Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Investasi Harus Tenang, Jangan Emosian

Iwan Supriyatna

Sabtu, 06 November 2021 | 18:30 WIB
Investasi Harus Tenang, Jangan Emosian
Ilustrasi emosi.

Suara.com - Dalam berinvestasi, banyak sekali faktor yang mempengaruhi keberhasilan kalian dalam berinvestasi. Mulai dari analisis fundamental dan teknikal, modal, update berita mengenai investasi hingga keberuntungan. Namun ada satu faktor yang sangat penting yang kebanyakan investor abaikan, yaitu emosi.

Pengendalian emosi yang baik akan mempengaruhi hasil akhir keuangan dalam instrumen investasi kalian. Sifat yang terlalu agresif akan membuat kalian gegabah dan berpotensi memberikan kalian kerugian. Sebaliknya, sifat yang terlalu konservatif akan membuat kalian menjadi penakut dan melewatkan banyak peluang keuntungan.

Investasi mirip seperti bermain game, jika kalian mencurahkan emosi kalian secara berlebihan tentunya akan membuat kalian kalah dalam permainan. Namun dengan mengontrol emosi tentunya akan membantu kalian untuk fokus dan memenangkan permainan. Berikut ini adalah tips untuk menghindari emotional investing:

Diversifikasi

Seperti apa yang tetuah Warren Buffet katakan, jangan menaruh telur kalian dalam satu keranjang. Kalian tidak akan kehilangan semua telur kalian keranjang kalian jatuh apabila kalian memisahkan telur kalian dalam keranjang yang berbeda. Dalam dunia Investasi, kutipan Warren Buffet yang satu ini memiliki makna yang sangat dalam dan berguna bagi kalian yang melakukan kegiatan investasi.

Diversifikasi adalah pemisahan modal kalian ke berbagai instrumen investasi. Seimbangkan dana yang kalian miliki sesuai yang kalian inginkan. Apabila salah satu instrumen investasi kalian mengalami kerugian, maka kalian mempunyai cadangan di instrumen investasi lainnya. Menghindari kerugian dengan diversifikasi adalah salah satu langkah terbaik untuk menghindari emotional investing.

Seimbangkan Kepercayaan Diri

Umumnya ada dua fase yang akan membedakan investor ketika mulai berinvestasi, yaitu overconfidence dan underconfidence. Sikap percaya diri yang terlalu berlebihan nyatanya hanya akan membawa kalian pada pengambilan keputusan yang salah dan terlalu terburu-buru. Namun percaya diri yang terlalu rendah juga hanya akan membawa kalian pada pengambilan keputusan yang terlalu lama dan hanya menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

Hal yang perlu kalia lakukan adalah dengan menyeimbangkan kedua fase tersebut dengan mengetahui hasil positif dan negatif dari keputusan yang kalian buat nanti. Buatlah diri kalian nyaman dengan keputusan yang kalian buat.

Penggunaan Media

Media adalah salah satu sumber informasi terbaik bagi kalian para investor. Media sosial adalah salah satu contoh tempat yang menjadi perkumpulan dan penyebaran informasi seputar dunia investasi. Namun, kalian harus bijak dalam menggunakan media sosial dalam investasi kalian.

Keputusan berinvestasi berdasarkan media saja nyatanya tidaklah baik. Selalu saring berbagai informasi yang ada dan lakukan analisa sebelum melakukakan keputusan dalam berinvestasi. Sebisa mungkin bagi kalian harus menghindari FOMO (Fear of Missing Out) yang bertebaran di media sosial untuk menghindari risiko dalam berinvestasi.

Pisahkan Masalah Kalian Saat Investasi

Apapun masalah yang kalian hadapi nantinya, usahakan untuk pisahkan masalah tersebut dengan aktivitas investasi kalian. Selalu gunakan kepala dingin dalam menjalani kegiatan investasi kalian.

Memisahkan masalah disaat kalian berinvestasi dapat menghindarkan kalian dari segala jenis hal emosional yang dapat mempengaruhi kinerja investasi kalian. Hindari aktivitas investasi apabila kalian tidak dapat mengontrol emosi dari masalah yang kalian hadapi.

Konsisten Dengan Metode Investasi Kalian

Dalam berinvestasi, kalian harus memiliki metode yang dapat kalian jadikan pedoman dalam kegiatan investasi kalian. Mulailah untuk menggali informasi mengenai dunia investasi dan tentukan metode investasi yang cocok dengan diri kalian.

Dengan menaati metode yang telah kalian tentukan, kalian dapat menghindari keputusan yang salah. Walaupun metode kalian tidak selalu memberikan kalian keuntungan, setidaknya kalian dapat menghindari keputusan yang salah dari metode yang kalian pilih. Menerapkan metode sebagai pedoman investasi memang cukup sulit. Namun, apabila kalian tetap konsisten, niscaya kalian akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Emotional Investing bisa diredam dengan mengontrol emosi terlebih dahulu dan tetap tenang sebelum berinvestasi. Banyak kasus dimana seorang investor mengalami kerugian dikarenakan mereka gagal untuk meredam emosi yang mereka rasakan. (Ryan Andrejavier)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tutorial Investasi Reksa Dana

Tutorial Investasi Reksa Dana

Bisnis | Sabtu, 06 November 2021 | 17:07 WIB

4 Dampak Buruk Gila Jabatan, Jangan Rakus!

4 Dampak Buruk Gila Jabatan, Jangan Rakus!

Your Say | Sabtu, 06 November 2021 | 07:45 WIB

Jangan Memperburuk Kondisi, Hindari 4 Tindakan Ini saat Lagi Kecewa!

Jangan Memperburuk Kondisi, Hindari 4 Tindakan Ini saat Lagi Kecewa!

Your Say | Sabtu, 06 November 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:29 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:05 WIB

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB