Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Peran Kementerian PUPR dalam Mewujudkan Pembangunan Food Estate di Kalteng

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Peran Kementerian PUPR dalam Mewujudkan Pembangunan Food Estate di Kalteng
Food Estate di Kalteng. (Dok: PUPR)

Suara.com - Langkah percepatan kian dilakukan oleh pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kawasan food estate di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dukungan serta sinergi dari sejumlah kementerian menjadi pondasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia. Salah satunya yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA).

Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR, Jarot Widyoko menjelaskan, langkah awal yang dilakukan dalam mempersiapkan program pengembangan food estate di Kalteng adalah menyiapkan dukungan sarana/prasarana pengairan. Maka dari itu, pekerjaan yang akan dilakukan adalah merehabilitasi dan meningkatkan jaringan irigasi/drainase irigasi rawa yang dilengkapi dengan pintu-pintu.

Jaringan Irigasi yang dibangun oleh Kementerian PUPR mengusung konsep Grand Needs, di mana seluruh salurannya itu terdiri dari saluran primer, sekunder, tersier dan kuarter.

"Tugas pokok dari Ditjen SDA adalah menyiapkan dukungan sarana/prasarana pengairannya. Jaringan di sini adalah grand needs, ada primer, sekunder, tersier dan kuarter," tutur Jarot.

Food Estate di Kalteng. (Dok: PUPR)
Food Estate di Kalteng. (Dok: PUPR)

Tahun 2020, pengerjaan program rehabilitasi dan peningkatan irigasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR adalah seluas 30.000 hektar. Sedangkan tahun 2021 adalah seluas 135.000 hektar yang terbagi ke dalam 4 blok wilayah kerja yakni, Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Belanti dan Desa Anjir Serapat. Dengan rincian, Blok A 43.503 hektar, Blok B 11.543 hektar, Blok C 33.724 hektar, Blok D 76.092.

Pada tahap awal 2020, pengerjaan rehabilitasi dan peningkatan saluran irigasi food estate Kalteng terfokus pada daerah irigasi, rawa Kabupaten Dadahup Blok A dengan realisasi galian saluran primer utama sepanjang 27.000 meter, saluran primer pembantu 35.500 meter, saluran sekunder 78.500 meter, saluran tersier 455.000 meter dan saluran kuarter 681.000 meter dan saluran kolektor 70.500 meter.

Untuk tahun 2021, tahapan pembangunan food estate pada daerah irigasi rawa Kabupaten Dadahup Blok A Kalteng terus dipercepat dengan pengerjaan, pembangunan pintu air pada jaringan sekunder Blok A serta pembangunan dengan box culvert untuk menjaga aliran drainase dan irigasi sampai ke lahan food estate.

Membuahkan Hasil
Realisasinya sejumlah target pembangunan food estate kian memberikan dampak positif terhadap masyarakat Kalteng. Sobarudin, salah satu petani di Kabupaten Kapuas mengatakan, masyarakat di Desa Petak Buah, Kabupaten Kapuas sangat antusias untuk bertani. Namun, semangat itu padam karena bertani di Desa Petak Buah kerap menemui beberapa kendala, salah satunya adalah kebanjiran.

"Sebelum masuknya program food estate, kami hampir 23 tahun mengalami beberapa kendala, sering terjadi kebanjiran. Namun setelah adanya program food estate, di mana saluran keluar masuk air diperbaiki, kini saluran-saluran air sudah bersih, dan tidak terjadi banjir lagi," tutur Sobarudin.

Hal senada disampaikan oleh petani lainnya, yakni Warsan. Kata Warsan, semenjak adanya kegiatan pengerukkan saluran tersier yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, wilayahnya tidak ada lagi banjir, bahkan kondisi air di saluran itu setengah dari daya tampung air di saluran.

"Dengan adanya food estate ini meningkat, karena yang dulunya mungkin akses jual beli itu agak kesulitan, sekarang dengan dibangun infrastruktur yang ada mempermudah warga jual hasil yang ada karena banyak tengkulak masuk.

Terimakasih kepada pemerintah pusat, khususnya Ditjen SDA Kementerian PUPR juga kepada Presiden Jokowi yang telah mencanangkan program food estate di Kecamatan Dadahup. Mudah-mudahan program ini bisa menunjang perekonomian masyarakat," ucapnya. (kty)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi Sebut Air Kunci Ketahanan Pangan

Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi Sebut Air Kunci Ketahanan Pangan

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 18:20 WIB

Kementerian PUPR Kukuhkan APPJAKI sebagai Organisasi Profesi

Kementerian PUPR Kukuhkan APPJAKI sebagai Organisasi Profesi

Bisnis | Selasa, 28 Desember 2021 | 13:22 WIB

Tak Sekadar Wujudkan Sarana Air Minum, Ini Sejumlah Dampak Positif Pamsimas

Tak Sekadar Wujudkan Sarana Air Minum, Ini Sejumlah Dampak Positif Pamsimas

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:23 WIB

Ditangkap di Kalteng, Teroris JAD Sudah Rencanakan Pembelian Senjata dan Latihan Militer

Ditangkap di Kalteng, Teroris JAD Sudah Rencanakan Pembelian Senjata dan Latihan Militer

Bekaci | Kamis, 23 Desember 2021 | 17:25 WIB

Ini 28 Perusahaan yang Akan Jualan Kebutuhan Infrastruktur di e-Katalog LKPP

Ini 28 Perusahaan yang Akan Jualan Kebutuhan Infrastruktur di e-Katalog LKPP

Bisnis | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:39 WIB

Kementerian PUPR Tandatangani Kontrak Payung e-Katalog dengan 28 Penyedia Produk Jembatan

Kementerian PUPR Tandatangani Kontrak Payung e-Katalog dengan 28 Penyedia Produk Jembatan

Bisnis | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB