Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pakar: Limbah Penambangan Bitcoin Diperkirakan Tidak Beri Dampak Buruk Kepanjangan

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 11:01 WIB
Pakar: Limbah Penambangan Bitcoin Diperkirakan Tidak Beri Dampak Buruk Kepanjangan
Ilustrasi bitcoin, salah satu mata uang kripto. (Pixabay)

Suara.com - Penelitian yang dilakukan New York Digital Investment Group (NYDIG) belum lama ini menyebut, konsumsi energi Bitcoin berada di bawah 0,5% dari total global selama dekade berikutnya.

Dalam makalah berjudul 'Bitcoin Net Zero', pakar menyebut, konsumsi energi dan emisi karbon Bitcoin tidak akan meledak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dalam studi yang diterbitkan mitra Castle Island Ventures, Nic Carter dan pendiri NYDIG, Ross Stevens, emisi karbon jaringan diprediksi membaik di masa depan akibat fluktuasi harga Bitcoin, kesulitan penambangan, dan konsumsi energi.

Merujuk pada laporan Cointelegraph via Warta Ekonomi, emisi Bitcoin masih akan mewakili sebagian kecil dari total global bahkan jika harga BTC naik ke puncak pada tahun 2030.

“Bahkan dalam skenario kami yang paling agresif, dengan harga tinggi, di mana Bitcoin mencapai 10 triliun dolar pada tahun 2030, jumlah emisinya hanya 0,9 persen dari total dunia, dan pengeluaran energinya hanya 0,4 persen dari total global,” kata laporan tersebut.

Pertumbuhan masa depan aktivitas tambang Bitcoin berdasarkan data 2020, para peneliti memperkirakan konsumsi listrik penambang Bitcoin sebagai fungsi dari hashrate jaringan dan efisiensi mesin.

Tahun lalu, peneliti juga menemukan bahwa Bitcoin mengkonsumsi 62 terawatt-hours (TWh) listrik dan menghasilkan 33 juta ton emisi karbon dioksida yang mewakili hanya 0,04% dari konsumsi energi global dan 0,1% dari emisi karbon global.

Limbah karbon dampak penambangan Bitcoin diklaim tidak bertambah secara signifikan pada 2020 lalu.

Saat ini, penambangan BTC menggunakan 101 TWh per tahun atau 0,45% dari listrik global. Menurut Universitas Cambridge, jaringan Bitcoin mengkonsumsi lebih banyak energi daripada seluruh negara Filipina.

Meski demikian, Universitas juga menemukan bahwa Bitcoin mengkonsumsi lebih sedikit listrik daripada gabungan semua lemari es di Amerika Serikat, dan hanya 4,6% dari total energi yang digunakan untuk AC perumahan di seluruh dunia.

Laporan tersebut juga menyampaikan, prospek penambangan Bitcoin “dekarbonisasi” di masa depan menunjukkan janji yang signifikan.

“Dalam jangka panjang, intensitas emisi karbon Bitcoin (dan dengan itu emisi karbon absolut Bitcoin) akan menurun, karena pengembangan energi terbarukan terus berlanjut dan negara-negara berusaha untuk mendekarbonisasi jaringan listrik mereka,” tulis laporan tersebut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Lagi Diskon, CEO Indodax Minta Investor Manfaatkan Kondisi Ini

Harga Bitcoin Lagi Diskon, CEO Indodax Minta Investor Manfaatkan Kondisi Ini

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 08:57 WIB

Terjadi Lagi, Aplikasi Penyedia Bitcoin Dibobol, Aset Rp180 Milyar Digondol Hacker

Terjadi Lagi, Aplikasi Penyedia Bitcoin Dibobol, Aset Rp180 Milyar Digondol Hacker

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 13:01 WIB

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 11:33 WIB

Blockchain Diklaim Punya Nilai Lindung Inflasi, Begini Kata Pakar

Blockchain Diklaim Punya Nilai Lindung Inflasi, Begini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 10:44 WIB

4 Jenis Limbah yang Erat Kaitannya dengan Hidup Manusia

4 Jenis Limbah yang Erat Kaitannya dengan Hidup Manusia

Lifestyle | Selasa, 21 September 2021 | 10:37 WIB

Komputer Penambang Bitcoin Hanya Mampu Bertahan 1,3 Tahun, Setelahnya Jadi Sampah

Komputer Penambang Bitcoin Hanya Mampu Bertahan 1,3 Tahun, Setelahnya Jadi Sampah

Tekno | Senin, 20 September 2021 | 19:11 WIB

Terkini

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:02 WIB

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB