alexametrics

IHSG Mendarat Darurat, Anjlok 1,54 Persen

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani
IHSG Mendarat Darurat, Anjlok 1,54 Persen
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

IHSG pada penutupan perdagangan Selasa (30/3/2021) sore harus berakhir di zona merah.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (30/3/2021) sore harus berakhir di zona merah, setelah ditutup turun 1,54 persen atau melemah 95 basis poin ke level 6.071.

Mengutip data RTI, pada Selasa (30/3/2021), IHSG bergerak dari batas atas pada level 6.170 hingga batas bawah pada level 6.046, setelah dibuka di level 6.163.

Investor melakuan transaksi sebanyak 2.129.596 kali senilai Rp 20,849 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp 8,7 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp 1,7 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 3,0 triliun dan aksi jual sebesar Rp 3,4 triliun.
Sehingga, investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp366 miliar.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi Selasa Pagi, Pengamat Sarankan Saham-saham Ini

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan dari 10 indeks sektoral, tercatat seluruh sektor menyeret IHSG ke zona merah.

Sektor yang melemah antara lain; sektor Agri 2,37 persen, sektor Aneka Industri 1,80 persen, sektor Industri Dasar 0,69 persen, sektor Consumer 1,40 persen, sektor manufaktur 1,19 persen, sektor pertambangan 1,80 persen, sektor property 2,54 persen, sektor Perdagangan 1,92 persen, sektor infrastruktur 1,48 persen, dan sektor Perbankan terkoreksi 1,52 persen.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; VICO yang naik 44 point atau menguat 34 persen ke level 170. Dilanjutkan ESTI yang naik 24 point atau menguat 30 persen ke level 103.

APEX menguat 24 persen atau bertambah 98 point ke level 492. ZYRX menguat 24 persen atau naik 62 point ke level 312. SNLK menguat 24 persen atau naik 50 point ke level 252.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; MAYA turun 210 point atau melemah 7 persen ke level 2.790. RUIS melemah 6,99 persen atau koreksi 20 point ke level 266. SUPR terkoreksi 370 point atau melemah 6,9 persen ke level 4.930.

Baca Juga: Diselimuti Awan Kelabu, IHSG Dibuka Terperosok ke Level 6.163

BKSW terpangkas -18 point atau melemah 6,97 persen ke level 240. INRU melemah 70 point atau turun 6,93 persen ke level 940. 

Komentar