Produsen Olahan Makanan Beku Ini Raup Laba 10,2 Juta Dolar AS

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 April 2021 | 08:56 WIB
Produsen Olahan Makanan Beku Ini Raup Laba 10,2 Juta Dolar AS
Ilustrasi; Produk makanan beku. (Shutterstock)

Suara.com - PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) emiten pengolah makanan beku berbahan baku udang meraup laba bersih pada 2020 sebesar 10,2 juta dolar AS. Raihan itu meningkat 78,3 persen dari laba bersih tahun sebelumnya sebesar 5,7 dolar AS.

Direktur Utama PMMP Martinus Soesilo mengatakan, laba bersih tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan bersih sebesar 170,9 juta dolar AS yang naik 19,5 persen dari tahun sebelumnya sebesar 142,7 juta dolar AS.

Pertumbuhan penjualan ini juga berdampak pada meningkatnya laba kotor Perseroan pada 2020 menjadi 35,3 juta dolar AS yang meningkat sebesar 20 persen .

Hal ini disebabkan oleh strategi penjualan Perseroan untuk meningkatkan porsi penjualan varian Value Added yang memiliki profitabilitas lebih baik dibandingkan produk lainnya.

"Marjin laba kotor kita meningkat dari 20,6 persen menjadi 20,7 persen, sejalan dengan strategi kami untuk meningkatkan penjualan produk Value Added, mulai tahun 2020. Hal ini akan terus kami pertahankan pada tahun 2021, untuk terus meningkatkan profitabilitas Perseroan ke depannya," ujar Martinus Soesilo, dalam keterangannya, Senin (12/4/2021).

Di sisi lain, total liabilitas PMMP berhasil turun menjadi 183 juta dolar AS pada akhir 2020 dari posisi akhir 2019 sebesar 191 juta dolar AS yang disebabkan oleh menurunnnya utilisasi hutang bank jangka pendek 149 juta dolar AS dan hutang bank jangka panjang Perseroan dari 3,9 juta dolar AS.

"Tahun lalu, kami mampu menurunkan hutang bank jangka pendek kami, yang disebabkan dengan meningkatnya penjualan, profitabilitas dan efisiensi operasional Perseroan," kata Martinus.

Sementara itu, total aset Perseroan pada 2020 naik menjadi 248 juta dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir 2019 sebesar 237 juta dolar AS. Total ekuitas Perseroan juga meningkat dari 65 juta dolar AS menjadi 46 juta dolar AS.

"Pada pandemi ini, pola consumer behaviour cenderung memilih untuk berbelanja di supermarket dan retailer, lalu memasak sendiri produknya dirumah. Hal ini mendorong meningkatnya penjualan kami selama tahun 2020, terutama pada pihak retailer baik di Amerika Serikat maupun Jepang," pungkas Martinus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Disambangi WHO, China Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi

Setelah Disambangi WHO, China Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi

News | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:55 WIB

Virus Corona Covid-19 Kembali Ditemukan pada Daging dan Udang Beku di China

Virus Corona Covid-19 Kembali Ditemukan pada Daging dan Udang Beku di China

Health | Senin, 16 November 2020 | 13:19 WIB

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

News | Minggu, 15 November 2020 | 07:23 WIB

Terkini

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

×