Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Daya Beli Masyarakat di Kuartal I 2021 Masih Loyo

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 13:36 WIB
Daya Beli Masyarakat di Kuartal I 2021 Masih Loyo
Ilustrasi uang. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat di kuartal I 2021 masih tumbuh negatif 2,23 persen secara year on year (yoy). Imbasnya pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut juga mengalami kontraksi sebesar 0,74 persen secara yoy.

"Konsumsi rumah tangga masih terkontraksi minus 2,23 persen," ucap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (5/5/2021).

Tak hany dari sisi konsumsi, penopang pertumbuhan ekonomi lainnya seperti investasi yakni Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) uga masih mengalami kontraksi sebesar 0,23 persen secara yoy.

"Diharapkan pandemi cepat berlalu sehingga konsumsi bisa mengalami perbaikan pada triwulan mendatang. Sementara PMTB mengalami perbaikan signifikan, pada triwulan IV-2020 lalu terkontraksi dalam 6,15 persen yoy dan triwulan I-2021 ini terkontraksi tipis 0,23 persen," paparnya.

Tak hanya itu, kata dia belanja daerah lewat APBD juga menjadi salah satu penyumbang masih negatifnya pertumbuhan konsumsi pada 3 bulan pertama tahun ini.

"Satu hal yang menghambat konsumsi pemerintah adalah realisasi APBD, belanja barang jasa dan pegawai APBD kontraksi. Bapak Presiden sudah mengingatkan daerah agar merealisasikan anggaran," ucapnya.

"Kalau bisa diwujudkan, maka konsumsi pemerintah akan membantu pemulihan ekonomi dengan pertumbuhan cukup kuat," pungkasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini daya beli masyarakat akan pulih pada kuartal II tahun ini, mengingat sejumlah faktor telah menunjukan tren pemulihan seperti confidence yang mulai pulih, technical rebound, peningkatan aktivitas masyarakat di masa Ramadan dan Idul Fitri, serta pemulihan yang berasal dari dukungan APBN yang berupa stimulus perekonomian.

"Keempat faktor ini akan mendorong kuartal kedua konsumsi tahun 2021 diperkirakan akan mengalami akselerasi yang positif dan signifikan. Ini hal yang akan kita dukung atau kita akan monitor tentu dengan catatan selama Covid tetap bisa terjaga," kata Sri Mulyani.

Menurutnya perekonomian Indonesia pada kuartal tersebut diprediksi akan memasuki zona positif-rebound yang disertai peningkatan confidence dan aktivitas konsumsi, serta efek dari stimulus perekonomian yang mulai meningkat.

Konsumsi masyarakat yang merupakan kontributor terbesar di dalam PDB mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Indeks Keyakinan Konsumen pada Maret 2021 naik ke angka 93,4 dari yang sebelumnya 85,8 pada Februari 2021.

"Ini artinya konsumen di Indonesia memiliki keyakinan yang membaik dan nanti terlihat di dalam beberapa indikator yang mendukungnya," katanya.

Peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat pada bulan Maret diperkirakan pada area makanan, minuman, informasi, transportasi, pakaian, rumah tangga, serta kegiatan rekreasi.

Meskipun begitu, peningkatan kegiatan rekreasi harus tetap dijaga agar tidak mengakibatkan pelonjakan Covid-19 yang dilakukan melalui berbagai hal seperti, vaksinasi yang tetap berjalan, dan peningkatan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas dan kegiatan masyarakat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia 4 Kali Berturut-turut Negatif

Ekonomi Indonesia 4 Kali Berturut-turut Negatif

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 13:28 WIB

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Triwulan I 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh Negatif 0,74 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:17 WIB

Sumut Inflasi 0,08 Persen pada April 2021

Sumut Inflasi 0,08 Persen pada April 2021

Sumut | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB