Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi, Menko Airlangga Ingin SDM RI Berkualitas

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:32 WIB
Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi, Menko Airlangga Ingin SDM RI Berkualitas
Menko Bidang Perekonomian dan KPCPEN, Airlangga Hartarto. (Dok: Kemenko Perekonomian)

Suara.com - Pembangunan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Pembangunan SDM perlu ditekankan karena persaingan di masa mendatang akan lebih ketat dan sengit.

Namun, pandemi Covid-19 bukan hanya menghadirkan masalah kesehatan, tetapi telah menciptakan tantangan baru pada sektor sosial dan ekonomi di banyak negara, termasuk di sektor pendidikan dan pengembangan SDM.

Salah satu bentuk hambatan di sektor pendidikan adalah dengan tidak dapat dilakukannya pembelajaran secara tatap muka di seluruh tingkatan pendidikan.

Dengan strategi penanganan Covid-19, kolaborasi seluruh pihak, serta penurunan jumlah kasus aktif Covid-19, semangat pembangunan SDM dan sektor Pendidikan kembali bangkit seiring dengan telah dimulainya kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas di sejumlah daerah.

“Semangat ini perlu terus dijaga, mengingat sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci dalam transformasi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Kuliah Umum Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka dengan tema “Daya Saing SDM dan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional, Minggu (10/10/2021).

Transformasi ekonomi mengubah berbagai struktur perekonomian agar menjadi lebih produktif dan keluar dari Middle Income Trap. Hal ini membutuhkan kualitas SDM andal, yakni sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.

Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

“Di sinilah dibutuhkan doktor-doktor di Indonesia yang andal dan berpengalaman untuk siap berkontribusi menjadi periset, pengajar, manajer, pembaharu, atau pun pemimpin yang mengantarkan bangsa ini mewujudkan visi tersebut,” jelas Menko Airlangga.

Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dari 8,4 juta mahasiswa baru yang terdaftar di Indonesia pada tahun 2020, hanya 0,5% yang merupakan mahasiswa doktoral atau sekitar 44 ribu orang. Secara global di seluruh dunia, rata-rata hanya 1,1 persen dari orang berusia 25-64 tahun yang begelar PhD atau doktor.

baca juga

Indonesia sendiri saat ini masih kekurangan doktor. Menurut LPDP, dari setiap satu juta penduduk di Indonesia hanya terdapat sebanyak 143 doktor. Perbandingan tersebut sangat jauh dengan negara-negara misal Malaysia yang rasionya adalah ada 509 doktor dari setiap satu juta penduduknya, India sebanyak 1.410 doktor dalam setiap satu juta penduduknya dan Jepang yang memiliki 6.438 doktor pada rasio satu juta penduduknya.

Airlangga juga mengungkapkan keyakinannya dengan penguatan sinergi dan koordinasi antara pemerintah dengan seluruh stakeholders, termasuk dengan para doktor dan akademisi dapat meningkatkan resiliensi ekonomi Indonesia selama masa pandemi dan sekaligus mempercepat momentum pemulihan ekonomi saat ini dan di tahun mendatang.

“Sebagai penutup saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak/Ibu serta saudara sekalian sebagai kandidat doktor atau mahasiswa/i baru program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka. Selamat berjuang di kampus dan semoga sukses” tutur Airlangga menutup sambutannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seret Nama Airlangga dan Luhut, Apa Itu Pandora Papers?

Seret Nama Airlangga dan Luhut, Apa Itu Pandora Papers?

Your Say | Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:22 WIB

Alumnus Teknik Mesin UGM, Menko Airlangga Hartarto Beri Bantuan Mobil Listrik

Alumnus Teknik Mesin UGM, Menko Airlangga Hartarto Beri Bantuan Mobil Listrik

Otomotif | Minggu, 10 Oktober 2021 | 05:39 WIB

Menko Airlangga: Tahun Depan Juga Akan Ada Kartu Prakerja

Menko Airlangga: Tahun Depan Juga Akan Ada Kartu Prakerja

Jakarta | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 21:15 WIB

Menko Airlangga Sebut Waktu Karantina dari Luar Negeri akan Diubah Menjadi Lima Hari

Menko Airlangga Sebut Waktu Karantina dari Luar Negeri akan Diubah Menjadi Lima Hari

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Menko Airlangga Makin Optimistis Tatap Ekonomi ke Depan

Menko Airlangga Makin Optimistis Tatap Ekonomi ke Depan

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:57 WIB

Sambut New Normal, Menko Airlangga: Herd Immunity Jadi Kunci

Sambut New Normal, Menko Airlangga: Herd Immunity Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 11:54 WIB

Menko Airlangga Hartarto: PPKM Jadi Kunci Penurunan Angka Pandemi Covid-19

Menko Airlangga Hartarto: PPKM Jadi Kunci Penurunan Angka Pandemi Covid-19

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:37 WIB

Terkini

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB