, Ini Profil Bio Farma dan Perkiraan Gaji Karyawannya

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 18:39 WIB

RUPST Indofarma Kacau Balau! Pemegang Saham Mayoritas Bio Farma Tak Hadir, Investor Dilarang Masuk

RUPST Indofarma Kacau Balau! Pemegang Saham Mayoritas Bio Farma Tak Hadir, Investor Dilarang Masuk

Bisnis | Senin, 29 Juli 2024 | 17:26 WIB

Komitmen Jalankan Usaha dengan Prinsip Keberlanjutan, Bio Farma Raih Platinum di ASRRAT 2023

Komitmen Jalankan Usaha dengan Prinsip Keberlanjutan, Bio Farma Raih Platinum di ASRRAT 2023

Bisnis | Kamis, 09 November 2023 | 06:13 WIB

CEPI dan Bio Farma Berkolaborasi untuk Mendorong Percepatan Produksi Vaksin untuk Kawasan Global South

CEPI dan Bio Farma Berkolaborasi untuk Mendorong Percepatan Produksi Vaksin untuk Kawasan Global South

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 08:46 WIB

10 Peneliti Negara OKI Diberi Pelatihan Bio Farma dan Unpad soal Vaksin

10 Peneliti Negara OKI Diberi Pelatihan Bio Farma dan Unpad soal Vaksin

Bisnis | Selasa, 19 September 2023 | 19:46 WIB

Terkini

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

×