Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Duka Pedagang Pasar Dungingi yang Selalu Terbakar: Kami Sudah Lelah, Selalu Merugi

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:41 WIB
Duka Pedagang Pasar Dungingi yang Selalu Terbakar: Kami Sudah Lelah, Selalu Merugi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gorontalo, Junaedi Kiayi Demak, melakukan peninjauan ke Pasar Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (26/5/2012). [Gopos]

Suara.com - Dari kejauhan nampak sesosok pedagang dengan tatapan kosong ke arah puing-puing bangunan sisa kebakaran dengan kosong.

Ma Amu, sosok itu sesekali nampak berkaca-kaca. Lapak yang sehari-hari menjad tempatnya mencari uang kini habis dilalap api. Kebakaran Pasar Dungingi, Kota Gorontalo pada Selasa (25/5/2021) kemarin menghanguskan lapak dan barang jualan milik perempuan paruh baya tersebut.

Tidak hanya lapak miliknya, ada dua lapak milik pedagang lain yang turut terbakar dalam kebakaran itu. Dua lapak itu merupakan milik Ma Uda, dan Muna.

Sama sekali tidak ada yang tersisa dari lapak mereka. Semuanya sudah hangus menjadi abu, termasuk barang dagangan mereka.

Bukan sekali saja, kebakaran yang terjadi pada Selasa (25/5/2021) lalu merupakan peristiwa kali ketiga di Pasar Dungingi. 

Dalam dua tahun, sudah ada tiga kali kebakaran di pasar tersebut sehingga membuat para pedagang merasa tidak aman. 

Terlebih, tidak sedikit kerugian yang mereka dapatkan akibat kebakaran. Salah seorang pedagang yang tidak mau disebut namanya mengaku butuh dana Rp1 hingga 3 juta untuk memperbaiki lapak. Jumlah itu belum termasuk perlengkapan, modal usaha dan kerugian yang disebabkan kebakaran.

“Rugi dan capek. Sudah tiga kali terbakar, kasihan kami para pedagang,” ungkap para pedagang di Pasar Dungingi.

Sejumlah pedagang menduga, ada keganjilan dalam kebakaran yang terjadi di Pasar Dungingi. Alasannya, karena sudah tiga kali kebakaran terjadi dengan peristiwa yang hampir mirip.

Kebakaran terjadi pada malam hari dan situasi yang sepi. Kemudian sumber api diduga berasal dari arus pendek atau korsleting listrik. Padahal menurut para pedagang, peralatan listrik yang digunakan memiliki daya yang kecil.

“Hanya lampu dan beberapa peralatan. Tak lebih dari 100 watt, kecil,” ungkap mereka.

Melansir Gopos.id --jaringan Suara.com, mayoritas lapak yang ada di Pasar Dungingi terbuat dari kayu. Jarak antara satu lapak dengan lapak lainnya cukup dekat.

Mayoritas pedagang menjual bahan makanan seperti sayur. Sementara di bagian belakang ditempati pedagang ikan. Selanjutnya pada bagian samping ditempati pedagang makanan dan buah-buahan. 

Aktivitas perdagangan di Pasar Dungingi kesehariannya berlangsung mulai pukul 06.00 wita, hingga pukul 20.00 wita.

Di sisi lain, pasca kebakaran pada 19 September 2019, hingga saat ini belum dilakukan perbaikan atau renovasi pada kios-kios yang terbakar. Puing-puing bekas sisa kebakaran masih tampak jelas.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 SuaraJogja: Pentas Pertama Ki Subardi Dibubarkan, Zaskia Mantap Ingin Pindah Jogja

Top 5 SuaraJogja: Pentas Pertama Ki Subardi Dibubarkan, Zaskia Mantap Ingin Pindah Jogja

Jogja | Selasa, 24 Agustus 2021 | 06:47 WIB

Kebakaran Lalap Tiga Rumah di Krapyak Kulon, Warga Berhamburan Keluar Berusaha Padamkan

Kebakaran Lalap Tiga Rumah di Krapyak Kulon, Warga Berhamburan Keluar Berusaha Padamkan

Jogja | Senin, 23 Agustus 2021 | 22:25 WIB

Recall Chevrolet Bolt EV Hingga 75 Ribu Unit,  Kini Garansi Baterai Listrik 8 Tahun

Recall Chevrolet Bolt EV Hingga 75 Ribu Unit, Kini Garansi Baterai Listrik 8 Tahun

Otomotif | Senin, 23 Agustus 2021 | 17:56 WIB

Menyentuh, Pedagang Ketoprak Ini Ajarkan Berbagi Tak Harus Menunggu Kaya

Menyentuh, Pedagang Ketoprak Ini Ajarkan Berbagi Tak Harus Menunggu Kaya

Lifestyle | Senin, 23 Agustus 2021 | 18:20 WIB

Perluasan Recall Chevrolet Bolt EV, General Motors Perlu 1 Miliar Dolar

Perluasan Recall Chevrolet Bolt EV, General Motors Perlu 1 Miliar Dolar

Otomotif | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:42 WIB

Mulai Ramai Wisatawan, Pedagang Malioboro Minta Pemkot Pertimbangkan Aturan Wisata 2 Jam

Mulai Ramai Wisatawan, Pedagang Malioboro Minta Pemkot Pertimbangkan Aturan Wisata 2 Jam

Jogja | Senin, 23 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Terkini

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB