Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:21 WIB
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
Ilustrasi industri manufaktur. (Dokumentasi: Grand Kartech)
baca 10 detik
  • Kemenperin menyatakan belum ada dampak langsung kesepakatan dagang Indonesia-AS terhadap sektor manufaktur nasional.
  • Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Februari 2026 tetap di zona ekspansi meskipun terjadi penurunan tipis 0,10 poin.
  • Pelaku usaha menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek permintaan dan kinerja usaha selama enam bulan ke depan.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat belum ada dampak langsung dari penandatanganan Agreement of Reciprocal Trade  Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terhadap sektor manufaktur nasional.

Hal tersebut tercermin dari hasil Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Februari 2026 yang tetap berada di zona ekspansi.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif, mengatakan hingga saat ini industri belum menunjukkan respons negatif atas kesepakatan tersebut.

"Kalau kami lihat ya, tentu dampak ke industri... belum, belum ada. Ya. Belum ada," ujar Febri dalam konferensi pers rilis IKI Februari 2026, dikutip Jumat (27/2/2026).

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Pernyataan itu disampaikan merespons kemungkinan pelaku industri bersikap wait and see atau menahan produksi menyusul kesepakatan tarif resiprokal yang baru ditandatangani.

Febri menilai indikator optimisme pelaku usaha masih menunjukkan sinyal positif.

"Itu terlihat dari optimisme dan ekspektasi berusaha untuk enam bulan ke depan itu masih cukup tinggi," katanya.

Menurut dia, industri masih memandang prospek permintaan dan kinerja usaha dalam waktu dekat relatif baik, sehingga belum ada indikasi perlambatan akibat kebijakan tarif tersebut.

"Itu industri masih melihat bahwa demand ya, dan kinerja usaha mereka untuk enam bulan ke depan masih cukup bagus," ucap Febri.

baca juga

Sebelumnya, Kemenperin mencatat IKI pada Februari 2026 tercatat sebesar 54,02 atau turun tipis dibandingkan Januari yang berada di level 54,12. Meski melambat 0,10 poin, posisi indeks yang masih di atas angka 50 menandakan sektor manufaktur tetap berada di zona ekspansi.

Febri mengatakan penurunan tersebut relatif kecil. "Jadi, IKI Februari ini melambat sebesar 0,10 poin dibandingkan dengan IKI bulan Januari sebesar 54,12," jelasnya.

Secara tahunan, kinerja industri menunjukkan kenaikan. IKI Februari 2026 meningkat 0,87 poin dibanding Februari tahun lalu yang berada di level 53,15.

Febri menyebut nilai IKI Februari 2026 ditopang oleh 19 subsektor industri yang masih berada dalam fase ekspansif. Kontribusi subsektor tersebut sangat dominan terhadap struktur industri nasional.

"Di mana dari 19 subsektor yang ekspansif itu share PDB-nya itu sekitar 92,9 persen," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:07 WIB

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:51 WIB

Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja

Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×