Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Incar Investasi Tesla di China, Elon Musk Berikan Pujian Setinggi Langit

M Nurhadi

Senin, 27 September 2021 | 10:58 WIB
Incar Investasi Tesla di China, Elon Musk Berikan Pujian Setinggi Langit
Pendiri dan CEO Tesla Elon Musk saat memperkenalkan Tesla Cybertruck bertenaga baterai dalam launching di Tesla Design Center di Hawthorne, California, Amerika Serikat beberapa tahun lalu [AFP/Frederic J. Brown].

Suara.com - Sosok yang kini jadi salah satu orang terkaya di dunia, CEO Tesla Elon Musk kembali memuji China dan mengaku berkomitmen untuk memperluas investasi di negeri tirai bambu tersebut.

Hal ini ia sampaikan saat muncul di acara Konferensi Internet Dunia, yang diselenggarakan oleh Administrasi Cyberspace China.

Ini bukan kali pertama Elon Musk memberi pujian pada China dalam satu bulan. Sebelumnya, ia menyebut China sebagai negara yang sangat penting bagi Tesla.

Tidak tanggung-tanggung, ia juga mengatakan bahwa CHina adalah pemimpin global dalam proses digitalisasi.

Pada pertengahan September 2021, Musk mengatakan pembuat mobil China adalah yang paling kompetitif di dunia.

“Menurut pengamatanku, China menghabiskan banyak sumber daya dan upaya menerapkan teknologi digital terbaru di berbagai industri, termasuk industri otomotif, menjadikan China sebagai pemimpin global dalam digitalisasi,” kata Musk.

“Tesla akan terus memperluas investasi dan upaya R&D kami di China.” sambung dia, dikutip dari Warta Ekonomi.

Tesla terus berusaha meningkatkan reputasi mereka di China usai sebelumnya dirundung dengan berita negatif. Perusahaan telah menghadapi pengawasan peraturan seputar privasi dan beberapa penarikan di China.

Tidak hanya itu, Beijing kini membatasi atau melarang penggunaan kendaraan listrik Tesla oleh beberapa personel negara bagian dan militer.

baca juga

"Di Tesla, kami senang melihat sejumlah undang-undang dan peraturan yang telah dirilis untuk memperkuat manajemen data," kata Musk.

“Tesla telah mendirikan pusat data di China untuk melokalkan semua data yang dihasilkan dari bisnis kami di sini, termasuk produksi, penjualan, layanan, dan pengisian daya. Semua informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi adalah toko keamanan di China tanpa ditransfer ke luar negeri. Hanya dalam kasus yang sangat jarang, misalnya, pesanan suku cadang dari luar negeri yang datanya disetujui untuk ditransfer secara internasional,” sambung dia.

Untuk informasi, Tesla mulai membangun pabrik besar di Shanghai pada 2019. Pada bulan Agustus, Tesla telah menjual 44.264 kendaraan buatan China, termasuk 31.379 untuk ekspor.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Fakta Hilangnya Li Ziqi, YouTuber Berpenghasilan Rp 78 Miliar yang Pecahkan Rekor Dunia

3 Fakta Hilangnya Li Ziqi, YouTuber Berpenghasilan Rp 78 Miliar yang Pecahkan Rekor Dunia

Entertainment | Senin, 27 September 2021 | 06:35 WIB

China Resmi Larang Semua Transaksi Mata Uang Kripto

China Resmi Larang Semua Transaksi Mata Uang Kripto

Tekno | Minggu, 26 September 2021 | 13:29 WIB

Mengenal Xu Jiayin, Mantan Pekerja Kasar Jadi Orang Terkaya, Kini Terancam Bangkrut

Mengenal Xu Jiayin, Mantan Pekerja Kasar Jadi Orang Terkaya, Kini Terancam Bangkrut

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 10:44 WIB

Pertama Dalam Sejarah Manusia, Evergrande Cetak Rekor Utang Perusahaan Rp4.260 Triliun

Pertama Dalam Sejarah Manusia, Evergrande Cetak Rekor Utang Perusahaan Rp4.260 Triliun

Bisnis | Minggu, 26 September 2021 | 09:28 WIB

200 Perusahaan Video Game China Larang Konten Pornografi dan Kekerasan

200 Perusahaan Video Game China Larang Konten Pornografi dan Kekerasan

Tekno | Minggu, 26 September 2021 | 08:41 WIB

Sempat Ditahan di Kanada Dua Tahun, Anak Bos Huawei Akhirnya Bebas

Sempat Ditahan di Kanada Dua Tahun, Anak Bos Huawei Akhirnya Bebas

News | Minggu, 26 September 2021 | 11:37 WIB

Terkini

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:53 WIB

Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tetap Kuat di Pertengahan Tahun 2026

Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tetap Kuat di Pertengahan Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:59 WIB

Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai

Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak, Pegawai DJP Diminta Kerja Lebih Keras

Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak, Pegawai DJP Diminta Kerja Lebih Keras

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:26 WIB

Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking

Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:13 WIB

BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus

BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:10 WIB

BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat

BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:42 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

×