Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Puluhan Ribu Pekerja Migran Bakal Pulkam, Corona Mengancam

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 10 Mei 2021 | 15:04 WIB
Puluhan Ribu Pekerja Migran Bakal Pulkam, Corona Mengancam
Pekerja Migran Indonesia menjalani karantina di Safe House Kabupaten Malang, Minggu (2/5/2021). [Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia]

Suara.com - Pemerintah bakal mengawasi dengan ketat terkait datangnya puluhan ribu pekerja migran yang akan pulang kampung ke tanah air, hal ini demi meminimalisir penularan kasus baru virus corona atau Covid-19.

Dari data yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto setidaknya ada 25.467 ribu pekerja migran yang akan datang pada bulan Mei ini.

"Ini yang diperlukan penanganan dan penanganan secara khusus," kata Airlangga dalam jumpa pers virtual di Istana Negara, Senin (10/5/2021).

Airlangga bilang selama periode April-Mei itu pekerja migran yang akan tiba diprediksi mencapai 49.682 orang, di mana pada bulan April kemarin 24.215 pekerja migran, dan di bulan Mei adalah 25.467.

"Ini untuk para pekerja migran Indonesia dilakukan dengan prokes ketat, baik itu melalui dengan pengetesan termasuk PCR tes dan karantina dan hasil positif yang cukup tinggi ini di antisipasi di daerah yang memang masuk untuk migran," katanya.

Sebelumnya sebanyak 1.278 pekerja migran Indonesia langsung menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, karena terkonfirmasi positif Covid-19.

"Setiba di Indonesia semua pekerja migran Indonesia langsung dibawa ke Wisma Atlet untuk menjalani karantina sesuai protokol kesehatan," kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/5/2021).

Benny meyebut para pekerja migran Indonesia datang dari berbagai negara penempatan, yakni: Abu Dhabi, Belanda, Qatar, Singapura, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Dubai, dan Thailand.

Setelah selesai menjalani karantina, Benny menjelaskan, BP2MI akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah bersangkutan untuk menyiapkan kepulangan para pekerja migran Indonesia hingga ke daerah asalnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Varian Baru COVID-19, Puluhan Pekerja Migran Asal Jember Karantina

Cegah Varian Baru COVID-19, Puluhan Pekerja Migran Asal Jember Karantina

Malang | Senin, 10 Mei 2021 | 10:37 WIB

Mendagri Usulkan Menlu RI Berikan Surat Sekali Jalan Bagi PMI Ilegal

Mendagri Usulkan Menlu RI Berikan Surat Sekali Jalan Bagi PMI Ilegal

Batam | Minggu, 09 Mei 2021 | 15:52 WIB

Tito Karnavian Ungkap Keunggulan Kota Batam Sebagai Pintu Masuk PMI

Tito Karnavian Ungkap Keunggulan Kota Batam Sebagai Pintu Masuk PMI

Batam | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:37 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB