Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ASEAN Hasilkan Lima Dokumen Deklarasi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 05 November 2021 | 14:36 WIB
ASEAN Hasilkan Lima Dokumen Deklarasi
Presiden Joko Widodo. (Dok; Kemnaker)

Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-38 dan 39 yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (26/10/2021) di Brunei Darussalam, sepakat mengesahkan lima rekomendasi deklarasi yang meliputi berbagai bidang, mulai dari kesehatan hingga perubahan iklim. Pengesahan lima dokumen rekomendasi tersebut dibacakan oleh Sultan Hassanal Bolkiah selaku Ketua ASEAN dan ditandatangani oleh pimpinan sembilan negara Anggota ASEAN (minus Myanmar) dan Sekjen ASEAN. 

Kelima rekomendasi deklarasi tersebut yakni pertama, Bandar Seri Begawan Declaration on the Strategic and Holistic Initiative to Link ASEAN Responses to Emergencies and Disasters (ASEAN SHIELD). Kedua, ASEAN Leaders’ Declaration on Upholding Multilateralism. Ketiga, Terms of Reference for the High-Level Task Force on the ASEAN Community’s Post-2025 Vision and the Roadmap. 

Keempat, ASEAN Joint Statement on Climate Change to the 26th Conference of the Parties to the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC COP-26). Kelima, ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilienceand Agility of Workers for the Future of Work. 

Menurut Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi, ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work atau Deklarasi ASEAN tentang Peningkatan Pekerja ASEAN untuk Daya Saing, Ketahanan dan Ketangkasan Pekerja untuk Menghadapi Masa Depan Kerja merupakan dokumen yang diinisiasi Pemerintah Indonesia sebagai dokumen tindak lanjut dari Keketuaannya pada kerja sama sektor ketenagakerjaan ASEAN. 

"Langkah ASEAN yang akan mengadopsi dokumen ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work ini, sebagai salah satu capaian kerja sama sektor ketenagakerjaan ASEAN, "  kata Anwar Sanusi, dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker. 

Selama keketuaannya pada ALMM periode 2020-2022, Indonesia juga telah menyusun beberapa agenda aktivitas yang turut mendukung tema keketuaan serta deklarasi yang diusungnya. "Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan sembilan lompatan Menaker”, kata Anwar Sanusi. 

Anwar Sanusi menambahkan ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work merupakan dokumen output Keketuaan Indonesia pada forum Menteri Tenaga Kerja ASEAN atau ASEAN Labour Ministers’ Meeting (ALMM) periode 2020 hingga 2022 dalam kepemimpinan Menaker Ida Fauyizah. 

"Dokumen Deklarasi telah dibahas negara-negara anggota ASEAN dan disepakati untuk disahkan oleh para pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN tahun 2021 ini", ujar Anwar Sanusi.

Deklarasi ASEAN menekankan pada pembangunan ketenagakerjaan ASEAN yang berfokus pada manusia (human-centred approach) untuk beradaptasi pada perubahan transformatif revolusi industri 4.0 dan tantangan yang diperburuk oleh pandemi COVID-19 bagi dunia ketenagakerjaan di kawasan. Dengan Deklarasi ASEAN tersebut, para kepala negara ASEAN mengamanatkan masing-masing Menteri Tenaga Kerja di kawasan untuk mengimplementasikan Deklarasi dengan cara meningkatkan produktivitas tenaga kerja, merevitalisasi pasar kerja, dan juga memastikan penerapan kerja layak di ASEAN. 

Para pemimpin ASEAN juga turut tekankan pengembangan Indeks Produktivitas Tenaga Kerja ASEAN sebagai mekanisme yang dapat digunakan dalam mengukur dan mendukung kapasitas negara anggota ASEAN dalam meningkatkan produktivitas angkatan kerja. 

"ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work akan ditindaklanjuti dengan pengembangan dokumen pedoman meningkatkan daya saing, ketahanan dan kesigapan tenaga kerja ASEAN dalam menghadapi tantangan pekerjaan masa depan, serta kebencanaan yang mungkin muncul di masa mendatang", katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Ajak Generasi Muda Teladani Keikhlasan Berkorban dan Keberanian Pahlawan

Kemnaker Ajak Generasi Muda Teladani Keikhlasan Berkorban dan Keberanian Pahlawan

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 22:11 WIB

Indonesia Terima Keketuaan G20 Bidang Ketenagakerjaan dari Presidensi Italia

Indonesia Terima Keketuaan G20 Bidang Ketenagakerjaan dari Presidensi Italia

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 12:38 WIB

Dukung Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi Panglima TNI, JK: Berpengalaman dan Kekar Lagi

Dukung Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi Panglima TNI, JK: Berpengalaman dan Kekar Lagi

News | Kamis, 04 November 2021 | 11:50 WIB

Menteri Lingkungan Hidup Sempat Viral Dan Trending di Twiiter, Ini Isi Pernyataannya

Menteri Lingkungan Hidup Sempat Viral Dan Trending di Twiiter, Ini Isi Pernyataannya

Bali | Kamis, 04 November 2021 | 12:00 WIB

Pengamat: Sangat Tepat Jika Jokowi Berikan Grasi ke Terpidana Mati Narkoba Merry Utami

Pengamat: Sangat Tepat Jika Jokowi Berikan Grasi ke Terpidana Mati Narkoba Merry Utami

News | Rabu, 03 November 2021 | 22:06 WIB

Kemnaker Dorong Perusahaan Laporkan WLKP secara Online

Kemnaker Dorong Perusahaan Laporkan WLKP secara Online

Bisnis | Rabu, 03 November 2021 | 22:01 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB