3 Cara Pelaku Kejahatan Siber Jebak Korban, Wajib Tahu Agar Terhindar!

M Nurhadi

Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:16 WIB
3 Cara Pelaku Kejahatan Siber Jebak Korban, Wajib Tahu Agar Terhindar!
Ilustrasi kejahatan siber [Shutterstock].

Suara.com - Belakangan, makin banyak kejahatan siber yang menyasar kebocoran data korban. Hal ini patut diwaspadai karena merugikan masyarakat. Wajib bagi masyarakat memahami cara kerja pelaku penipuan agar terhindar dari insiden kebocoran data.

Dijelaskan oleh Cyber Security Researcher & Consultant Teguh Aprianto, ada tiga cara yang biasanya digunakan oleh pelaku kejahatan dalam memperoleh data pribadi korbannya.

"Pertama, ada open source intelligence (OSINT). Ini sering digunakan di hampir semua bidang, seperti jurnalis, penegakan hukum, dan lain-lain. Pada dasarnya, OSINT ini mencari data seseorang melalui sumber terbuka yang ada di internet, termasuk media sosial dan Google. Jadi, ketika saya mencari data seseorang di Google, ini sudah termasuk OSINT," kata Teguh dalam konferensi pers virtual Peluncuran Program 'Jenius Aman', Kamis (28/10/2021).

Selanjutnya, dengan teknik social engineering. Pelaku biasa mencoba memanipulasi korban guna mendapatkan data-data pribadi.

Pelaku bisa menghubungi korban dan mengaku pihak yang bertanggung jawab atas data korban, ia lantas memancing korban dengan mengkonfirmasi data nama lengkap dan nomor telepon yang diperoleh dari OSINT. 

elaku juga dapat memperoleh informasi bank yang digunakan korban melalui media sosial, apabila korban pernah menghubungi bank tertentu melalui media sosialnya.

"Biasanya, yang jadi korban adalah orang awam. Kalau yang teredukasi, biasanya sudah paham," ujar Teguh, dikutip dari Warta Ekonomi.

Terakhir, pelaku kejahatan dapat memperoleh data melalui data breach. Teknik ini memungkinkan pelaku mencari data tentang seseorang.

"Kasus yang selama ini terjadi di Indonesia, penipuan itu paling sering melalui telepon. Dari papa minta pulsa sampai minta kode OTP. Bisa juga lewat WhatsApp, Twitter, dan Instagram," tambahnya.

baca juga

Korban yang paling rentan jadi sasaran pelaku adalah yang kurang teliti dan kurang waspada sehingga cenderung tidak melakukan cek dan verifikasi. Korban yang paham teknologi juga kerap jadi sasaran.

Namun, tidak jarang pula, orang yang memiliki edukasi terkait jadi korban karena timing pelaku yang tepat, yakni saat korban kurang fokus atau tengah melakukan aktivitas sibuk.

"Misal ketika mereka menerima telepon saat sedang bekerja, mereka cenderung iya-iya aja karena sedang ribet. Mereka ini objek yang sangat rentan," jelasnya.

 Teguh mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan memahami pola kasus penipuan agar dapat mendeteksi kasus-kasus seperti ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal 'Rayuan Maut' Ajak Nikah, Pria Pekanbaru Bawa Kabur Harta Janda

Modal 'Rayuan Maut' Ajak Nikah, Pria Pekanbaru Bawa Kabur Harta Janda

Riau | Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Tak Pernah Pinjam Uang Lewat Aplikasi Pinjol, Warga Pontianak Ini Malah Kena Teror

Tak Pernah Pinjam Uang Lewat Aplikasi Pinjol, Warga Pontianak Ini Malah Kena Teror

Kalbar | Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:06 WIB

Viral di Twitter, Menang Lelang Air Jordan Rp 435 Ribu Ternyata Fake

Viral di Twitter, Menang Lelang Air Jordan Rp 435 Ribu Ternyata Fake

Bali | Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:48 WIB

Viral Belanja Online HP Dapat Paket Isi Batu, Korban Rugi Jutaan

Viral Belanja Online HP Dapat Paket Isi Batu, Korban Rugi Jutaan

Jogja | Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:15 WIB

Segera Cek! Sebanyak 11 Aplikasi di Google Play Store Diduga Curi Data Pengguna

Segera Cek! Sebanyak 11 Aplikasi di Google Play Store Diduga Curi Data Pengguna

Batam | Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:53 WIB

Oknum Lurah di Pekanbaru Diciduk Terkait Dugaan Penipuan Janji Proyek

Oknum Lurah di Pekanbaru Diciduk Terkait Dugaan Penipuan Janji Proyek

Riau | Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:37 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×