Jababeka Sediakan 2 Hektar Lahan untuk Program Petani Milenial

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:57 WIB
Jababeka Sediakan 2 Hektar Lahan untuk Program Petani Milenial
Lahan seluas 2 hektar di Botanical Garden Jababeka.

Suara.com - Sektor pertanian tercatat menjadi sektor terbesar ketiga yang menyumbang perputaran roda ekonomi di Jawa Barat. Dan di masa pandemi, sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Melihat kondisi itu Pemerintah Jawa Barat merilis program Petani Milenial, pada bulan Maret lalu. Diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, tujuan program ini untuk mengurangi angka pengangguran yang jumlahnya meningkat akibat pandemi dan juga mendukung program ketahanan pangan.

Merespon program tersebut, PT Jababeka Tbk selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, mendukung program tersebut dengan menyediakan lahan untuk bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar Kawasan Industri Jababeka, khususnya masyarakat yang terdampak pandemi. Adapun luas lahan tersebut seluas 2 hektar dan berlokasi di Botanical Garden Jababeka.

Edwi Fahendri ialah satu diantara petani milenial yang merasakan sekali manfaat dari penyediaan lahan dari Kawasan Industri Jababeka. Pria yang tinggal di Serang Baru ini mencoba ikut bertani bersama teman-teman di dekat rumah, setelah "dirumahkan" oleh perusahaan tempat ia bekerja

Edwi bersama teman-temannya menanam bawang merah sejak Juni lalu di atas lahan 2600 hektar dengan proyeksi panen perdana di tanggal 17-18 agustus. Total hasil panen, akunya, bisa mencapai 4-5 ton yang nantinya akan dijual ke wilayah sekitar Kawasan Industri Jababeka melalui pasar tradisional dan lain-lain.

Edwi pun amat senang sekaligus berterima kasih kepada PT Jababeka karena diberikan menggali ilmu dan kesempatan untuk menggarap lahan untuk bertani.

"Dan harapan kami, semoga dalam kegiatan ini, mendapat bantuan pemda untuk mengakomodir pemasaran kami agar lebih mudah menjualnya. Karena apapun yang sudah kami tanam, tapi kalau tidak bisa kami jual, akan sangat disayangkan," kata Edwi ditulis Rabu (11/8/2021).

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengapresiasi PT Jababeka Tbk dalam penyediaan lahan untuk meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi. Ia menyempatkan diri langsung meninjau lahan pertanian yang dijadikan para Petani Milenial bertani.

Karena, menurut Dani, hadirnya Botanical Garden yang menjadi wadah bagi para petani milenial ialah oase di tengah padang pasir bagi masyarakat Kabupaten bekasi yang harus didukung agar menginspirasi semua pihak.

“Saya berikan apresiasi kepada Jababeka yang telah menyediakan lahan tidur yang tadinya belum dikembangkan menjadi lahan tanam untuk petani milenial,” ungkap Dani.

"Karena (botanical garden) ini bisa menjadi "paru paru" kawasan Industri Jababeka dan kawasan industri di wilayah kabupaten Bekasi dan demplot atau sampel sudah berjalan dan setelah diuji berbagai komunitas ternyata disini bisa ditanam bawang merah -- meski harus pakai bantuan teknologi paranet dan lain-lain. Tapi ini menunjukan di mana ada kemauan kita bisa jalan, pertanian di tengah kawasan industri itu bukan hal mustahil,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Hyanto Wihadhi selaku salah satu Direktur PT Jababeka Tbk, mengapresiasi dukungan langsung Dani Ramdan Pj Bupati Kabupaten Bekasi atas penggarapan lahan pertanian di Botanical Garden oleh para Petani Milenia.

Ia mengaku sudah berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, khususnya Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bekasi terkait peningkatan lahan supaya bisa menghasilkan.

Pasalnya, dalam pembangunan Kawasan Industri Jababeka memiliki lahan yang belum ter-develope dan pihak Jababeka ada kerja sama dengan masyarakat supaya bisa dimanfaatkan.

Di mana selama ini masih secara alami saja, dan kami berharap dengan hadirnya Pemkab Bekasi bisa membantu peningkatan hasil produksi dari lahan-lahan yang dikelola masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Edamame dan Porang Ternyata Tinggi di Kala Pandemi

Ekspor Edamame dan Porang Ternyata Tinggi di Kala Pandemi

Bisnis | Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:00 WIB

3 Alasan Utama Mengapa Pertanian Indonesia Menjadi Terbelakang Saat Ini

3 Alasan Utama Mengapa Pertanian Indonesia Menjadi Terbelakang Saat Ini

Your Say | Minggu, 08 Agustus 2021 | 15:36 WIB

Harga Pasar Tak Stabil di Masa Pandemi, Petani DIY Dirugikan

Harga Pasar Tak Stabil di Masa Pandemi, Petani DIY Dirugikan

Jogja | Minggu, 08 Agustus 2021 | 14:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB