Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Harga Minyak Mentah Naik Gara-gara OPEC dan Sekutunya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:11 WIB
Harga Minyak Mentah Naik Gara-gara OPEC dan Sekutunya
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia terbang lebih dari 4 persen pada perdagangan Kamis, atau ke posisi tertingginya selama setahun terakhir.

Meroketnya harga minyak ini setelah OPEC dan sekutunya setuju untuk mempertahankan produksi tidak berubah hingga April, karena beralasan pemulihan permintaan dari pandemi virus corona masih rapuh.

Mengutip CNBC, Jumat (5/2/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 2,67 dolar AS atau 4,2 persen menjadi 66,74 dolar AS per barel, setelah melejit ke posisi 67,75 dolar AS level tertinggi sejak Januari 2020.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, meroket 2,55 dolar AS atau 4,2 persen, menjadi 63,83 dolar AS per barel, setelah juga menyentuh level tertinggi Januari 2020, di 64,86 dolar AS per barel.

"OPEC mengejutkan kami. Pesan yang dikirim OPEC ke pasar adalah mereka sangat ingin melihat harga minyak semakin menguat dan pada akhirnya, sangat membantu dalam mengurangi kelebihan pasokan yang dibangun tahun lalu karena Covid-19," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

Beberapa analis memperkirakan OPEC Plus, aliansi dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan produsen utama lainnya, akan meningkatkan output sekitar 500.000 barel per hari.

Pemimpin kelompok itu, Arab Saudi, mengatakan akan memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 1 juta barel per hari, dan memutuskan dalam beberapa bulan mendatang kapan bakal menghentikannya secara bertahap.

"Ada satu duri untuk kisah bullish tersebut dan sangat sedikit yang terkejut. Rusia ingin meningkatkan produksi," kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen dalam sebuah catatan.

Rusia diizinkan untuk meningkatkan produksi sebesar 130.000 barel per hari pada April dan Kazakhstan 20.000 barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Menyusut, Harga Minyak Langsung Meroket

Stok Menyusut, Harga Minyak Langsung Meroket

Bisnis | Kamis, 04 Maret 2021 | 07:17 WIB

OPEC Plus Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

OPEC Plus Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Bisnis | Rabu, 03 Maret 2021 | 07:47 WIB

Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles

Konsumsi China Menurun, Harga Minyak Dunia Ambles

Bisnis | Selasa, 02 Maret 2021 | 07:52 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB