Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Pulau Jawa Panen Raya Jagung, Pakan Ternak Melimpah Ruah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 26 September 2021 | 18:30 WIB
Pulau Jawa Panen Raya Jagung, Pakan Ternak Melimpah Ruah
Ilustrasi Jagung. (Istimewa)

Suara.com - Sejumlah daerah di Pulau Jawa menggelar panen raya jagung untuk musim tanam kedua yang berlangsung pada bulan September dan juga bulan Oktober 2021 mendatang. Panen raya ini merupakan rangkaian produksi petani yang telah melakukan cocok tanam selama kurang lebih 4 bulan sebelumnya.

Di Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Garut, Endang Junaidi menyampaikan bahwa posisi panen jagung masih berlangsung seperti yang dilakukan para petani di Desa Pesangrahan, Kecamatan Sukamandi.

"Dari Desa itu saja Garut mampu menyumbang 40 persen untuk Provinsi Jawa Barat. Kemudian untuk produktivitas jagung rata-rata diangka 7,6 ton per hektar. Nah rata-rata luas tanah per tahun untuk kabupaten garut mencapai 70.000 hektare lebih, sehingga setiap tahunnya kita dapat menyumbangkan produksi ke tingkat jawa barat sebesar 500.000 ton," ujar Endang, Minggu, (26/9/2021).

Endang menceritakan bahwa para petani merasakan keuntungan yang cukup besar dari semua proses budidaya jagung. Karena itu mereka berharap agar ke depan pemerintah tidak memgeluarkan kebijakan impor demi menyelamatkan nasib petani dan peternak ayam mandiri.

"Saat ini para petani merasakan keuntungan dari budidaya jagung sehingga kami dan semua petani di kabupaten garut menghimbau stop impor jagung dan beli jagung petani dalam negeri," katanya.

Panen serupa juga terjadi di Desa Gandaria, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Di sana para petani tengah menyambut masa panen yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan peternak mandiri Banten dan menyumbangkan hasilnya untik wilayah luar Banten.

"Panen ini sangat maksimal hasilnya karena sudah menggunakan bibit berkualitas. Karena itu kami berharap petani tetap bersemangat untuk terus berproduksi," katanya.

Dari Jawa Timur. Kabupaten Tuban mengawali panen rayanya di sejumlah sentra. Romli, salah satu petani di Desa Rating menjelaskan bahwa posisi jagung saat ini sudah berusia 75 hari dan siap menyusul panen jagung di wilayah lain.

Begitupun dengan area sentra di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Luasan panen di sana mencapai 2.575 hektare produksi pipil kering dengan produksi sekitar 14.420 ton. Karena itu, Tuban siap mendukung kebutuhan dalam negeri dan menolak kebijakan impor.

"Saya kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan Tuban melaporkan bahwa dalam bulan September ini panen jagung mencapai luasan 7.328 hektare dengan produksi 41.300 ton dan kadar air 17 persen. Untuk bulan Oktober panen jagung seluas 5.700 hektare dengan produksi 32.400 ton dan kadar air 17 persen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Ini Gunakan Hasil Olahan Pakan Ternak untuk Interior Mobil

Perusahaan Ini Gunakan Hasil Olahan Pakan Ternak untuk Interior Mobil

Otomotif | Sabtu, 25 September 2021 | 20:09 WIB

Ke Pandeglang, Mentan Harap Tak Ada Keterlambatan Distribusi Pupuk Subsidi

Ke Pandeglang, Mentan Harap Tak Ada Keterlambatan Distribusi Pupuk Subsidi

Bisnis | Sabtu, 25 September 2021 | 09:22 WIB

Bertani Itu Hebat, Menjadi Petani Itu Keren

Bertani Itu Hebat, Menjadi Petani Itu Keren

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 18:53 WIB

Banyak Daerah Panen Raya, Stok Jagung untuk Pakan Ternak Melimpah

Banyak Daerah Panen Raya, Stok Jagung untuk Pakan Ternak Melimpah

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 20:41 WIB

Harga Pakan Melambung, Peternak Gunungkidul Dapat Bantuan 85 Ton Jagung dari Jokowi

Harga Pakan Melambung, Peternak Gunungkidul Dapat Bantuan 85 Ton Jagung dari Jokowi

Jogja | Kamis, 23 September 2021 | 13:04 WIB

Panen Jagung Ratusan Ton, Grobogan Siap Pasok Kebutuhan Pakan Ternak

Panen Jagung Ratusan Ton, Grobogan Siap Pasok Kebutuhan Pakan Ternak

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 12:48 WIB

Terkini

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB