Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Ekonomi Indonesia 4 Kali Berturut-turut Negatif

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 13:28 WIB
Ekonomi Indonesia 4 Kali Berturut-turut Negatif
Kepala BPS Suhariyanto. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Pandemi Covid-19 benar-benar bikin porak-poranda perekonomian Indonesia, pasalnya sepanjang 4 kuartal berturut-turut ini dari periode kuartal II 2020 sampai kuartal I 2021 ekonomi Indonesia tumbuh negatif.

Rinciannya, kuartal II 2020 tumbuh minus 5,32 persen, kuartal III 2020 tumbuh minus 3,49 persen, kuartal IV 2020 tumbuh minus 2,19 persen dan yang teranyar pada kuartal I 2021 ini perekonomian Indonesia tumbuh minus 0,74 persen.

Meski 4 kali tumbuh negatif, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan kondisi perekonomian nasional telah menunjukan tanda-tanda perbaikan dengan tumbuh minus yang semakin berkurang.

"Ini menunjukkan tanda pemulihan ekonomi akan semakin nyata, dan berharap ke depan pemulihan ekonomi terjadi di 2021 betu-betul bisa terwujud," kata Kecuk dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (5/5/2021).

Kecuk menjelaskan pada 3 bulan pertama tahun 2021 ini kondisi perekonomian global menunjukkan perbaikan yang cukup menggembirakan, salah satunya terlihat dari peningkatan indeks Purchasing Managers' Index (PMI) global, begitu juga dengan data PMI Indonesia yang saat ini sudah berada dalam level ekspansi.

Tak hanya itu program vaksinasi yang dilakukan sejumlah negara juga sudah dimulai dan hasilnya cukup membuat kepercayaan masyarakat meningkat.

Begitu juga dengan ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia yang telah menunjukkan perkembangan bagus.

Tiongkok misalnya pada triwulan I-2021 tahun ini tumbuh impresif 18 persen, Amerika Serikat tumbuh 0,4 persen, Singapura 0,2 persen. Tak hanya itu, selama triwulan I 2021 inflasi hanya 1,37 persen yoy.

"Selama pandemi terjadi pelambatan inflasi di berbagai negara, bahkan ada yang mengalami deflasi karena mobilitas berkurang dan roda ekonomi bergerak lamban sehingga berpengaruh ke pendapatan dan permintaan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:17 WIB

Sumut Inflasi 0,08 Persen pada April 2021

Sumut Inflasi 0,08 Persen pada April 2021

Sumut | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:10 WIB

Sepi Banget, Cuma 3 Bule ke Bali Selama Maret 2021

Sepi Banget, Cuma 3 Bule ke Bali Selama Maret 2021

Bali | Senin, 03 Mei 2021 | 15:13 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB