Peruri Sebut Masih Banyak Rumah Tak Layak Huni

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:24 WIB
Peruri Sebut Masih Banyak Rumah Tak Layak Huni
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Peruri menyebut, hingga saat ini, banyak dari masyarakat berpenghasilan rendah masih menempati rumah tak layak huni (Rutilahu). Lantaran itu, sebagai salah satu BUMN, Peruri memberikan bantuan renovasi rumah kepada warga di Kelurahan Plawad, Kabupaten Karawang.

Pemberian bantuan diserahkan secara simbolis oleh Koordinator Program TJSL Peruri Gunawan kepada Lurah Plawad Adi Firmansyah di kantor kelurahan setempat.

Bantuan ini merupakan tanggung jawab Peruri sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan taraf kehidupan sosial masyarakat.

Proses renovasi rumah memakan waktu kurang lebih satu bulan dan bantuan ini merupakan bantuan Peruri yang ke-10 selama periode 2021 untuk membangun Rutilahu.

"Peruri telah menjalankan program perbaikan Rutilahu sebanyak 10 kali. Mudah-mudahan tahun depan Peruri dapat membantu lebih banyak kepada masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan di Karawang.” kata Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi dalam keterangan persnya pada Kamis (2/12/2021).

Dalam menerapkan program bantuan Rutilahu, Peruri telah melakukan observasi terlebih dahulu untuk menilai Rutilahu yang akan diperbaiki dengan memperhatikan beberapa kriteria misalnya, ditemukan rumah yang tidak sesuai standar konstruksi bangunan, kurangnya pencahayaan alami, sirkulasi udara yang buruk serta tidak tersedianya air bersih atau sanitasi yang kurang baik.

"Semua itu kami lakukan agar program perbaikan Rutilahu ini dapat benar-benar tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan sesuai dengan fakta di lapangan.” tambah Adi.

Program pembangunan Rutilahu selaras dengan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) yaitu menjadikan kota pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan dengan menjamin tempat tinggal yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Ke depan, Peruri akan terus mendukung dan membantu pemerintah untuk membangun masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Ada Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Salah Sasaran di Kota Solo, Buat Bangun Lantai 2

Waduh! Ada Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Salah Sasaran di Kota Solo, Buat Bangun Lantai 2

Surakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 15:45 WIB

Puluhan Ribu Rutilahu di Jawa Barat Rampung Diperbaiki

Puluhan Ribu Rutilahu di Jawa Barat Rampung Diperbaiki

Jabar | Senin, 22 November 2021 | 20:04 WIB

Alhamdulillah, 1.500 Rutilahu di Karawang Bakal Diperbaiki Tahun Ini

Alhamdulillah, 1.500 Rutilahu di Karawang Bakal Diperbaiki Tahun Ini

Jabar | Minggu, 31 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:34 WIB

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:30 WIB

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:58 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:20 WIB

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:18 WIB

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:55 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB