Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Gelar IOG 2021, SKK Migas Selaraskan Visi Capai 1 Juta BOPD Di 2030

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 29 November 2021 | 07:28 WIB
Gelar IOG 2021, SKK Migas Selaraskan Visi Capai 1 Juta BOPD Di 2030
Dok: SKK Migas

Suara.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggelar 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 (IOG 2021) yang merupakan konvensi hulu migas terbesar di Indonesia.

Ketua Organizing Committee IOG 2021, Luky Agung Yusgiantoro mengatakan, dalam IOG 2021 akan ada pemaparan terkait beberapa perbaikan pada regulasi dan fiscal terms. Pemaparan itu bertujuan menyelaraskan antara pemangku kepentingan dan untuk menarik para investor dan meningkatkan kegiatan eksplorasi migas.

“Konvensi IOG kedua yang kembali kami gelar tahun ini akan menyediakan wadah bagi para pemangku kepentingan di seluruh dunia yang bertujuan memajukan sektor hulu migas dan meningkatkan investasi di Indonesia,” ujar Luky dalam keterangan yang dikutip Senin (29/11/2021).

Adapun IOG 2021 akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai 29 November hingga 1 Desember 2021. Gelaran tersebut diselenggarakan secara hybrid melalui online dan secara offline di Bali.

SKK Migas memiliki visi jangka panjang industri hulu migas, yakni target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) di tahun 2030. Visi itu tak terlepas sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Visi tersebut tidak lagi menjadi visi SKK Migas semata, namun sudah menjadi visi bersama sebagaimana dicanangkan oleh bapak Presiden RI sebagai arah kebijakan dan strategi subsektor sumber daya hulu migas, sebagaimana tercantum dalam lampiran pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT RI Agustus lalu,” kata Luky.

Untuk mencapai hal tersebut, Luky menjelaskan SKK Migas telah menetapkan rencana strategis Indonesian Oil and Gas 4.0 yang menjadi pedoman para pelaku di sektor hulu migas, seperti optimalisasi di lapangan eksisting untuk rencana pengembangan lapangan, percepatan transformasi sumber daya ke produksi dengan pengawasan dan pengendalian yang baik pada setiap rencana pengembangan lapangan, serta mempercepat Chemical Enhanced Oil Recovery dalam kontribusi penambahan produksi minyak nasional.

“Tidak hanya itu, eksplorasi migas juga akan dilaksanakan secara masif yang didasari kajian studi mendalam, meningkatkan percepatan proses perizinan melalui One Door Service Policy, serta insentif hulu migas agar daya saing dan iklim investasi hulu migas Indonesia menjadi lebih menarik,” ujar Luky.

Luky berujar target produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030 menjadi penting. Mengingat konsumsi energi migas domestik terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan karena laju pertumbuhan ekonomi.

"Sejak 2004, Indonesia sudah menjadi negara net importer minyak bumi dan diperkirakan dalam beberapa tahun mendatang, jika tidak dilakukan berbagai terobosan, Indonesia juga akan menjadi negara net importer gas. Oleh karena itu tambahan pasokan energi dari tambahan produksi migas nasional sangat diperlukan untuk memperkecil gap konsumsi-produksi yang pada akhirnya dapat menghemat devisa yang diperlukan untuk impor migas,” lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hulu Migas Tetap Perlu Perhatian, Insentif Dinantikan untuk Genjot Produksi

Hulu Migas Tetap Perlu Perhatian, Insentif Dinantikan untuk Genjot Produksi

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 06:18 WIB

SKK Migas Gelar IOG 2021 untuk Capai Target Industri Hulu Migas

SKK Migas Gelar IOG 2021 untuk Capai Target Industri Hulu Migas

Bisnis | Kamis, 18 November 2021 | 07:33 WIB

Industri Hulu Migas Diprediksi Sumbang Rp166,12 Triliun ke Penerimaan Negara

Industri Hulu Migas Diprediksi Sumbang Rp166,12 Triliun ke Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:56 WIB

538 Sumur Migas di Indonesia DItarget Selesai Tahun 2021

538 Sumur Migas di Indonesia DItarget Selesai Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:43 WIB

16 Kontrak Kerja Sama SKK Migas Berhasil Lampaui Target Lifting Migas

16 Kontrak Kerja Sama SKK Migas Berhasil Lampaui Target Lifting Migas

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 15:04 WIB

SKK Migas: TKDN Pada Pembelanjaan Barang Industri Hulu Migas Capai 58 Persen

SKK Migas: TKDN Pada Pembelanjaan Barang Industri Hulu Migas Capai 58 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:47 WIB

Tiga Insentif Tambahan Diusulkan Buat Ringankan Aktivitas Hulu Migas

Tiga Insentif Tambahan Diusulkan Buat Ringankan Aktivitas Hulu Migas

Bisnis | Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB