5 Bisnis Usaha yang Diprediksi Laris Manis Setelah Pandemi COVID-19

M Nurhadi

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:15 WIB
5 Bisnis Usaha yang Diprediksi Laris Manis Setelah Pandemi COVID-19
Pengrajin memproduksi sabun buatan tangan ('handmade') di industri rumahan 'Bath Rituals', Taman Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/7/2021). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 memiliki andil besar dalam tatanan dunia baru. Salah satunya di bidang bisnis. Peluang bisnis baru atau yang sebelumnya tidak pernah dilirik justru diprediksi laris usai pandemi.

Berikut lima bisnis yang diprediksi laris usai pandemi tersebut seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Pakaian Rumahan

Pandemi membuat sektor bisnis beradaptasi dengan membuka lowongan kerja jarak jauh. Kini, karyawan tak perlu lagi ke kantor untuk menjalankan tugas. Tren ini membuat pengusaha fashion di bidang pakaian kantor anjlok. Sebaliknya, pasar untuk pakaian rumahan makin memiliki peminat. Kenyamanan dan multifungsi menjadi dua kata kunci yang bikin pakaian rumahan melejit. Kini, dengan lebih banyak tinggal di rumah orang-orang membutuhkan lebih banyak pakaian yang bisa digunakan di saat santai dan modis sekaligus saat rapat online.

2. Makanan Beku yang Sehat

Bisnis lain yang menemukan pasar saat pandemi dan diprediksi tetap laris adalah makanan beku atau frozen food. Makanan ini bakal makin laris jika dilabeli dengan makanan sehat, antara lain dengan tidak menambahkan penyedap, pengawet, dan dibuat dengan bahan-bahan organik.

Makanan beku menolong para ibu rumah tangga yang harus membagi waktu antara mengurus rumah, bekerja, dan menemani anak bersekolah yang semuanya terpusat dari rumah. Dengan beragam pilihan, makanan beku adalah jawaban atas urusan dapur keluarga.

3. Platform Digital

Bisnis platform digital bisa dibagi ke dalam berbagai jenis, namun yang diprediksi bakal menuai sukses adalah pemasaran digital atau digital marketing. Pandemi telah mengubah kebiasaan orang-orang untuk berbelanja secara daring ketimbang datang ke toko. Pengembangan kanal digital pun akan terus meroket seiring perkembangan teknologi, aplikasi, dan banyaknya perusahaan rintisan. Di samping platform digital untuk penjualan, yang tak kalah dibutuhkan adalah platform untuk layanan pesan antar.

baca juga

4. Produk Ramah Lingkungan

Peningkatan volume sampah medis, khususnya masker memberi kesadaran lebih kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan. Produk-produk berkelanjutan yang ramah lingkungan diprediksi juga akan meroket setelah pandemi. Antara lain tas belanja, sustainable fashion, dan barang-barang tanpa plastik.

5. Produk yang Berkaitan dengan Empati atau Kesehatan Mental

Empati dan kesehatan mental menjadi isu sensitif selama pandemi Covid-19. Peningkatan kesadaran masyarakat akan dua hal ini membuat produk-produk yang berkaitan dengan empati dan kesehatan mental diprediksi makin laris. Orang-orang diprediksi tidak akan lagi berpikir panjang untuk memberikan sumbangan kepada yang lebih membutuhkan, serta mengikuti seminar atau membeli buku mengenai kesehatan mental.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Mereda, Amankah Lepas Masker?

Pandemi Covid-19 Mereda, Amankah Lepas Masker?

Bekaci | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 13:15 WIB

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:52 WIB

Jaga Kualitas Jadi Cara Brand Fesyen Lokal Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Jaga Kualitas Jadi Cara Brand Fesyen Lokal Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 07 Oktober 2021 | 20:13 WIB

Panik Laundry Langganan Jadi warung Piscok, Jawaban Pemiliknya Bikin Syok

Panik Laundry Langganan Jadi warung Piscok, Jawaban Pemiliknya Bikin Syok

Kalbar | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Bikin Terenyuh, Angkringan Ini Masih Buka Pukul 3 Pagi karena Dagangannya Belum Habis

Bikin Terenyuh, Angkringan Ini Masih Buka Pukul 3 Pagi karena Dagangannya Belum Habis

Lifestyle | Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:12 WIB

Banyak Istri di Pariaman Gugat Cerai Suami selama Pandemi Covid-19

Banyak Istri di Pariaman Gugat Cerai Suami selama Pandemi Covid-19

Sumbar | Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:57 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×