alexametrics

Pandemi Dorong Lebih Banyak Perusahaan Digitalkan Human Capital Management

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Pandemi Dorong Lebih Banyak Perusahaan Digitalkan Human Capital Management
HR Path.

Pandemi mengubah cara orang berkolaborasi di dunia kerja saat ini dan di masa depan.

Suara.com - Pandemi mengubah cara orang berkolaborasi di dunia kerja saat ini dan di masa depan. Masyarakat dihadapkan pada era kerja jarak jauh dan imbauan untuk saling menjaga jarak antar karyawan.

Kerja jarak jauh yang menjadi bagian dari keadaan new normal berpotensi menurunkan produktivitas karyawan. Cara kerja yang baru menjadi keharusan untuk menjaga produktivitas dan daya saing sehingga dapat mempertahankan serta meningkatkan keberlangsungan perusahaan.

HR Path, perusahaan konsultan HRIS (human resources information system) berkantor pusat di Perancis, mengungkapkan bahwa tren meningkat di banyak perusahaan dalam menerapkan platform digital dan resource planning sebagai respons terhadap budaya kerja jarak jauh.

Saat ini cukup banyak inisiatif dan permintaan akan solusi HRIS yang ditunjukkan dengan banyaknya tender terbuka dibandingkan masa sebelum pandemi.

Baca Juga: Gus Muhaimin Harap Pemerintah RRC Tingkatkan Bantuan Program SDM

“Pandemi Covid-19 telah mengajarkan kita kebijaksanaan bahwa kita tidak bisa memprediksi lingkungan. Kami bangga membantu pelanggan kami dalam perjalanan transformasi digital mereka dengan memungkinkan mereka beradaptasi dengan perubahan dengan bantuan teknologi SDM mutakhir dan proses praktik kerja unggulan, untuk akhirnya membuat mereka lebih Tangguh,” ujar Sebastien Corominas, Partner HR Path APAC ditulis Kamis (28/10/2021).

HR Path yakin tren ini akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Survei yang dilakukan HR Path menunjukkan hampir semua perusahaan memberlakukan aturan baru bagi karyawannya, untuk bekerja di kantor hanya 2 atau 3 hari dalam sepekan bukan karena pandemi, tapi karena mereka merasa sudah tidak harus ke kantor. Ini menjadi kenormalan baru yang bukan sekedar nama tapi memang cara kerjanya yang berubah.

Dengan latar belakang sebagai konsultan HR, HR Path melihat dari kacamata HR strategis, bukan sekedar HR operation. HR Path melakukan pendekatan konsultasi yang didukung dengan solusi SAP SuccessFactors sebagai software-as-a-service (SaaS).

Platform cloud SAP SuccessFactors membuat kolaborasi menjadi menarik karena dapat diakses dari mana saja kapan saja tanpa tergantung orang IT yang harus memaintain.

Setiap orang bisa kerja dimana saja karena work-from-home membuat timezone berbeda-beda, tidak memungkinkan lagi orang kerja dengan single zone. Secara organisasi menjadi lebih lean, tidak hirarki, dan metrik.

Baca Juga: Menko Airlangga Ingin SDM di Indonesia Ikuti Perkembangan Teknologi

SAP SuccessFactors sebagai solusi HR strategis memiliki modul dengan fungsi masing-masing, yakni Recruiting sebagai pendukung dalam rekrutmen, Onboarding 2.0 sebagai pendukung dalam kesiapan calon karyawan, Learning sebagai bantuan pembelajaran product knowledge, Performance & Goals sebagai pendukung dalam mengetahui KPI karyawan dan tugas-tugas mereka, Compensation sebagai pendukung dalam perhitungan benefit tambahan, Succession sebagai pendukung dalam menentukan posisi yang tepat dalam sebuah organisasi, Development sebagai pendukung dalam merencanakan jenjang karir kedepannya, Employee Central sebagai pendukung Core HR, Employee Central Payroll sebagai pendukung dalam proses penggajian.

Komentar