Cuaca Ekstrem 'Bantu' Harga Batu Bara Tetap Stabil Pada Akhir Tahun

M Nurhadi

Selasa, 09 November 2021 | 13:45 WIB
Cuaca Ekstrem 'Bantu' Harga Batu Bara Tetap Stabil Pada Akhir Tahun
Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Meski mengalami kenaikan reli dalam beberapa pekan kemarin, batu bara global diprediksi turun dampak intervensi pemerintah China meliputi peningkatan produksi dalam negeri hingga membatasi harga komoditas.

Menurut Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun  hingga tahun baru akan memicu kelangkaan batu bara dan menahan koreksi harga.

"Hal ini mungkin bisa membantu mengurangi percepatan koreksi harga yang terjadi karena intervensi oleh pemerintah China yang mendorong terjadinya penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir," kata Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Terlebih, kini China masih waspada dengan musim dingin ekstrem serta suhu udara yang lebih rendah dari biasanya akibat dampak fenomena La Nina.

Kondisi ini bakal mengganggu produksi batu bara di negara tersebut dan meningkatkan konsumsi batu bara untuk menghalau suhu rendah.

Sementara, fenomena La Nina juga akan berdampak pada negara pemasok batubara seperti Indonesia, lantaran memicu bencana hidrometeorologi yang dapat menghambat aktivitas produksi batu bara dan jalur distribusi.

Pada akhir tahun 2020, importir batu bara China sepakat membeli batu bara dari Indonesia selama tiga tahun ke depan dengan nilai transaksi mencapai 1,46 miliar dolar AS atau setara Rp20,6 triliun.

Kesepekatana ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara China Coal Transportation and Distribution (CCTDA) dengan APBI terkait ekspor batu bara.

Hingga kini, China terus mengandalkan Indonesia sebagai pemasok utama batu bara pasca negara Tirai Bambu itu menangguhkan impor dari Australia akibat ketegangan diplomatik.

baca juga

Hendra menyebut, penambang batu bara di Indonesia akan tetap melaksanakan produksi maksimal sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) memanfaatkan jeda cuaca guna mengantisipasi penurunan produksi akibat cuaca ekstrem.

Sementara dari sisi distribusi, penambangan akan mengatur jadwal pengapalan bila memungkinkan dengan tetap memperhatikan arahan dari pihak otoritas kepelabuhanan.

Dikabarkan sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan harga baru bara acuan (HBA) November 2021 menyentuh angka 215,01 dolar AS per ton atau naik 33 persen dibandingkan harga bulan lalu yang hanya 161,63 dolar AS per ton.

Level HBA mencapai nilai tertinggi pada November dan tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Kenaikan harga batu bara acuan disebabkan permintaan dari China meningkatkan menyusul mulai memasuki musim dingin serta kondisi cuaca buruk.

Dampaknya, kegiatan produksi dan transportasi baru bara di provinsi produsen batu bara terganggu. Faktor komoditas lain, seperti kenaikan harga gas alam juga memiliki pengaruh dalam menentukan harga batu bara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Batubara Acuan Cetak Rekor Tertinggi Pada Awal November 2021

Harga Batubara Acuan Cetak Rekor Tertinggi Pada Awal November 2021

Bisnis | Selasa, 09 November 2021 | 13:01 WIB

Pakistan Datangkan Kapal Perang Terbesar Dan Tercanggih Buatan China, Namanya PNS Tughril

Pakistan Datangkan Kapal Perang Terbesar Dan Tercanggih Buatan China, Namanya PNS Tughril

News | Selasa, 09 November 2021 | 12:01 WIB

China Dipantau Satelit AS Bangun Tiruan Kapal Perang di Tengah Gurun

China Dipantau Satelit AS Bangun Tiruan Kapal Perang di Tengah Gurun

News | Selasa, 09 November 2021 | 11:11 WIB

Sepanjang 2021, Banjir Di China Tewaskan 560 Orang

Sepanjang 2021, Banjir Di China Tewaskan 560 Orang

News | Selasa, 09 November 2021 | 06:56 WIB

Kapal Tongkang Muatan Batu Bara Diduga Tumpah di Perairan Banyuwangi

Kapal Tongkang Muatan Batu Bara Diduga Tumpah di Perairan Banyuwangi

Malang | Selasa, 09 November 2021 | 06:00 WIB

Kasus COVID-19 di China Naik Lagi, Gara-gara Varian Baru?

Kasus COVID-19 di China Naik Lagi, Gara-gara Varian Baru?

Health | Selasa, 09 November 2021 | 02:05 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×