Gandeng Penjahit Keliling, Siswa SMA Ini Hasilkan GreenPots dari Limbah

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 08:00 WIB
Gandeng Penjahit Keliling, Siswa SMA Ini Hasilkan GreenPots dari Limbah
Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor yang berhasil menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)

Suara.com - Semangat bersinergi dan saling bantu merupakan sisi positif pandemi. Semangat inilah yang mengisnpirasi Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor, Jabar untuk menggandeng penjahit keliling dan pelaku UKM lain dalam mengembangkan karya kreatifnya. Siswi yang baru saja menerima penghargaan terbaik Astra Honda Motor (AHM) Best Student 2021 ini berhasil mengubah dan mendaur ulang limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi media tanam.

GreenPots, demikian Aufa melabeli karya kolaborasinya dengan penjahit keliling di Bogor. Ide dan karya kreatif ini lahir dari kunjungan Aufa ke perkebunan kelapa sawit, di daerah Jasinga Bogor. Aufa menemukan limbah TKKS yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melihat hal ini, Pelajar SMA Negeri 3 Bogor ini pun melihat ada peluang usaha yang bisa dikembangkan mengingat bercocok tanam juga sedang happening di masa pandemi. Anak kedua dari dari tiga bersaudara ini segera membuat desain kreatif untuk karya GreenPotsnya. Pot tanaman hias ini dibuat berbahan dasar serat kelapa sawit sebagai media tanam insitu pupuk. Limbah TKKS dipilih Aufa karena terinspirasi oleh semangat mengurangi penggunaan plastic dan limbah ini sangat cocok untuk mendukung perkembangan tanaman.

Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor saat menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)
Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor saat menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)

Setelah mengantongi ide dan desain GreenPots, Aufa terbentur pada proses produksi dan perakitannya. Putri seorang dosen dari Perguruan Tinggi ternama di Kota Hujan ini berpikir untuk melibatkan penjahit keliling yang biasa dia lihat. Singkat cerita, Aufa pun berhasil melibatkan 3 penjahit keliling dalam sistem kerjasama jasa memproduksi GreenPots. Di sisi hulu, dalam memasok kebutuhan TKKS, Aufa mendapat dukungan dari Kelompok Tani Manunggal Alam yang berada di kawasan Jasinga Bogor. Sementara itu di hilir, Aufa memasarkan produknya secara online memanfaatkan aplikasi whatsapp dan telepon, serta jasa pengiriman online yang banyak tersebar di sekitar Bogor.

Semangat kolaborasi dan saling bantu Aufa di masa pandemi ini tak hanya menghasilkan GreenPots. Aufa juga berhasil membuat inovasi faceshield berbahan policarbonat anti UV dan juga masker kain yang sangat bermanfaat dalam menjalankan aktivitas masyarakat saat ini. Dengan inovasi ini, gadis belia ini berhasil memberdayakan sekitar 15 orang penjahit keliling pada proses produksi. Tiga produk yang dikembangkan berhasil dijual ke warga sekitar, keluarga, teman sekolah dan juga berkembang ke masyarakat luas di wilayah Kota Bogor. Permintaan yang terus meningkat secara tidak langsung juga berdampak pada peningkatan produktivitas penjahit yang berkolaborasi dengan Aufa tersebut.

“Saya berharap inovasi produk ini dapat terus diterima masyarakat dan semakin luas memberdayakan lebih banyak orang. Di tengah mengembangkan usaha ini, saya juga tetap berupaya fokus belajar dan mengerjakan tugas sekolah sehingga ilmu saya pun dapat turut membantu pengembangan usaha ini,” ujar Aufa.

Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor yang berhasil menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)
Aufa Hanun Zahiyah, seorang siswi SMA asal Bogor yang berhasil menciptakan GreenPots dari Limbah. (Dok: AHM)

General Manager Corporate Communication PT AHM, Ahmad Muhibbuddin mengapresiasi kreativitas dan semangat sinergi yang dikembangkan oleh Aufa meski masih duduk di bangku SMA. Masa pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda terus dapat berkontribusi aktif dalam menghadirkan karya inovatif yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.

