Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Vaksin Gotong Royong Mahal, Pengusaha Bisa Ikut Vaksin Gratis

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:53 WIB
Vaksin Gotong Royong Mahal, Pengusaha Bisa Ikut Vaksin Gratis
Jokowi meninjau vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk pekerja di pabrik PT Unilever Indonesia, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 18 Mei 2021 / [SuaraKaltim.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan perusahaan yang tidak mampu mengikuti program vaksin Gotong Royong sejatinya dapat mengikuti program vaksin covid-19 gratis dari pemerintah.

"Ini adalah vaksin Gotong Royong. Seperti bencana kalau ada perusahaan yang mau sumbang yah silahkan, bagi yang tidak nyumbang engga masalah," kata Arya dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (21/5/2021).

Menurut Arya dalam program vaksin Gotong Royong ini tidak ada kewajiban bagi perusahaan untuk ikut dalam program ini. Bagi yang tak mampu lanjut Arya perusahaan-perusahaan tersebut akan tetap dilayani melalui program vaksin Covid-19 gratis oleh pemerintah.

"Jadi bagi pengusaha ini ada 2 alternatif, alternatif pertama mereka membantu pemerintah dalam mempercepatan gotong royong tadi, tapi kalau mereka engga mereka ikut dalam proses yang gratis," papar Arya.

Sehingga kata dia, bagi pengusaha yang tidak mau ikutan dalam program Gotong Royong ini jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin Covid-19 dari pemerintah.

"Karena pemerintah prinsipnya juga tidak mau membebani pengusaha juga, kalau menyumbang yah silahkan, ini sifatnya hanya menyumbang," katanya.

INFOGRAFIS: Apa Bedanya Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah?
INFOGRAFIS: Apa Bedanya Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah?

Asal tahu saja pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan harga resmi vaksin Covid-19 gotong royong.

Vaksin Gotong Royong yang telah ditetapkan adalah jenis vaksin Sinopharm asal China, dimana penetapan harga ini dibagi dua yakni harga pembelian vaksin sebesar Rp 321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis.

Sehingga dari harga tersebut banyak kalangan pengusaha yang akhirnya mundur dari program vaksin Gotong Royong ini, karena mahalnya harga vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Staf Erick Thohir Klaim Vaksin Gotong Royong Termurah ke 2 di Dunia

Staf Erick Thohir Klaim Vaksin Gotong Royong Termurah ke 2 di Dunia

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:46 WIB

Program Vaksin Gotong Royong Sarat Kepentingan Bisnis dan Tidak Adil

Program Vaksin Gotong Royong Sarat Kepentingan Bisnis dan Tidak Adil

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:57 WIB

Apresiasi Program Vaksin Gotong Royong, SehatQ Sediakan Vaksinator

Apresiasi Program Vaksin Gotong Royong, SehatQ Sediakan Vaksinator

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:55 WIB

Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity

Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 18:45 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB