Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi

Dicky Prastya

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:34 WIB
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi nilai tukar Rupiah akan menguat dalam tiga bulan ke depan seiring meredanya konflik global.
  • Pemerintah dan Bank Indonesia menerapkan strategi investasi obligasi untuk menjaga stabilitas sektor keuangan serta mencegah pelarian modal asing.
  • Rupiah melemah hingga Rp17.965 per Dolar AS pada 3 Juni 2026 akibat tekanan konflik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar AS bisa menguat dalam tiga bulan ke depan. 

Menkeu Purbaya meramal ini dari situasi global, di mana perang Amerika Serikat vs Iran yang terjadi di Timur Tengah kemungkinan mendekati akhir. 

"Berita mengatakan bahwa AS, Iran, dan Israel sangat dekat untuk membuat kesepakatan. Jadi prospek kondisi global akan leboh baik. Saya percaya dalam dua atau tiga bulan akan jauh lebih baik daripada sekarang, yang berarti pertukaran yang menurunkan Rupiah juga akan hilang," katanya saat konferensi pers di Wisma Danantara, dikutip Selasa (3/6/2026).

"Jadi ekonomi akan lebih kuat, dan juga rupiah bisa lebih kuat," lanjutnya.

Untuk jangka pendek, Purbaya menyebut Pemerintah memiliki strategi lewat Bank Indonesia (BI) untuk ikut investasi ke pasar obligasi. Dengan ini maka kenaikan imbal hasil (yield) milik Pemerintah tidak naik terlalu tinggi.

Bendahara Negara mengatakan kalau ini ditujukan agar para investor global yang memiliki obligasi Pemerintah tidak kehilangan nilai investasinya (capital loss). 

Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)
Ilustrasi rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)

"Itu juga akan mencegah mereka untuk membawa uangnya ke luar negeri," lanjutnya.

Purbaya percaya bahwa koordinasi Pemerintah dengan BI bisa membuat kondisi sektor keuangan negara tetap kuat dan stabil.

"Dan dengan kerja sama yang baik, saya percaya bahwa akhirnya kita akan dapat mengembalikan kepercayaan terhadap Rupiah," jelasnya.

baca juga

Sementara itu pada penutupan perdagangan per Rabu (3/6/2026), nilai tukar Rupiah terus melemah hingga ke level Rp 17.965 per Dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah terperosok 127 poin atau 0,71 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.839 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan memburuknya sentimen pasar keuangan.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah datang dari kombinasi faktor eksternal yang semakin kuat. Salah satunya adalah lonjakan harga minyak mentah dunia yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.

"Selain pelemahan akibat dampak eskalasi di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah dunia juga menjadi faktor yang membebani rupiah," ujar Lukman kepada Suara.com.

Menurutnya, kondisi semakin diperparah oleh aksi jual investor asing di pasar saham domestik. Arus keluar modal asing atau capital outflow membuat permintaan terhadap dolar AS meningkat sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Lukman memperingatkan bahwa tekanan terhadap rupiah belum berakhir. Bahkan, jika Bank Indonesia tidak melakukan intervensi secara agresif, rupiah berpotensi menembus level Rp18.000 per dolar AS dalam waktu dekat.

"Sentimen risk-off besar di pasar ekuitas dan net sell asing juga ikut menekan rupiah. Dengan percepatan ini dan tanpa intervensi agresif dari BI, rupiah sangat berpotensi menembus Rp18.000 besok," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:53 WIB

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:53 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×