“Ide kreatif dan kontributif Aufa ini luar biasa, apalagi bisa berkolaborasi dengan penjahit keliling dan kelompok tani kelapa sawit. Dia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tapi juga mau mengabdi dan bersinergi sehingga lahir gerakan partisipatoris yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Saya berharap Aufa dan peserta kegiatan AHM Best Student lainnya dapat menginspirasi generasi muda lain untuk menggelorakan semangat sinergi membangun negeri,” ujar Muhib.

AHM Best Student 2021

Aufa tercatat sebagai salah satu dari empat peraih penghargaan Gold pada gelaran AHM Best Student 2021 yang diselenggarakan oleh PT AHM. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung pada acara Seminar Inspirasi dan Penghargaan AHM Best Student 2021 yang dihadiri lebih dari 3.300 orang secara virtual (21/8/2021). Tahun ini, kontes ide kreatif siswa berprestasi tingkat SLTA ini diikuti 569 siswa dari 472 sekolah dari seluruh di Indonesia. Mereka mengirimkan karya terbaiknya yang terbagi dalam 4 kategori, yaitu Pendidikan dan Kebudayaan, Pemberdayaan Ekonomi/UMKM, Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan, serta Inovasi dan Teknologi. Selain itu, AHMBS tahun ini juga memberi apresiasi khusus kepada 3 karya siswa yang inspiratif dan memiliki potensi pengembangan di masa depan.

Proses penjurian AHM Best Student 2021, pada tingkat nasional melibatkan juri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Direktorat SMK Kemendikbud & Ristek, PPM School of Management yang mewakili kalangan akademisi dan praktisi yang ada di grup AHM. Karya-karya terbaik AHM Best Student 2021 mendapatkan apresiasi beasiswa pendidikan dengan total sebesar Rp63 juta.

Berbeda dari tahun sebelumnya, AHM Best Student kini juga memberikan penghargaan Best School Appreciation untuk mendukung program belajar mengajar yang dapat melahirkan generasi penerus yang kreatif, inspiratif dan peduli terhadap lingkungannya. Sebanyak 3 sekolah berhak mendapatkan apresiasi berupa total hadiah Rp25 juta yang diserahkan secara simbolik pada ajang seminar inspirasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Limbah Gelas Kertas yang Bisa Didaur Ulang Tak Sampai 1 Persen

Miris, Limbah Gelas Kertas yang Bisa Didaur Ulang Tak Sampai 1 Persen

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:53 WIB

LIPI Akan Teliti Jejak COVID-19 di Limbah Rumah Tangga

LIPI Akan Teliti Jejak COVID-19 di Limbah Rumah Tangga

Tekno | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 00:20 WIB

Kreativitas Kampung Matfa Langkat, Sulap Limbah Sawit Jadi 25 Ton Lidi Bernilai Ekspor

Kreativitas Kampung Matfa Langkat, Sulap Limbah Sawit Jadi 25 Ton Lidi Bernilai Ekspor

Sumut | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Miris, Tak Punya Anggaran, Sampah Medis di RSUD Natuna Menumpuk Selama 5 Bulan

Miris, Tak Punya Anggaran, Sampah Medis di RSUD Natuna Menumpuk Selama 5 Bulan

Batam | Jum'at, 30 Juli 2021 | 13:56 WIB

Peduli Lingkungan, Uni-Charm Indonesia Meneliti Daur Ulang Organik Limbah Popok

Peduli Lingkungan, Uni-Charm Indonesia Meneliti Daur Ulang Organik Limbah Popok

Lifestyle | Rabu, 28 Juli 2021 | 17:22 WIB

Menteri LHK Ungkap Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Ini Arahan Presiden Jokowi

Menteri LHK Ungkap Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Ini Arahan Presiden Jokowi

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:01 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB