Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dubes Dorong Indonesia Segera Adopsi Green Economy Korea Selatan, Apa Saja?

M Nurhadi

Jum'at, 19 November 2021 | 12:41 WIB
Dubes Dorong Indonesia Segera Adopsi Green Economy Korea Selatan, Apa Saja?
Ilustrasi panel surya (Shutterstock)

Suara.com - Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto terus mendorong kerja sama green economy yang menerapkan prinsip berkelanjutan dan efisien.

Dia meyakini, dengan adopsi teknologi berkaitan dengan green economy, Indonesia mampu menerapkan penggunaan energi bersih di masa mendatang.

"Suka tidak suka harus mengikuti tren yang sekarang dibentuk atau pun diprogramkan oleh dunia yaitu green economy. Dan Korea Selatan memang salah satu negara yang sangat ketat terkait lingkungan, pengembangan EBT dan sebagainya. Tentu saja itu nanti kita bisa adopsi dari apa yang mereka capai," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Untuk diketahui, Korea Selatan mencapai 35 persen pertumbuhan ekonomi dalam beberapa dekade terakhir. Seiring ambisinya, Korea Selatan terus menerapkan energi yang berkelanjutan dan efisien bagi 51,3 juta orang penduduknya.

Korea Selatan juga jadi salah satu negara yang ikut menandatangani kesepakatan Paris Agreement yang telah menjadi konsensus global.

Dengan demikian, Korsel akan mengembangkan dan memperbesar porsi pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) paralel dengan pengurangan pemakaian energi fosil serta mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) demi menuju net zero emission (NZE).

Dubes Gandi menjelaskan, penerapan green economy di Indonesia sendiri sudah mencapai kemajuan yang signifikan. Hal itu terlihat dari dimulainya operasi komersial atau Commercial Operation Date (COD) aneka pembangkit listrik EBT dari mulai panas bumi, angin, dan sebagainya.

Begitu pula dari sisi kesadaran masyarakat, salah satunya ada inisiasi untuk membuat Gerakan Satu Juta Atap Surya.

Sama seperti Korea Selatan, Dubes Gandi juga melihat dunia usaha saat ini sudah menyadari pentingnya faktor lingkungan, sosial dan pemerintah atau populer disebut ESG (Environmental, Social and Corporate Governance).

baca juga

ESG diarahkan pada perusahaan yang berusaha memerangi perubahan iklim dan rusaknya lingkungan.

"Jadi saya kira untuk mendukung hal-hal tadi pemerintah sudah memfasilitasi dengan kebijakan-kebijakan yang positif. Tujuannya agar Indonesia bisa luar biasa juga menuju green economy di tahun-tahun yang akan datang. Saya pun sangat optimis," imbuhnya.

Dubes Gandi memproyeksikan ke depan semua sektor industri di dunia dan Indonesia pada akhirnya akan menggunakan energi hijau alih-alih energi fosil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketinggalan Pre-Order iPhone 13? Jangan Khawatir, Begini Caranya

Ketinggalan Pre-Order iPhone 13? Jangan Khawatir, Begini Caranya

Tekno | Jum'at, 19 November 2021 | 12:30 WIB

Digodok Habis-Habisan, Timnas U-18 Lahap Menu Latihan Berat di Turki

Digodok Habis-Habisan, Timnas U-18 Lahap Menu Latihan Berat di Turki

Bola | Jum'at, 19 November 2021 | 12:35 WIB

Berkaca Marc Klok, Naturalisasi Sandy Walsh hingga Jordi Amat Tak Bisa Instan

Berkaca Marc Klok, Naturalisasi Sandy Walsh hingga Jordi Amat Tak Bisa Instan

Bola | Jum'at, 19 November 2021 | 12:00 WIB

Ketahui Pengertian Puisi, Jenis, dan Cara Penyampaiannya

Ketahui Pengertian Puisi, Jenis, dan Cara Penyampaiannya

Lifestyle | Jum'at, 19 November 2021 | 11:13 WIB

Menko Airlangga Hartarto: Tahun 2022 adalah Golden Moment Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Hartarto: Tahun 2022 adalah Golden Moment Ekonomi Indonesia

Jabar | Jum'at, 19 November 2021 | 11:07 WIB

Serikat Karyawan Garuda Indonesia: Bongkar Semua Transaksi Dugaan Korupsi!

Serikat Karyawan Garuda Indonesia: Bongkar Semua Transaksi Dugaan Korupsi!

Bisnis | Jum'at, 19 November 2021 | 11:05 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×