Reksa Dana Masih Jadi Pilihan Alternatif Investasi di Kala Pandemi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 25 Mei 2021 | 07:33 WIB
Reksa Dana Masih Jadi Pilihan Alternatif Investasi di Kala Pandemi
Ilustrasi Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - Reksa dana masih jadi salah satu instrumen untuk berinvestasi.‎ Bahkan dalam kondisi terpengaruh pandemi, investor masih mencari reksa dana untuk opsi investasinya.

Terlebih, ‎data KSEI menunjukkan, jumlah SID Investor reksa dana meningkat lebih dari 300 persen dalam waktu kurang dari 3 tahun dan hingga April 2021 sudah tumbuh hampir 39 persen menjadi 4,4 juta SID.

Hal ini, menunjukkan reksa dana dipandang tetap berpotensi untuk menjadi salah satu alternatif investasi.

Direktur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM) yakni Marsangap P Tamba meyakini, pertumbuhan investor domestik sebagai salah satu penopang pertumbuhan investasi dalam jangka panjang.

Hal ini seiring dengan strategi DIM untuk mengoptimalkan kanal distribusi perbankan maupun fintek untuk menggapai segmen ritel.

"Untuk tahun ini, DIM mentargetkan pertumbuhan dana kelolaan dari segmen ritel mencapai lebih dari 50 persen posisi tahun sebelumnya. Perseroan menekankan penjualan produk reksa dana open end untuk ke depannya. Penekanan penjualan dari kedua aspek tersebut kami yakini akan berdampak baik bagi sustainabilitas dana kelolaan Perseroan," ujar Marsangap dalam keterangannya yang ditulis Selasa (25/5/2021).

Marsangap melanjutkan, setahun belakangan pertumbuhan unit penyertaan terdorong oleh reksa dana berbasis suku bunga.

Seiring dengan pemulihan ekonomi dan kebijakan makro yang mendukung pertumbuhan, serta akses informasi, investor terlihat melakukan penyeimbangan portofolionya.

Era suku bunga rendah akan mendorong investor untuk mencari opsi investasi selain reksa dana pasar uang yang setahun terakhir dana kelolaannya tumbuh pada kisaran 50 persen, antara lain yakni ke pasar saham.

baca juga

"Kami melihat dari sisi investor, likuiditas tetap menjadi salah satu yang menarik. Reksa dana pasar uang kami yakni Danareksa Seruni Pasar Uang II mencatat pertumbuhan dana kelolaan YTD di atas Rp1 triliun. Di satu sisi, terlihat adanya mulai pergerakan reksa dana berbasis saham," kata Marsangap.

Ia menuturkan, reksa dana berbasis saham DIM memiliki cakupan luas. Salah satunya adalah Reksa Dana Danareksa Mawar yang berfokus pada alokasi investasi pada emiten saham yang termasuk dalam LQ45.

Pemulihan ekonomi akan diiringi dengan pemulihan kinerja emiten berkapitalisasi besar. Likuiditas tinggi atas emiten berkapitalisasi besar menjadi daya tarik utama reksa dana ini.

"Hingga April 2021, reksa dana Perseroan tumbuh 25 persen. Pertumbuhan dana kelolaan reksa dana bukan hanya tumbuh dari peningkatan harga aset namun juga dari pertumbuhan unit penyertaan baik reksa dana berbasis suku bunga maupun berbasis saham dengan total pertumbuhan unit YoY 16 persen," pungkas Marsangap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reksa Dana Diprediksi Meningkat Dua Kali Lipat Pada Tahun 2021

Reksa Dana Diprediksi Meningkat Dua Kali Lipat Pada Tahun 2021

Batam | Selasa, 09 Februari 2021 | 15:19 WIB

Bank DBS Indonesia Tawarkan Investasi Reksa Dana ke Nasabah

Bank DBS Indonesia Tawarkan Investasi Reksa Dana ke Nasabah

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 18:52 WIB

Indo Premier Sekuritas Luncurkan Aplikasi untuk Investasi Reksa Dana

Indo Premier Sekuritas Luncurkan Aplikasi untuk Investasi Reksa Dana

Bisnis | Selasa, 15 September 2020 | 11:06 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×