Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Tertolong JKN - KIS, Perempuan Ini Jalankan Pengobatan Rutin Diabetes Melitus

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:05 WIB
Tertolong JKN - KIS, Perempuan Ini Jalankan Pengobatan Rutin Diabetes Melitus
Repik (44), peserta JKN - KIS. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Repik (44) adalah peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dari Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah merasakan manfaat yang nyata dalam pengobatan diabetes melitus. Baginya, memiliki jaminan kesehatan dirasa sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit apalagi usia yang semakin bertambah.

“Akhir tahun 2013, ketika malam hari merasa tidak enak badan, batuk , pandangan kabur dan makan terus. Saat itu mengira hanya sakit biasa, namun ketika memeriksakan diri ke rumah sakit , betapa terkejutnya, hasil pemeriksaan dokter menyebut, saya mengidap  diabetes melitus. Tidak bisa dibayangkan jika sampai saat ini tidak mendaftar JKN-KIS, maka saya harus mengeluarkan biaya sendiri dan mahal, apalagi pengobatan ini terus berlanjut," cerita Repik

Dari pihak keluarga, disarankan untuk memakai BPJS Kesehatan. Ia pun langsung mendaftarkan diri dalam program JKN - KIS setelah pulang dari rumah sakit. Syukur diungkapkannya, manakala ia merasakan program ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan, dan sangat dirasakan manfaatnya, terutama penyakit kronis. Ia juga memberi apresiasi terhadap pelayanan yang diterima dari puskesmas.

“Saya rutin melakukan kontrol tiap bulan dan tidak ada perlakuan yang berbeda baik. Pasien umum maupun pasien JKN - KIS, semuanya sama dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas dan tidak ada biaya sama sekali. Pengobatan diabetes melitus secara kontinu bagi saya, merupakan kontrol pola hidup sehari-hari,” tuturnya

Ia menceritakan pengalaman pertamanya saat baru tahu tentang prolanis, yang awalnya ia ketahui saat pemberian edukasi di puskesmas. Sebelum pandemi, rutin mengikuti kegiatan prolanis di puskesmas dan banyak sekali memberikan manfaat. Namun kegiatan itu berkurang, manakala pandemi menyerang.

"Waktu itu terasa aneh dan malas untuk ikut program prolanis. Puskesmas menjelaskan lebih detail tentang manfaat dan kegunaan ikut program prolanis. Akhirnya saya ikut program prolanis. Manfaatnya sangat dirasakan untuk kesehatan, terutama untuk mengontrol tiap bulan kadar gula dan pola makan hidup saya," katanya.

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan, yang telah menyelenggarakan program ini. Tak lupa, ia menghimbau kepada para peserta JKN - KIS untuk selalu rutin membayar iuran.

"Menjadi peserta JKN-KIS merupakan proteksi diri sejak dini dan tidak perlu takut untuk mengeluarkan biaya sendiri. Merasakan sakit tentu tak enak. Kesembuhan menjadi hal yang berharga saat sedang sakit. Bahkan, tak sedikit orang yang rela mengeluarkan banyak uang agar bisa sembuh. Meskipun ketika tidak sakit dapat mendonasikan iuran kepada mereka yang sedang membutuhkannya,” ucap Repik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BPJS Kesehatan Bisa Disalahgunakan untuk Pinjol, Kerugian Diperkirakan Rp 600 Triliun

Data BPJS Kesehatan Bisa Disalahgunakan untuk Pinjol, Kerugian Diperkirakan Rp 600 Triliun

Tekno | Kamis, 17 Juni 2021 | 20:01 WIB

Meninjau Potensi Cost Sharing untuk Menjawab Ketimpangan Pembiayaan JKN

Meninjau Potensi Cost Sharing untuk Menjawab Ketimpangan Pembiayaan JKN

Jogja | Kamis, 17 Juni 2021 | 17:25 WIB

Tingkatkan Layanan, BPJS Kesehatan Ajak Mitra Maksimalkan Kendali Mutu dan Biaya

Tingkatkan Layanan, BPJS Kesehatan Ajak Mitra Maksimalkan Kendali Mutu dan Biaya

Bisnis | Kamis, 17 Juni 2021 | 09:22 WIB

371 Calon pegawai BPJS Kesehatan Ikut Program Pembelajaran Kepemimpinan Dasar

371 Calon pegawai BPJS Kesehatan Ikut Program Pembelajaran Kepemimpinan Dasar

Bisnis | Jum'at, 04 Juni 2021 | 10:09 WIB

Pandawa Mudahkan Pengurusan Kepesertaan JKN-KIS Tanpa Tatap Muka

Pandawa Mudahkan Pengurusan Kepesertaan JKN-KIS Tanpa Tatap Muka

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 11:10 WIB

Berkat JKN-KIS, Perekonomian Keluarga Adi Prawira Tetap Stabil Meski Sang Ayah Sakit

Berkat JKN-KIS, Perekonomian Keluarga Adi Prawira Tetap Stabil Meski Sang Ayah Sakit

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:09 WIB

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB