Kementan Dorong Sektor Pertanian Beradaptasi dengan Badai La Nina

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 08 November 2021 | 20:12 WIB
Kementan Dorong Sektor Pertanian Beradaptasi dengan Badai La Nina
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong agar sektor pertanian beradaptasi dengan badai La Nina. Ini menyikapi prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMkG) yang menyebut, Indonesia akan menghadapi badai La Nina. Sektor pertanian diprediksi terdampak akan hal itu.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, adaptasi sektor pertanian terhadap badai La Nina penting untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan. Sebab, sektor pertanian memang amat rentan terhadap perubahan iklim. Namun, dalam situasi apapun pertanian harus terus berjalan.

"Sebab kita harus memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia. Pertanian tak bolehbterganggu oleh apapun, karena ini berkaitan dengan hajat hidup rakyat Indonesia," kata pria yang akrab disapa SYL tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil. Kata dia, adaptasi ini penting dilakukan karena kita tak bisa melawan kehendak alam. Apalagi, setiap kali badai La Nina menerjang, sektor pertanian yang paling terdampak parah.

"Setiap La Nina menyerang, luas lahan sawah yang terkena banjir meningkat, berkisar antara 200-300 ribu hektar, dibanding kondisi normal sekitar 50-100 ribu hektar," kata Ali.

Di sisi lain, Ali menyebut serangan WBC juga berkisar antara 90-250 ribu hektar. Sedangkan pada kondisi normal berkisar antara 10-85 ribu hektar.

"Pada saat La Nina penurunan kualitas dan produksi mencapai 80 persen. La Nina juga meningkatkan serangan hama dan penyakit akibat jamur," ujar Ali.

Untuk mengantisipasinya, Ali menyebut Kementan membentuk gerakan brigade yang terdiri dari brigade La Nina (Satgas OPT-DPI), brigade alsintan dan tanam serta brigade panen dan serap gabah kostraling.

"Pompanisasi in-out dari sawah, rehabilitasi jaringan irigasi tersier atau kwarter terutama di wilayah rawan banjir," papar dia.

baca juga

Berikutnya adalah penyiapan bibit varietas padi tahan rendaman (Inpara 1-10, Inpara 29, Inpara 30, Ciherang Sub 1, Inpari 42 Agritan), toleran salinitas dan varietas unggul lokal yang sudah teruji, varietas tahan OPT pada daerah endemik, (Inpari 2, 3, 4, 6), Blast, Hawar Daun Bakteri.

"Juga memperbaiki cara pascapanen dan menyiapkan bantuan untuk kegiatan panen dan pascapanen dengan menggunakan pengering (dryer) dan RMU (Rice Milling Unit)," lanjut dia.

Dilanjutkan Ali, berikutnya adalah mengoptimalkan penampungan air dengan pemanfaatan biopori, Bangunan Penampung Air (BPA), normalisasi saluran drainase.

"Lalu dilakukan penerapan bedengan tinggi dan penggunaan sungkup plastik pada tanaman hortikultura," tutur Ali. Dilakukan juga pembuatan rorak, parit diskontinu, tanaman penutup tanah pada lahan perkebunan untuk menangkap air dan mencegah erosi," imbuhnya.

Terakhir, optimalisasi luas tanam pada lahan kering seperti tanaman hortikultura cabai dan bawang merah dengan penerapan PHT secara efektif, penggunaan varietas unggul toleran OPT dan teknologi inovasi budidaya lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pupuk Bagi Petani

Kementan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pupuk Bagi Petani

Bisnis | Senin, 01 November 2021 | 09:48 WIB

Mentan Dorong Kabupaten Takalar Jadi Gerbang Utama Komoditas Padi di Indonesia Timur

Mentan Dorong Kabupaten Takalar Jadi Gerbang Utama Komoditas Padi di Indonesia Timur

Bisnis | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 17:20 WIB

Kim Jong Un Ajak Warganya Makan Angsa Hitam karena 'Lezat dan Bisa Jadi Obat'

Kim Jong Un Ajak Warganya Makan Angsa Hitam karena 'Lezat dan Bisa Jadi Obat'

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:18 WIB

Luhut Minta Semua Pihak Bersiap Hadapi Badai La Nina

Luhut Minta Semua Pihak Bersiap Hadapi Badai La Nina

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 13:21 WIB

Mentan SYL: Sumpah Pemuda Momentum Milenial Berinovasi di Sektor Pertanian

Mentan SYL: Sumpah Pemuda Momentum Milenial Berinovasi di Sektor Pertanian

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Jaringan ACCOR Hotel Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Mitra UMKM

Jaringan ACCOR Hotel Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Mitra UMKM

Lifestyle | Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:46 WIB

Terkini

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

×