Masih Ketidakpastian, Pengusaha Minta Pemerintah Terus Perpanjang Insentif

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Senin, 22 November 2021 | 19:58 WIB
Masih Ketidakpastian, Pengusaha Minta Pemerintah Terus Perpanjang Insentif
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Kamdani. [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Suara.com - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri atau Kadin meminta pemerintah melanjutkan insentif untuk dunia usaha yang masuk dalam dana Pemulihan Ekonomi Nasional/PEN pada tahun depan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Kamdani menyebut insentif diperlukan, karena dinilai kondisi usaha ke depan masih diselimuti ketidakpastian.

"Jadi, PEN masih dibutuhkan dan diperlukan sebagai fall back plan apalagi pandemi masih belum pasti kondisinya ke depan. Perlu perpanjangan di 2022," kata Shinta dalam Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

Selain itu, Shinta melanjutkan, program restrukturisasi kredit dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK juga perlu diperpanjang hingg 2024. Pasalnya, program restrukturisasi kredit tersebut akan berakhir hingga 2023.

"Ini spesifically bisa dilonggarkan paling tidak hingga Maret 2024, setahun lebih panjang," ucap Shinta.

Shinta menambahkan, perpanjangan insentif ini semata-mata untuk memperbaiki arus kas yang terganggu akibat pandemi covid-19.

"Pelaku usaha sektor riil butuh waktu untuk pulihkan cashflow agar resilient," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, penyerapan insentif untuk dunia usaha dalam dana PEN hampir mencapai 100 persen.

Dengan angka penyerapan tersebut, membuktikan bahwa kegiatan ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi.

baca juga

"Kalau klaim bisa sampai 99 persen, ini artinya ada kegiatan ekonomi. sampai akhir tahun kemungkinan besar ini akan melewati 100 persen dan kami akan akomodasi sebagai bentuk dorongan dari APBN agar kegiatan ekonomi terus bergulir. Berapa persisnya, ini nanti kita lihat di Desember, namun hampir pasti insentif usaha dalam konteks pemulihan ekonomi nasional akan melewati 100 persen dari pagunya," pungkas Suahasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Prediksikan Dana PEN 2021 Tak Terserap 100 Persen

Kemenkeu Prediksikan Dana PEN 2021 Tak Terserap 100 Persen

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 12:57 WIB

Digitalisasi Mendorong Pariwisata Sumsel Makin Dikenal meski Pandemi

Digitalisasi Mendorong Pariwisata Sumsel Makin Dikenal meski Pandemi

Sumsel | Jum'at, 19 November 2021 | 19:36 WIB

Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar

Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 06:32 WIB

Terkini

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Cara Membedakan Sepatu Nike Air Jordan Original dan Fake

Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Cara Membedakan Sepatu Nike Air Jordan Original dan Fake

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Cara Pertamina Berdayakan Anak Pesisir

Cara Pertamina Berdayakan Anak Pesisir

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Belum Jadi Apa-Apa di Umur 25 Tahun? Tenang, Kamu Cuma Butuh Jeda

Belum Jadi Apa-Apa di Umur 25 Tahun? Tenang, Kamu Cuma Butuh Jeda

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 2,83 Juta TEUs, Naik 8,2%

Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 2,83 Juta TEUs, Naik 8,2%

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:00 WIB

SMRC: Mayoritas Pemilih Gerindra Tidak Pilih Prabowo di Simulasi Pilpres, Justru Pilih Calon Lain

SMRC: Mayoritas Pemilih Gerindra Tidak Pilih Prabowo di Simulasi Pilpres, Justru Pilih Calon Lain

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Sinopsis Rising Justice, Drama Hukum China Gao Ye dan Elvis Han di iQiyi

Sinopsis Rising Justice, Drama Hukum China Gao Ye dan Elvis Han di iQiyi

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Deddy Sitorus Sebut Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Cuma Akal-akalan, Minta Pemerintah Batalkan Usulan

Deddy Sitorus Sebut Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Cuma Akal-akalan, Minta Pemerintah Batalkan Usulan

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:35 WIB

×