Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jumlah Investor Kripto Australia Meningkat Drastis, Total Investasi Capai 8 miliar Dolar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 15:47 WIB
Jumlah Investor Kripto Australia Meningkat Drastis, Total Investasi Capai 8 miliar Dolar
Ilustrasi pembelian dengan Bitcoin (Unsplash)

Suara.com - Protofolio rata-rata transaksi kripto atau cryptocurrency di Australia BTC Market kini sudah tumbuh dari 577,65 dolar (795,5 dolar Australia) menjadi 2.069,16 dolar (2849,5 AUD).

Data tersebut membuktikan bahwa ada peningkatan keuangan sebesar 258,2% dalam kepemilikan portofolio, menurut data pertukaran yang dikumpulkan oleh Statista pada tahun 2021.

Dari data yang sama, menunjukkan bahwa ukuran portofolio rata-rata investor wanita dan pria pada tahun fiskal 2020 dan 2021 di BTC Markets masing-masing adalah 1.924,30 dolar (2.650 AUD) dan 2.214.03 dolar (3.049 AUD). Namun, pada tahun 2020, ukuran portofolio rata-rata investor wanita Australia sedikit melebihi investor pria.

Data transaksi di bursa juga menunjukkan pola permintaan investasi yang tumbuh seiring bertambahnya usia. Rata-rata investor kripto justru didominasi usia di atas 60 tahun dengan nilai sekitar 3.158,03 dolar.

Mempertimbangkan pengurangan bertahap di berbagai kelompok umur, pedagang cryptocurrency termuda, mulai dari 18 hingga 24 tahun, cenderung melakukan investasi yang relatif kecil, rata-rata berdiri di 792,96 dolar.

Melansir dari situs perbandingan keuangan Finder, satu dari enam orang Australia saat ini memiliki aset kripto dengan total investasi sebesar 8 miliar dolar. Laporan tersebut menunjukkan bahwa seperti banyak pengguna lain di negara-negara industri maju, orang Australia makin melihat cryptocurrency sebagai kelas aset baru.

Ilustrasi Dogecoin (Unsplash)
Ilustrasi Dogecoin (Unsplash)

Sementara, dikutip dari Warta Ekonomi, Cointelegraph melaporkan, Bitcoin (BTC) jadi kripto paling populer untuk pasar kripto Australia yang dipegang oleh 9% investor.

Disusul dengan instrumen kripto Ether (ETH), Dogecoin (DOGE), dan Bitcoin Cash (BCH). Laporan tersebut menunjukkan, terlepas dari pertumbuhan investasi kripto, hambatan masuk yang signifikan bagi warga Australia adalah kesulitan dalam memahami kripto dan risiko yang terkait dengan volatilitas.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi Investasi Makmur Meraih Pendanaan Awal Tujuh Digit

Aplikasi Investasi Makmur Meraih Pendanaan Awal Tujuh Digit

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 14:29 WIB

Percepat Generasi Baru Mobil Swakemudi China, General Motors Investasikan Rp 4,2 Triliun

Percepat Generasi Baru Mobil Swakemudi China, General Motors Investasikan Rp 4,2 Triliun

Otomotif | Senin, 27 September 2021 | 13:29 WIB

Investor Pasar Saham Bertambah 2,3 Juta Orang Selama Pandemi, Didominasi Generasi Muda

Investor Pasar Saham Bertambah 2,3 Juta Orang Selama Pandemi, Didominasi Generasi Muda

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 12:43 WIB

Pemerintah China Tekan Aturan Kripto, Sejumlah Saham Hong Kong Langsung Ambles

Pemerintah China Tekan Aturan Kripto, Sejumlah Saham Hong Kong Langsung Ambles

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 11:50 WIB

Investasi Jangka Panjang, Citra Scholastika Mulai Bisnis Kos Gandeng Singgahsini

Investasi Jangka Panjang, Citra Scholastika Mulai Bisnis Kos Gandeng Singgahsini

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 08:08 WIB

Protes Sungai Tercemar Racun, Warga Santan Kaltim Surati Investor Perusahaan Batubara

Protes Sungai Tercemar Racun, Warga Santan Kaltim Surati Investor Perusahaan Batubara

News | Minggu, 26 September 2021 | 18:33 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB