Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Sampai Juli 2021, Dana Terhimpun dari Hajatan IPO Mencapai Rp 7,66 Triliun

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Juli 2021 | 19:23 WIB
Sampai Juli 2021, Dana Terhimpun dari Hajatan IPO Mencapai Rp 7,66 Triliun
Ilustrasi ticker bursa efek (sumber: ISO Republic)

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 28 Juli 2021, total dana yang terhimpun dari hajatan Initial Public Offering (IPO) sejumlah perusahaan di pasar modal mencapai Rp 7,66 triliun.

Angka ini meroket naik 99,48 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, yang hanya mencapai Rp 3,84 triliun.

"IPO meningkat sekitar 99,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp3,82 triliun," jelas Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia kepada wartawan, Rabu (28/7/2021).

Nyoman mengatakan, angka ini akan terus bertumbuh mengingat masih ada sejumlah perusahaan yang akan melantai bursa pada sisa tahun ini. Tercatat pipeline IPO yang telah masuk mencapai 25 perusahaan.

"Sampai dengan 28 Juli 2021, terdapat 25 perusahaan dalam pipeline saham BEI," ucapnya.

Sebagai informasi, berikut adalah klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:

  • 4 Perusahaan aset skala kecil. (aset sampai dengan Rp 50 Miliar)
  • 7 Perusahaan aset skala menengah. (aset antara Rp 50 Miliar s.d. Rp 250 Miliar)
  • 14 Perusahaan aset skala besar. (aset diatas Rp 250 Miliar)

Pada pipeline saham Bursa masih terdapat 25 perusahaan yang didominasi oleh perusahaan dengan skala menengah dan besar.

Dari sisi sektor 25 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 6 (enam) perusahaan sektor Consumer Cyclicals, 5 (lima) perusahaan di sektor Industrial, 3 (tiga) perusahaan di sektor Consumer Non Cyclicals. Dan untuk sektor Technology, Transportation & Logistic, Healthcare, Energy, dan Financials, masing masing ada 2 (dua) perusahaan, sisanya adalah sektor Basic Materials sebanyak 1 (satu) perusahaan.

Sementara itu, di pipeline Obligasi dan Sukuk terdapat 31 emisi yang akan diterbitkan oleh 24 perusahaan.

baca juga

Ditinjau dari sektornya,  24 perusahaan yang berada dalam pipeline Obligasi dan Sukuk tersebut terdiri dari 11 perusahaan sektor Financials, sektor Infrastructures ada 6 (enam) perusahaan, sektor Basic Materials ada 3 (tiga) perusahaan.

Sedangkan untuk sektor Properties & Real Estate ada 2 (dua) perusahaan dan sisanya sektor Energy dan Consumer Non Cyclicals masing-masing 1 (satu) perusahaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Emiten Gagal Bayar, Begini Respons BEI

Marak Emiten Gagal Bayar, Begini Respons BEI

Bisnis | Minggu, 20 Juni 2021 | 09:55 WIB

BEI Pastikan Jam Perdagangan Bursa Tak Berubah, Masih Sesuai Kondisi Pandemi

BEI Pastikan Jam Perdagangan Bursa Tak Berubah, Masih Sesuai Kondisi Pandemi

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 08:55 WIB

BEI: Produsen Snack Taro Telah Rampungkan Seluruh Masalah Utangnya

BEI: Produsen Snack Taro Telah Rampungkan Seluruh Masalah Utangnya

Bisnis | Kamis, 25 Februari 2021 | 18:05 WIB

BEI Bakal Kedatangan Calon Emiten Kakap, Incar Dana Rp 1,1 Triliun

BEI Bakal Kedatangan Calon Emiten Kakap, Incar Dana Rp 1,1 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2021 | 18:06 WIB

Bos BEI Ungkap Rahasia Kuatnya Pasar Modal RI di Tengah Pandemi Covid-19

Bos BEI Ungkap Rahasia Kuatnya Pasar Modal RI di Tengah Pandemi Covid-19

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 19:30 WIB

Catat Rekor, Transaksi Saham di BEI Tembus Rp 32 Triliun

Catat Rekor, Transaksi Saham di BEI Tembus Rp 32 Triliun

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 18:06 WIB

Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN

Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 22:31 WIB

Terkini

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB